Suami Player

Suami Player
bali 2


__ADS_3

indah menelfonku dan mengatakan jika rista belum pulang dari semalam, aku menyuruh indah untuk mencari dulu siapa tahu rista sedang bertemu pelanggan lagi dan tidak mengajak indah.


Aku tahu rista bukanlah wanita yang aneh aneh, dia selalu bisa menjaga diri dan tidak suka keluyuran. Aku menelfon indah lagi menanyakan rista sudah kembali apa belum dan ternyata rista belum kembali ke hotel.


Aku sudah berada di bali, aku segera mendatangi kantor polisi untuk melapornya hilangnya rista, aku benar benar cemas sekali.


aku menanyai semua karyawan yang bekerja di butik dan ingin tahu apa ada yang melihat rista pada jam malam. siapa tahu setelah bilang ke indah untuk membeli keperluan dia kembali ke butik dan akupun bertanya ke widya yang dipercaya membawa kunci butik apa rista menghubunginya dan ternyata widya mengatakan tidak.


Aku bersama kapten rio membicarakan masalah ini dan jika ini memang tentang penculikkan kemungkinan besar mereka akan meminta tebusan dan sekarang aku sedang menunggu telefon dari penculik itu.


Benar dugaan rio setelah menunggu memang benar ada yang menelfon ku dan seperti nya mereka tak menginginkan uang trus apa maunya mereka dan mengapa rista yang mereka culik?


Aku mengingat jika dulu sewaktu aku meminta maaf dan itupun di bali aku pernah memberi rista sebuah kalung dan di kalung itu aku memberi alat pelacak GPS karena aku takut akan terjadi sesuatu pada rista setelah helena dulu memperingatkan aku tentang kevin.


Aku berharap rista menyalakan sinyal yang berada di kalungnya dan memegang liontin di kalung itu, karena memang hanya bisa menyala jika liontin di pegang dan baru di ketahui lokasi rista berada.


Aku mengatakan kepada kapten tentang liontin itu, kapten riao berkata jika memang ada GPS di liontin itu dan hanya rista yang dapat menyalakan, hanya dengan di pegang saja semoga ada mujizat tentang ini dan semoga rista beruntung.


Polisi sudah memerikasa toserba yang berada si sekeliling hotel dan aku juga memeriksa cctv di kantor siapa tahu ada petunjuk dan ada beberapa gerak gerik seseorang yang mencurigakan sewaktu rista berada di kantornya.


Aku menemui indah di kamar hotelnya dan aku rasa indah juga sangat cemas dengan hilangnya rista, kami berpelukkan untuk menenangkan hati kami.

__ADS_1


Aku bertanya kepada indah apa ada tingkah yang aneh saat bersama rista, indah mengatakan jika rista pernah berkata jika perasaan rista tidak enak ketika menginjakkan kakinya di bandara.


Aku berkata kepada indah untuk menelfon pelanggan yang bernama angel,apa dia bertemu kembali dengan rista setelah makan malam bersama.


Indah menelpon angel dan mengatakan jika angel tidak bertemu lagi setelah makan malam bersama dan aku menunggu hasil penyelidikan polisi , aku berharap akan segera ada hasilnya.


kring...kring...


Mbk ayu menelfon ku, mengatakan anak anak menanyakan mama mereka. Aku berkata kepada mbk ayu untuk menenangkan anak anak kalau mama mereka pasti akan kembali, kututup telefon dari mbak ayu lalu kurebahkan tubuhku di sofa aku tak bisa mencerna apa yang sedang terjadi, siapa yang menculik rista.


Di bali ini siapa yang pernah kami singgung, deg... jantungku terasa berhenti saat kuingat siapa yang berhubungan denganku di bali HELENA dan KEVIN.


Aku bersama kapten rio menuju ke kantor kevin dan kapten rio berkata untuk menunggu di mobil saja dan aku di berikan kacamata yang ada kameranya agar kapten bisa melihat perbincangan kami, untuk menganalisa petbincangan kami aku tahu kapten rio bisa di andalkan.


aku masuk ke kantor kevin dan menemuinya, aku menyakan kepadanya apa dia bertemu dengan rista dan sungguh menyebalkan dia tidak mengakuinya jika dia bertemu dengan rista, tapi aku yakin dengan cara bicara kevin yang bertele tele aku bertambah yakin jika kevin adalah pelaku penculikkan rista.


Aku keluar dari kantor kevin dan berpas pasan dengan seseorang yang aku lihat tidak seperti karyawan kantoran, dia memakai jaket kulit dan bau badannya sungguh masih tercium oroma alkohol.


Aku kembali dengan tangan kosong dan kuceritakan kepadanya tentang orang yang berpas pasan denganku, seperti dugaan kapten rio, jika memang kalau kevin pelaku prnculikkan rista maka pasti mereka akan menuntun kami ke lokasi di mana rista berada.


Polisi menaruh orang untuk mengawasi kevin dan memantaunya. Aku bersama kapten rio kembali ke kantor untuk melihat rekaman cctv yang di toserba yang baru di dapatkan oleh rekan kapten rio dan sunggyh benar orang yang bertemu denganku di kantor kevin adalah salah satu penculik rista.

__ADS_1


Polisi sudah menyebarkan orang di berbagai tempat dan mencari anak buah kevin, aku berharap rista segera di ketemukan dan dalam keadaan yang baik baik saja.


Jangan sampai nasib rista sama dengan helena di jual oleh kevin untuk laki laki hidung belang, ya tuhan aku benar benar takut akan nasib rista.


Aku tahu aku bukan lelaki yang baik tapi rista adalah wanita yang baik, aku harap rista tidak menanggung keburukan yang ada padaku.


Aku menemui indah di kamarnya aku menyuruhnya untuk pulang menghendel pekerjaan yang berada di butik, selama rista belum di ketemukan dan menyuruhnya kembali ke jakarta.


Indah menghiburku malam ini, walaupun aku dalam keadaan cemas tapi untuk yang satu ini aku tak bisa menolaknya sebuah kebutuhan, aku menyatukan diriku dengan indah, malam ini sungguh PANAS bersama istri siri ku.


Esok hari aku mendapatkan kabar jika salah satu dari penculik itu telah di tangkap dan sedang di introgasi oleh polisi, aku berharap dia memberitahukan di mana rista di sembunyikan.


Orang itu sungguh bungkam tak mau mengaku jika dia salah satu penculik rista dan polisi masih mengintrogasinya, masih menunggu dan kuharap dia buka mulut.


akhirnya orang itu mengaku dan polisi segera menuju tempat yang di mana lokasi rista di sembunyikan, polisi mengepung tempat itu tapi sayang rista sudah di bawa ke tempat lain dengan mobil bersama para preman.


Aku dan kapten rio bersama beberapabpolisi lainya mengejar mobil itu dan mobil itu menuju pelabuhan, setelah sampai di pelabuhan banyak sekali kapal di sana kami juga mengeledah kapal satu satu, kuharap rista memegang liontin pemberianku itu.


Salah aku juga tidak memberitahukan tentang liontin itu, aku belum sempat kasih tahu tentang liontin itu kepada rista karena aku tak menyangka jika hal ini sungguh terjadi kepada kami.


Ku lihat ponselku dan sungguh keberuntungan GPS menyala berarti aku bisa menemukan rista dan aku menghampiri kapten rio dan menuju sinyal itu, kami mengepung kapal pesiar itu dan memeriksa ke dalam karena ada perlawanan adu tembak pun terjadi dikapal itu dan semua orang sudah kami lumpuhkan.

__ADS_1


__ADS_2