
seperti biasa aku kekampus membawa sepedah motor yang dulu di pakai abangku ke kampus, sekarang gantian aku yang memakainya.
Aku merasa diriku semakin PD memakai motor ini walaupun motor lama tapi aku sangat menjaga dan merawatnya dan masih Ok mesinnya.
Ini motor bersejarah bagi abangku dan kakak iparku
Abangku gani pernah menawariku motor baru tapi aku menolaknya.
siapa tahu jika aku memakai motor nasibku akan sama mendapatkan pujaan hati yang sama kayak kak rista istri bang gani, uang cantik dan baik juga penyayang pokoknya istri idaman banget dah kakak iparku ini.
Aku juga senang memakai si jalu, motor merah ini di beri nama si jalu Karena dia berwarna merah kayak jengger ayam (ayam jago) wk..wk..wk.
Sekarang aku sudah mempunyai pacar dia juga cantik dan yang jelas aku sangat bucin kepadanya,teman di kampus yang susah aku dapatkan.
Habis mengantarkan putri pacarku aku langsung pulang,tapi naas di tengah jalan pas di pertigaan jalan.
Brak..
Aku terpental ke aspal dan aku tak sadarkan diri, ketika aku bangun aku sudah di rumah sakit badan ku terasa remuk semua, sakit sekali ,tangan, kepala ku diperban dan kulihat sudah ada kak rista dan bang gani di ruangan aku di rawat.
"Berapa hari bang aku pingsan," tanyaku
"semalam li...untung ngk ada yang parah li
Gimana perasaanmu.?" tanya bang hani
"baik bang cuma masih sakit" jawabku
"lain kali jangan ngebut kalau naik motor !!"
Entah lah aku membawa motorku ngk ngebut karna waktu itu dah di pertigaan aku mau menyeberang ke kanan dan aku sudah melihat kanan dan kiriku tapi tetap saja aku masih tidak beruntung.
"Kalau ngk nabrak ya ditabrak emang sudah takdir, beruntungnya aku,waktu itu jalan keadaan sepi jadi ngk begitu parah lukaku." kataku
__ADS_1
"Gimana yang menabrak ku bang?" tanyaku
"Sudah di bawa ke kantor polisi." jawab bang gani
Kata bang gani yang menabrakku seorang gadis dan sepertinya dia masih seorang pelajar dan kenapa seorang pelajar di bawah umur di perbolehkan membawa mobil.
Udah seminggu aku di rawat dan aku masuh belum pulih walaupun begitu aku sudah ingin pulang kerumah karwna di rumah sakit memang tidak menyenangkan.
Enak kan di rumah dan aku meminta kepada bang gani untuk mengatakan kepada dokter jika aku akan berobat jalan saja di rumah.
Akhirnya aku di perbolehkan untuk pulang kerumah dengan berjanji untuk tidak banyak beraktifitas dan harus istirahat dan apapun itu aku menyetujuinya asalkan tidak di rumah sakit.
Rasanya senang sekali aku di rumah bisa tidur di ranjangku yang aku rindukan kenyamanannya,tidak seperti di rumah sakit bau obat membuatku tidak nyaman.
putri pacarku sering datang kerumah, selepas pulang dari kampus dia selalu menyempatkan melihat keadaan ku. Dia memang pacar terbaik di dunia ini.
Tring..tring
Tlp rumah berbunyi dan ternyata dari kepolisian, aku menerima telepon dan polisi mengatakan jika keluarga dari penabrak ingin bertemu denganku.
"Nak ali saya selaku mama rinda mohon maaf Karena anak saya telah menabrak nak ali dan sebagai tanggung jawab kami akan menganti rugi termasuk kendaraan nak ali yang di bengkel kalau nak ali mengingginkan motornya di ganti yang baru juga boleh akan saya ganti." kata mama rinda
Kucabut berkas tabrakkan itu, aku dan keluarga memilih berdamai Karena insya allah aku bisa sembuh dengan berjalan nya waktu.
Karena berdamai dan keluarga rinda merasa sangat berterima kasih karena aku mau mencabut berkas di kepolisian mereka menganti motorku dengan yang baru. Seperti kata mereka tempo hari.
Karena memang yang menabrakku adalah anak orang kaya dan pastinya akan malu kalau anaknya di penjara, makanya mereka mau mengeluarkan uang banyak.
Lebih baik hilang uang dari pada harga diri mereka dan apalagi sampai anak merwka masuk penjara pasti mereka akan kehilangan muka dan pastinya harga motor tidak mengurangi harta mereka.
Sebulan aku tidak kuliah,aku mulai bosan berada di rumah terus dan kuputuskan untuk masuk kuliah aku meminta kawanku untuk antar jemput untuk sementara waktu.
Setelah tiga bulan lamanya akhirnya tanganku sudah mulai bisa untuk naik motor, walaupun hanya di sekitaran lingkungan aku memakainya dan belum sampai ke kampus.
__ADS_1
Sebenarnya aku di larang naik motor lagi tapi aku meyakinkan mama untuk lebih hati hati mengeendarai motor dan syukurlah mama luluh juga dan memperbolehkan aku naik motor walaupun tiap hari mama selalu mengingatkan untuk berhati hati. Akhirnya aku sudah mengendarai motorku sampai ke kampus.
Tring...tring...
kuangkat tlp,ternyata putri dan dia menyuruhku untuk menjemputnya dengan segera aku menjemputnya, tau aja kalau aku sudah bisa kekampus naik motor lagi.
Tin..tin...ku klason motorku di depan rumah putri Karena yang keluar mama nya aku langsung turun dari motorku kucium tangan mama putri.
"Putri ada tante, "tanyaku
"put ini ali dah jemput nih," kata mama putri
Kulihat putri berlari kecil dan menyalami mama dan kamipun berpamitan, berangkat ke kampus bersama.
"Ali...hari ini selesai kuliah kita nonton dulu yuuk,kita dah lama lho ngk nonton film," kata putri
"Boleh, nanti selesai kita kuliah ayo kita nonton bioskop aku kebetulan nanti pulang jam 3 sore kalau kamu selesai jam berapa?" tanyaku
"sama aku juga jam 3 sore" jawab putri
"Ya udah tunggu aku di bawah ya nanti" kataku
Siap... Bos, kami pun tertawa dan setelah itu aku dan putri menuju kelas kami masing masing Karena aku dan putri memang beda jurusan.
Beda jurusan tapi jarak kelas kami tidak jauh, oleh sebab itu aku dan putri bisa berangkat bersama karena mendapatkan gedung yang sama.
kadang aku dan putri juga bersama sama jika ke kantin bersama teman teman kami berkumpul, kebetulan aku mempunyai beberapa teman cowok dan putri pun begitu dia juga bersama teman teman ceweknya.
Bisa jadi jika kami berkumpul di kantin di jadikan satu, tempat kantin selalu rame karena jika di pasang pasangkan kami menjadi 5 pasangan.
Kegaduhan dan canda kami selalu jadi pusat perhatian Karena memang selalu riuh dan kocak abis.
Masa masa seperti ini yang akan membuat rindu jika sudah lulus dari kuliah dan semua akan menjadi kenangan karena masa muda adalah masa yang paling membahagiakan.
__ADS_1
Canda, tawa, susah, sedih bersama mereka akan selalu menjadi hal paling berharga dan tak terlupakan.