
perutku terasa sakit dan "Buk" aku terjatuh tak sadarkan diri, memang beberapa hari perutku terasa tak enak dan sakit aku hanya berbaring jika hal itu terasa,
tapi hari ini aku benar benar tak kuat menahan rasa sakitnya dan akhirnya ketika ku buka mata aku sudah berada di rumah sakit, kata mbk ayu mas gani yang membawaku karna ketika pagi mas gani akan sarapan melihatku tergeletak di lantai dan terus membawaku kerumah sakit.
Perutku masih sakit dan aku harus melakukan operasi usus buntu dan sekarang aku hanya menunggu tindakan operasi karna tadi mas gani langsung mengurus semua .
Setelah selesai operasi aku di pindahkan ke kamar disana sudah ada mama yang sudah menungguku, mama memelukku dan mengucapkan syukur karna aku sudah baik baik saja.
Mas gani menungguku di rumah sakit karna mama pulang kerumahku untuk melihat anak anak, untung saja almira sudah tidak minum ASI . Almira sudah berumur 2 tahun lebih 3 bulan jadi almira sudah bisa di tinggal, dia kini minum susu formula.
"Ris " aku mau ke kantin mencari makanan kamu mau titip apa, apa ada makanan yang kamu inginkan.
"Ngk mas"
tapi sebelum pergi tolong aku kupaskan buah dulu mas dan terimakasih sebelumnya jawabku.
Mas gani mengupaskan buah untukku, setelah itu dia pergi dan berpesan padaku jika ada yang di butuh kan pangil suster aja,
"mas jangan lama lama ya ..."
Mas gani mengganguk dan berlalu pergi untuk keluar.
Esok hari pagi sekali mama datang menggantikan mas gani karna mas gani harus bekerja dan dia ngk bisa libur karna dia ada rapat penting katanya.
__ADS_1
Aku pulang dari rumah sakit, aku senang sekali bertemu anak anak lagi terutama almira aku sangat rindu padanya.
almira mendekatiku dan memelukku dia bertanya "mama sudah sembuh" dengan sayang dia mencium pipiku. "sudah sayang" ini mama sudah di rumah yang berarti mama sudah baikan.
fandi dan andin sudah pulang sekolah dan mereka langsung ke kamarku dan langsung memelukku, sepertinya mereka juga rindu padaku karna mereka tak menjengukku ketika di rumah sakit karna mama tidak mengijinkan.
Sore hari diah menjengukku dan membawa si kecil putra namanya jagoan diah dan ardhan, aku senang diah menjengukku. kami berbincang bincang dan sebelum malam mereka sudah pulang.
Mama mertua mnelponku karna tidak bisa menjengguk ku, mama mertua juga habis dari sakit maklumlah namanya sudah tua dan mama memang sudah mulai sakit sakitan, beruntung di sana masih ada ali dan dewi istrinya jadi aku juga bisa tenang karna mereka berdua menjaga mama dengan baik.
Mama pulang kerumahnya dan ayunda adikku masih di rumahku karna kuliahnya hari ini libur, ayunda sudah tinggal membuat skripsi dan sebentar lagi dia lulus sekolah.
Ayunda anak yang pintar dia juga anaknya sedikit tomboy, anak anak juga sangat dekat dengan nya setiap kerumahku ayunda suka mengajari PR anak anak dan juga dia suka bermain dengan almira.
🌺🌺🌺🌺
Mobil menyenggol sepedah motor di depan, pak ahmad keluar dan berbicara dengan orang yang jatuh dari motor. Kulihat dari dalam sepertinya seorang wanita muda sedang berdebat dengan pak ahmad.
Aku keluar dari mobil karna sepertinya wanita itu masih marah dengan pak ahmad, akhirnya setelah bernego sama wanita muda itu aku memberikan beberapa uang dan wanita itu menolak dia ingin motornya di perbaiki di bengkel dan luka pada kakinya di bawa ke klinik terdekat.
Aku ngk bisa berlama karna aku harus menghadiri rapat dan aku minta ke pak ahmad untuk memanggilkan taxi dan menyuruh dia mengurus wanita itu.
Wanita itu membuatku telat untuk menghadiri rapatku hari ini.
__ADS_1
Setelah rapat selesai dan pak ahmad sudah selesai mengurus wanita yang tadi aku langsung kembali ke kantor. Setelah helena keluar dari kantor aku mengganti sekertarisku dan sekertarisku sekarang lebih cantik dan muda dari helena. Semoga kali ini aku tak tergoda dengan sekertarisku, karna aku ngk ingin ada hubungan lagi dengan yang namanya sekertaris membuat aku tidak nyaman apabila ada hubungan pribadi dengan orang yang sekantor.
Rima nama sekertaris baruku dia pekerja yang baik dan rajin dan untuk ukuran sekertaris baru dia banyak membantuku dia cepat tanggap dengan apa yang kuinginkan, yang pasti rima sudah mempunyai calon suami sebentar lagi dia akan menikah dan itu membuatku lega karna takkan ada lagi kejadian seperti helena dan aku.
ketika aku berjalan sepertinya aku melihat seseorang yang aku pernah melihatnya "siapa" tapi aku lupa dan wanita itu berjalan sambil menunduk entah karna takut atau apa ... Ya sudah aku ngk memperdulikannya hanya seorang OB saja dan itu ngk penting untuk kuingat
. Aku akan pulang dengan cepat karna rista hari ini sudah pulang dari rumah sakit.
🌺🌺🌺🌺
"indah" namaku aku bekerja sambil kuliah. pagi ini aku benar benar ngk beruntung aku menyenggol mobil dan aku terluka. Aku marah marah sama sopir mobil itu hingga seseorang keluar dari mobil dan "wah" tampan sekali lelaki itu, aku terpana melihatnya.
Tapi segera aku singkirkan kekagumanku aku harus mengurus motor ku dan lukaku.
Setelah aku ke bengkel dan ke klinik aku langsung pergi ke tempat bekerja ku, walau bekerja sebagai OB aku sudah bersyukur membantu biaya kebutuhanku dan ibu yang sedang sakit sakitan,sedangkan ibu hanya mempunyai toko kecil di depan rumah peninggalan ayahku. Aku dan adikku agam yang bersekolah di kelas 9 membutuhkan biaya maka dari itu aku bekerja sambil kuliah dan aku mendapatkan beasiswa untuk kuliahku.
Untuk membantu keuangan agam juga setelah pulang sekolah ikut membantu paman tetangga sebelahku bekerja di bengkel , kata agam lumayan buat uang jajan dan tidak harus selalu meminta sama ibu.
Aku tahu agam merasa dirinya adalah anak lelaki yang harus menjadi tulang punggung keluarga , tapi melihat aku bekerja dia juga ngk mau merepotkan aku dan dia menjadi anak yang mandiri.
aku bangga mempunyai adik seperti agam , dia tidak malu bekerja di bengkel terkena oli dan kotor. Karna dia senang dengan dunia otomotif jadi bekerja di bengkel buat pengalaman siapa tahu jika rezeki dia juga bisa bekerja di perusahaan yang besar di dunia otomotif "rezeki orang siapa yang tahu" .
aku bekerja menjadi OB dan menjadi kasir di sebuah cafe bila malam hari,aku berjalan kaki bila bekerja di cafe karna jarak dengan rumahku ngk begitu jauh.
__ADS_1
Kadang adikku agam menjemputku karna sudah malam, takut terjadi apa apa padaku.
karna biar dekat tapi banyak para pemuda yang nongkrong di daerah itu dan walaupun ada yang ku kenal tapi tetap saja menakutkan dan kemungkinan mereka juga meminum alkohol, maka dari itu agam khawatir akan keselamatan ku.