Suami Player

Suami Player
indah


__ADS_3

Aku melihat seorang yang sedang berjalan ke arah ku,


"Deg..deg...deg "


Itu adalah orang yang tadi pagi menyenggol sepedah motorku, aku berjalan menundukkan kepalaku takut kalau nanti orang itu mengenalku dan ternyata dia adalah wakil direktur di tempat aku bekerja.


"syukurlah" ... sambil mengelus dadaku sendiri


"Ada apa indah ? "


Tanya mbk marni teman OB ku


"Ngk papa kok mbk" .. Ayo


Sambil aku mengajaknya kembali berjalan karna aku mau membersihkan ruang metting kali ini.


Semoga saja tidak ketahuan kalau aku bekerja di sini, bisa bahaya, karna aku tadi pagi sudah marah marah sama sopirnya dan mungkin saja membuat masalah dengan bapak wakil direktur itu.


Aku sudah lumayan lama sudah 6 bulan bekerja di perusahaan ini, tapi aku memang jarang bertemu dengan atasan dari perusahaan ini, karna aku bekerja hanya di bagian staf saja dan datang hanya disesuai kan dengan jadwal kuliahku.


Syukurnya perusahaan ada kebijakan untuk seorang mahasiswi seperti aku ini.


dari bekerja aku langsung ke kampus dengan tergesa gesa karna ada jam kuliah di siang hari ini dan jangan sampai aku terlambat karna dosen ku ini sangat disiplin jika bersangkutan dengan waktu.


Pas banget aku berlari didepan kelasku ada dosen ku bu mira yang juga hampir sampai di kelas, aku langsung mengambil tempat duduk yang kosong di sebelah temanku lila.


Aku mengatur nafasku karna tadi aku berlari dan lila temanku menyodorkan minumannya untukku.


"Lari lagi" tanya lila


Aku cuma nyengir menanggapi pertanyaan lila.


setelah selesai aku dan lila ke kantin bersama teman teman yang lain. Lila tahu kalau aku bekerja jadi dia memaklumi jika aku selalu telat untuk masuk di kelas.


Aku memesan bakso karna tadi siang aku belum makan dan aku pastinya kelaparan, sambil mendengarkan teman temanku berbicara dan bercanda aku menghabiskan bakso ku.


Setelah selesai kuliah hari sudah malam dan aku melanjutkan bekerja di cafe, hari ini di cafe sangat ramai.


Di sudut tempat duduk aku melihat pak gani,


yang tadi aku sempat bertanya sama mbk marni nama wakil direktur ku.

__ADS_1


Dia sedang berbincang dengan seorang wanita, tapi yang jelas itu bukan istrinya karna pakaian yang dipakenya seperti itu dan dandannya terlalu menor.


Dia sepertinya menyadari kalau aku memperhatikannya karna dia juga sempat melihat kearahku, aku langsung pura pura melihat ke arah lain takut kalau sadar aku sedang memandangnya.


Aku pulang kafe sudah tutup jam 12 dan aku berjalan sendiri, karna agam tidak menjemputku karna sedang pergi bersama teman temannya.


Aku berjalan sangat cepat karna aku takut sepertinya ada orang yang mengikutiku. Aku berlari karna merasa orang itu semakin mendekat dan


"Kak"


suara agam yang kudengar


Aku berhenti dan ku jitak kepala agam karna menakut nakuti ku dari tadi dan membuat aku berlari karna aku pikir ada orang yang berniat jahat kepadaku.


Kupeluk agam dan kami berjalan sambil bergandengan tangan, jika orang tak tahu kami mereka pasti beranggapan aku dan adikku agam adalah sepasang kekasih.


Sepanjang jalan aku bercerita ke agam, aku memang selalu bercerita apa saja kepada adikku dan dia adalah pendengar yang baik.


aku tak pernah menyimpan apapun dengan agam, bagiku agam segala galanya dia adalah teman dan adik lelaki yang melindungiku setelah ayah meninggal satu tahun yang lalu karena sakit.


🌺🌺🌺🌺


Aku melihat gadis tadi yang hampir ku tabrak dia bekerja di perusahaanku dan malam dia bekerja di cafe,


Pikirku.


karna helena sudah tidak ada aku memanggil wanita lamaku untuk berkencan denganku karna aku ingin melampiaskan hasrat besarku yang sedang bergelora.


Aku mempunyai rista istriku tapi tak mungkin aku memperlakukan istriku dengan kasar jika ber***ta, maka dari itu aku membayar wanita lamaku rita namanya untuk memuaskan hasrat liarku.


setelah selesai bersama rita aku pulang dan melewati lagi ke cafe itu. kulihat gadis itu sedang berpelukkan dengan seorang pria,


Aku melewatinya dia sedang tertawa bahagia dan dia sangat cantik bila tertawa. aku jadi penasaran aku rasa dia adalah gadis yang menunduk di kantor waktu aku melewatinya tadi siang, aku akan mencari tahu gadis itu sudah menarik perhatianku seharian ini.


Aku pulang kerumah dan rista menyambutku. karena sudah malam anak anak sudah tidur,


Aku tidur sambil memeluk rista, hari ini aku lelah karna tadi aku habis bersama rita.


Tapi rista adalah istriku tak mungkin aku abaikan dia dan aku men***mnya dan akhirnya melakukannya bersama rista dengan lembut penuh kasih sayang.


Dikantor aku memanggil sekertarisku meminta data karyawan baru.

__ADS_1


Aku melihat lihat biodata gadis itu dia bernama indah dan dia masih kuliah.


Aku tertarik padanya dan aku akan membuatnya menjadi milikku.


Aku memanggil indah ke kantorku dan kulihat dia gugup sekali, dia pikir aku tak ingat wajahnya karna aku memang sengaja membiarkanya dan tak mengungkit masalah yang kemaren.


aku menyuruhnya untuk membersihkan tempatku nanti jika aku akan pergi dan harus bersih jika nanti aku kembali dari aku selesai bertemu tamu dari korea.


Aku kembali ke kantor dan melihat pekerjaan indah karna masih kotor aku menyuruh untuk menghadap lagi padaku dan itu akal akalanku saja agar aku bisa melihat indah incaranku.


Kusuruh indah membersihkan ruanganku dan aku bekerja di sofa sambil sekali kali kulihat dia dan indah terlihat gugup sekali sampai sampai dia hampir terjatuh kelantai karna menabrak meja, aku mau tertawa tapi ku tahan .


"Kamu ngak papa" tanyaku


Hati hati


"aku ngk mengigit tapi kenapa kamu sepertinya takut kepadaku," tanyaku lagi


"baik pak saya akan hati hati " jawab indah


Setelah selesai indah pun pergi dari ruanganku.


Aku berniat pulang kerumah lebih cepat karna kemarin aku ngk bertemu anak anak. Aku membeli makanan kesukaan anak anak "martabak telor spesial"


aku juga membeli makanan untuk rista.sampai di rumah anak anak menyambutku dan sikecil almira memita gendong kepadaku, aku memberikan martabak kepada mbk ayu untuk di tempatkan di piring dan di berikan kepada anak anak.


rista meminta almira untuk membiarkanku mandi dulu, setelah merayu almira yang tak mau lepas dari gendonganku akhirnya almira pun mau bersama mamanya, aku bergegas kekamar untuk mandi.


setelah mandi aku menghampiri anak anak di ruang tengah sedang menikmati martabak yang ku beli tadi.


"Ayah", hari minggu ini kita boleh ngk tidur di rumah nenek, tanya fandi dan di angguk kan oleh andin.


"kami ingin kerumah nenek yah, kangen sama nenek dan tante ayunda " kata andin


Kulihat rista dan dia menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan anak anak


"hmmm... Boleh"


kita bersama kerumah nenek


"Hore "

__ADS_1


seru anak anak gembira


__ADS_2