Suami Player

Suami Player
terjawab sudah


__ADS_3

"indah bersihkan ruangan pak gani,"


kata mbk marni menyuruhku untuk membersihkan ruangan wakil direktur, Aku beranjak dengan malas sekali ke sana.


Pak gani memang mempunyai wajah tampan,


orangnya baik dan tidak sombong. Semua karyawan di sini menggaguminya apalagi para hawa... pokoknya kayak artis banyak fans nya.


Aku juga mempunyai kekasih bernama adam, aku dan adam sudah berpacaran sejak kelas dua SMA dan sekarang dia sedang kuliah di bandung.


Hubungan kami baik baik saja walaupun kami berpisah dengan jarak, kadang adam menelponku untuk menanyakan kabar tentang ku dan keluargaku karna adam sudah mengenal ibu dan adik ku agam.


aku selesai membersihkan ruangan pak gani dan akan beranjak pergi tapi pas aku keluar, "dug"


Aku bertabrakan dengan... ku lihat keatas dan ternyata pak gani,


"Maaf pak" kataku, aku mau pergi meninggalkan pak gani tapi,


"Indah" bikin kan aku kopi gula satu setengah sendok teh saja.


Baik pak jawabku dan berlalu pergi meninggalkan ruangan menuju pantri.


Aku membikinkan kopi pesanan pak gani dan mengantarkanya, setelah membuatkan kopi aku pergi meninggalkan perusahaan untuk kuliah. Karna pekerjaanku telah selesai waktunya untuk pulang.


selesai kuliah aku dan teman teman ku pergi ke kantin, aku memesan mie ayam dan es teh manis. Teman temanku juga sama ...


"hari ini kami semua makan mie ayam."


Aku berangkat ke kafe, setelah selesai kuliah ku yang lebih cepat karna ada jam kosong.


hari ini aku gajian, aku pulang lebih cepat dan akan menraktir adikku agam makan nasi goreng. "Pasti agam akan suka"


🌺🌺🌺🌺


Hari ini aku lelah sekali karna butik rame,


Kruyuk...kruyuk.... Suara perutku.


karna sibuk aku sampe lupa makan tadi siang, aku mampir ke tempat nasi goreng langganan ku.


Ini tempat aku dan mas gani dan teman teman kampusku dulu makan nasi goreng,


Biarpun di pinggir jalan tapi nasi goreng di sini sangat enaak....sekali.


Aku memesan nasi goreng spesial ( ati dan pete) dan es teh manis, aku menyantap makanan.


Kulihat ada dua anak remaja mereka sepertinya bersaudara.


"sangat manis," mereka berdua sepertinya saling menyayangi dan aku membayangkan nanti kelak anak anak ku juga akan seperti mereka saling menjaga dan menyayangi.

__ADS_1


Aku pulang setelah makan dan membungkus nasi goreng dan mie goreng untuk orang di rumah, tiba tiba kulihat mas gani dan wanita yang kemaarin aku lihat mereka berdua berjalan sambil berpelukkan.


Aku memberhentikan mobilku dan turun mengikuti mereka kali ini aku ngk akan berdiam diri akan aku "hempaskan" wanita itu.


Mereka memasuki rumah dan sepertinya rumah wanita itu, aku tunggu mas gani tapi tidak keluar keluar dari rumah itu aku memustuskan untuk melihat dan memergoki mas gani.


Kulihat di jendela tapi ngk kelihatan dan aku ketuk pintunya pun tak dibuka, aku lihat pintu ngk terkunci dan aku akan masuk kedalam dan ....


Mas gani sedang bermesraan dengan wanita itu sungguh kurang ajar, ku hampiri mereka.


Wanita itu terkejut melihatku dan mas gani yang masih asyik dengan kesibukkanya tak menyadari kalau aku ada di belakangnya .


"kamu siapa?"


masuk rumah ngk permisi..


kata wanita itu dan mas gani baru berhenti dan menoleh,


"Rista" kata mas gani


"Siapa mas itu?" kata wanita itu.


"kamu yang siapa beraninya kamu mengoda suamiku," kata ku geram.


"Rista aku bisa jelaskan..."


"Kamu," sambil kutunjuk wanita itu.


"kalau kamu berani lagi bertemu dengan mas gani akan aku sebarkan video ini.."


Kuperlihatkan video yang tadi sempat aku rekam di ponsel ku.


"Dan kamu mas ," PULANG..!!!


Ku tunggu mas gani beranjak dan berjalan di depan aku menunggunya masuk ke mobil, setelah itu aku masuk ke mobil beriringan "PULANG KERUMAH"


Sampai kerumah aku langsung menuju ke kamar mandi, rasanya mau meledak amarah ku atas kelakuan mas gani yang seperti itu.


Aku benar benar ngk menyangka aku tertipu oleh mas gani, selesai mandi kulihat mas gani di kasur dia menungguku.


"Ris..."


Aku berlalu pergi meninggalkan mas gani di kamar sendiri dan panggilannya ku abaikan begitu saja, hari ini aku akan tidur di kamar almira.


Aku memeluk almira dan mencoba tidur, tapi aku tetap saja tidak bisa tidur. Terjawab sudah rasa penasaranku yang kemarin siapa wanita yang bersama mas gani itu.


Rasa lelahku hilang seketika karna mas gani.


Aku menerawang jauh dan kuingat ingat semua wanita yang berurusan dengan mas gani, aku merasa jika wanita wanita itu yang mengoda mas gani tapi kurasa mas gani saja yang tahan dengan godaan wanita, aku seperti istri yang bodoh , tertipu.

__ADS_1


" Aku kesal sekali"


Esok hari aku bangun kesiangan, kulihat anak anak sudah siap akan berangkat kesekolah. Mas gani mendekatiku,


"Rista,"


Aku minta maaf, aku khilaf.


maafkan aku ya..


Aku berjanji


"Ngk usah janji janji mas," selaku.


Ingat anak anak mas, kamu ngk kasihan sama anak anak dan aku, kamu tega sekali membohongiku mas.


"Kamu keterlaluan"


"Amarahku ku ."


mas gani memelukku dan mengucapkan maaf, aku menangis tak bisa memendung amarah dan kesal ku, bagaimanapun aku mencintai mas gani. Tapi rasa sakit hatiku karna mas gani berselingkuh di belakang ku, aku belum bisa memaafkanya.


aku memutuskan untuk menempati kamar tamu, untuk sementara aku pisah ranjang dulu dengan mas gani tanpa sepengetahuan anak anak.


Terus terang aku masih kesal, hatiku masih sakit dan belum bisa memaafkan mas gani.


Aku harap mas gani akan sadar dengan kelakuannya itu dan mungkin dengan berjalanmya waktu aku bisa memaafkanya.


Aku menyibukkan diri dengan butikku dan anak anak selalu membuatku untuk tegar dan selalu ingin maju, syukur butikku mempunyai cabang tanpa mas gani tahu tentang soal itu.


Pikirku tak perlu mas gani mengetahui sampai mana perkembangan usaha butik ku biarlah mas gani hanya tahu butik ku hanya satu.


Hubungan ku dan mas gani masih belum membaik, mas gani selalu mencoba memperbaiki tapi aku ingin melihat sampai di mana rasa penyesalan mas gani kepadaku.


di depan anak anak kami sebisa mungkin menutupinya, senatural mungkin.


Tapi mas gani selalu memanfaatkan anak anak untuk berdamai dengan ku,


untuk sekali ini aku memaafkan mas gani dan tidak ada yang kedua apa lagi yang ketiga.


Aku selalu mengintropeksi diri apa ada yang salah dan kurangnya aku sehingga mas gani melirik wanita lain.


Semua yang ku alami aku curhatkan ke diah sahabatku. Diah sangat terkejut sama seperti aku ngk menyangka mas gani orang seperti itu, seperti dulu aku menasehati diah untuk membicarakan baik baik dan memaafkan karna mungkin itu khilaf.


"Demi anak anak kata diah"


Itu juga yang aku lakukan karna mas gani masih menginginkanku dan anak anak.


"Aku mencoba berdamai dengan hatiku"

__ADS_1


Untuk anak anak agar mereka mempunyai kasih sayang orang tua yang utuh.


__ADS_2