Suami Player

Suami Player
kadal buntung


__ADS_3

indah sudah masuk kerja dan aku lupa meminta alamatnya selama ini aku tak pernah ke rumah baru indah, kalau rumah ibunya aku tahu dan pernah mampir kesana.


Aku jadi penasaran sekarang di mana indah tinggal karena indah tidak pernah mengatakan alamat baru kepadaku dan itu membuat aku menjadi penasaran.


Apa dia tinggal dengan suaminya ... kok aku jadi lupa menanyakan kepada indah tentang pernikahannya. Besok aku akan tanyakan tentang ini. hari ini lebih baik aku pulang saja sebelum anak anak pulang dan mas gani juga. Aku harus sampai di rumah sebelum mereka pulang.


Aku akan mampir ke swalayan dulu sebelum pulang, mencari pembalut dan camilan untuk anak anak.


"Rista" seseorang menepukku dan aku menoleh ternyata mela teman ku di waktu SMA,


hai...mela jawabku kami berjalan bersama sambil membawa belanjaan kami, "ris kamu masih ama suami mu" tanya mela


Kenapa mela....jawabku dan aku berhenti, aku menunggu mela menjawab pertanyaanku.


Emmmm...tempo hari aku melihat suami mu jalan dengan seorang perempuan dan mereka bergandengan, maaf bukannya ikut campur rumah tanggamu, jawab mela.


"Kamu yakin itu mas gani mel," tanyaku kembali


Mela memberikan hpnya dan melihatkanku sebuah foto dan memang benar itu mas gani aku hafal dengan bentuk badannya walaupun wajahnya agak samar untuk kulihat.


Aku meminta mengirimkan foto itu ke ponselku, mela meminta maaf karena informasinya. Tapi aku malah berterimakasih padanya dengan foto ini aku bisa tahu jika mas gani punya wanita lain dan dia berani lagi berselingkuh di belakangku.

__ADS_1


Jangan harap aku membiarkan bermain main denganku awas saja. kali ini akan kubuat mas gani jera dan aku akan mulai menyelidiki siapa wanita selingkuhan mas gani alias pelakor itu "geramku"


Aku menyelesaikan belanjaku dan segera menuju kasir, kemudian aku mengajak david untuk ke kantor mas gani dan david merasa heran karena tiba tiba saja aku ke kantor mas gani.


Sayang sekali ketika aku sampai ke kantornya mas gani sudah pulang kata resepsionis kantornya, berarti mas gani sudah sampai di rumah dan aku malah ke kantornya.


Aku langsung pulang ke rumah dan ingin tahu mas gani apa sudah sampai di rumah apa belum dan benar dugaanku mas gani belum sampai di rumah dan itu menmbuat aku yakin jika memang dia benar benar bermain api denganku awas saja nanti akan kubakar sekalian mereka "geramku."


Ku menenangkan diriku di kamar dan aku benar benar harus menjaga emosiku jangan sampai aku gegabah dalam hal ini, aku harus bermain cantik jika ingin mengetahui siapa pelakor itu.


Aku memutar otakku,siapa kira kira wanita yang berpotensi besar menjalin hubungan dengan mas gani, memikirkan siapa wanita itu membuatku menjadi emosi dan mas gani dia memang benar benar kadal buntung berani beraninya dia ....zzzz (aku mengepalkan tanganku), rasanya ingin ku cakar mas gani bila nanti di depanku.


Ku dengar suara mobil mas gani dan aku berpura pura tidur, malas sekali aku melihat mukanya jika mengingat dia punya wanita lain.


Dia takkan mengatakan, karena pasti pak rusli sudah tentu memihak mas gani secara mas gani yang mengajinya.


Ceklek...suara pintu terbuka dan aku pura pura tidur, mas gani masuk kekamar mandi dan aku mengecek apa mas gani mandi atau hanya cuci muka saja.


Aku mencium kemeja mas gani dan memang tercium wangi seperti yang pernah aku cium, aku kembali ke tempat tidur karena mas gani akan keluar dari kamar mandi dan aku meneruskan tidurku kembali sampai aku benar benar tertidur..


Pagi hari aku bersikap biasa saja dengan mas gani jangan sampai mas gani tahu jika aku sudah mengetahui kelakuannya di luar sana, hari ini aku berencana akan menyelidikinya.

__ADS_1


Mas gani mencium keningku dan berangkat untuk kerja, aku setelah mengantar almira aku pun menuju butik. Aku memanggil indah dan mengobrol dengan indah tentang pekerjaan dan aku ingat akan foto pernikahannya aku mulai bertanya kepada indah.


Indah menyangkal jika dia sudah menikah dan foto yang kutemukan di lacinya kuberikan kepadanya dan dia bilang jika foto lelaki itu adalah temannya.


Jadi indah belum menikah dan siapa foto lelaki yang berada di rumah sakit saat dia sakit dan memfoto tangan laki laki itu, indah benar beanr tidak bisa menutupi rasa terkejutnya walaupun dia tersenyum dengan wajahnya seperti itu aku tahu betul jika indah saat ini sedang cemas dan dia berbohong padaku.


Untuk apa dia berbohong padaku, akupun menjadi curiga kepadanya yang menutupi laki laki yang sedang menjalin hubungan denganya dan mengapa dia begitu menutupi rapat rapat laki laki itu.


Setelah selesai membuat indah tegang akupun membiarkan indah untuk pergi dari ruanganku, aku menunggu sore dan akan mulai menyelidiki mas gani dengan cara membuntutinya pulang dari kantornya.


aku menunggu waktu sambil menyelesaikan sketsa gaun yang akan aku kasih ke pelangganku karena dia meminta di buatkan gaun untuk ke pesta pernikahan.


Sketsa gaunku itu sudah aku bikin beberapa hari yang lalu, dan kebetilan ada yang menginginkanya jadi aku selesaikan hari ini. Sudah sore jam 15.00 aku mulai beranjak dari tempat dudukku dan berjalan ke mobil. Ku lihat indah masih di meja kerjanya.


Aku menyuruh indah untuk pulang lebih cepat jika sudah selesai dengan pekerjaanya dan menyuruhnya menyimpan sketsa gambar yang aku buat untuk launching desain baju terbaru dari butikku.


Aku berjalan ke mobilku dan menyuruh david untuk ke kantor mas gani dan kali ini aku mengatatakan ke david kenapa aku ke kantor mas gani bahwa aku memang sedang ingin ke kantornya karena sudah lama aku tidak ke kantornya.


Baru jam 15.00 dan aku mampir ke toserba dekat kantor mas gani untuk membeli camilan dan air, aku tak ingin merasa cemas dan emosi jika nanti aku melihat mas gani dengan pelakor itu.


Jika aku merasa cemas dan emosi aku akan melampiaskan dengan makan dan minum agar reda dalam menghadapi emosi begitulah aku mengatasinya.

__ADS_1


Aku menyuruh david parkir agak jauh dari jalanan dan ke betulan mas ganipun keluar dari parkir mobil itu dan aku menyuruh david di belakang menjaga jarak agar tidak ketahuan.


Aku tidak bisa berbohong lagi kepada david akan kecurigaanku terhadap mas gani, kuharap david bisa aku ajak kerjasama dan mau membantuku menyelidiki mas gani dan syukur david mau membantuku dan dia tidak bertanya banyak lagi david tahu apa yang harus dilakukan karena naluri seorang yang akan masuk kemiliteran jiwanya tergugah untuk menolongku.


__ADS_2