Suami Player

Suami Player
salah paham


__ADS_3

Mas gani belum pulang sudah malam jam 12


Aku pun tak bisa tidur.


karena selama ini mas gani ngk pernah pulang malam mungkin acara bersama teman temanya belum selesai.


Ting ..tong bunyi suara bel pintu rumah segera ku buka pintu dan ternyata mas gani, ku ambil tas kerja dan kusiap kan mandi air hangat. Seperti biasa, jika pulang malam aku memang selalu menyiapkan air hangat untuk mas gani mandi.


"mas gimana acaranya," tanyaku


setelah mas gani merebahkan badanya di tempat tidur dan aku juga sudah selesai membersihkan mukaku dan memakai cream malam seperti biasa yang kulakukan tiap malam.


"ya.. begitu ris habis makan teman teman mengajak ku ke karaoke an makanya pulang malam."jawab mas gani


Maaf ya, kamu nunggu lama ya ris sambil memelukku dan mencium keningku,ya sudah mas ayo kita tidur.


"ris kita ngk hmmm... dulu, sambil tersenyum penuh goda."


"mas gani bisa saja emang mas gani ngk capaek?" kataku


lah...ris kalau masalah gituan mah mana ada kata capek, sambil menci**mku. Sebelum terlena aku bisikan kata ajaibku


"mas aku ada tamu." kataku


Seketika mas gani berhenti menc**miku, ris kenapa kamu ngk bilang dari tadi aku dah on lho jadi off deh. Sambil melihatku dan aku tertawa kecil dan ku jewer kupingku sambil berkata "sorry."


Mas kita tidur saja, kupeluk lagi badan mas gani agar dia tidak marah padaku karena seminggu kedepan dia akan libur sampai aku selesai menstruasi.

__ADS_1


Pagi aku sudah bangun, memasak sarapan buat mas gani nasi goreng sea food kesukanya dan minum teh hangat.


Untuk fandi aku membuat sayur sop bakso dan ceker, fandi memang sangat menyukai sayur sop dan dia makan dengan lahap sakali.


Fandi adalah tipe anak yg tidak susah untuk makan, dia juga anak yang suka ngemil makanya fandi badannya gembul dan mengemaskan. Aku juga selalu memberi fandi buah agar sehat dan buah banyak sekali manfaatnya untuk pertumbuhan.


Mas gani berangkat kerja, aku bersama fandi akan pergi keluar untuk jalan jalan keliling komplek dan di sana ada taman kecil yang pastinya banyak ibu ibu lain membawa anak balitanya untuk bermain sebelum mereka tidur pagi.


Aku membereskan rumah sambil menyalakan lagu di hp ku, dengan memakai handset dan volume tentu tidak kencang jadi jika fandi terbangun aku bisa mendengarnya. Sambil bersenandung dan kadang kadang bergoyang mengikuti musik yang kudengar aku melakukan pekerjaan rumah, semua kulakukan dengan semangat dan musik dangdut menjadi semangat dalam bekerja. Memang aku menyukai berbagai macam musik, dangdut dan lagu pop aku menyukainya pokoknya semua jenis musik aku suka.


Tak terasa selesai sudah pekerjaan rumahku, aku mau bersantai sambil menunggu fandi bangun. Sambil menonton drakor kesukaanku di ponsel aku merebahkan tubuhku si sebelah fandi dan tidak lama akhirnya fandi bangun dari tidurnya karena dia BAB.


Aku membersihkan fandi dan setelah selesai aku ajak bermain di ruang tengah. Sambil bermain mobil mobilan aku juga menonton televisi.


Keseharianku memang seperti itu, seperti ibu rumah tangga lainya walaupun kadang terasa jenuh tapi aku senang melakukanya.


hari ini mas gani pulang lebih cepat dari biasanya, setelah mencuci piring habis selesai makan malam aku masuk kekamar dan bersiap untuk tidur.


"Ris tamumu sudah selesai," tanya mas gani


karena memang sudah seminggu, haidku sudah selesai dari kemarin dan sekarang mas gani sudah tidak sabar menginginkanku.


"sudah..mas"


mas gani menarikku kedadanya dan memelukku, hmpmm....men***umku dangan agresif. Seperti biasa mas gani tak sabar karena sudah tidak mendapat jatah selama datang bulan padahal hanya seminggu saja tapi yang namanya laki laki seminggu mungkin terasa setahun untuknya.


Mas gani melakukan penyatuan denganku, dengan begitu bergairah dan malam ini dia sangat "bergelora" sampai kami mengeluarkan bersama sama. Mas gani memelukku dan mencium keningku sebelum kami membersih kan diri.

__ADS_1


Masih belum beranjak di kasur kami masih berpelukkan hingga ber****an dan aku segera mengahiri takut mas gani ON lagi dan menghajarku di kasur sampai lemas dan jika itu terjadi aku akan kesiangan dan kasihan fandi nanti akan menjadi rewel bila aku kesiangan bangun karena lembur di malam hari dengan mas gani.


Setelah selesai aku bergantian dengan mas gani membersihkan diri, jika kami melakukan bersama pasti akan terjadi ronde ke 2 di kamar mandi dan aku tidak menginginkan itu terjadi karena sekali saja aku sudah membuatku kewalahan dan lelah.


Setelah aku selesai dari kamar mandu membersihkan diri kulihat mas gani masih ogah ogahan di tempat tidur dan aku segera menyuruhnya untuk segera membersihkan diri dan tentunya kami segera tidur.


aku mengambilkan mas gani air minum dulu sebelum dia selesai dari kamar mandi, karena air minum yang biasa aku letakkan di meja kamar sudah habis.


Aku memang terbiasa jika tengah malam merasa haus apabila terbangun dan pastinya aku selalu menyiapkan air di kamar untuk aku minum.


Ting...ada WA masuk di hp mas gani, lalu ku buka dan kulihat nama winda, kenapa winda mengirim pesan mas gani malam malam begini, kusingkirkan pikiran jelek dan kuletakkan lagi hp mas gani di tempatnya.


"Ris siapa yang mengirim pesan," tanya mas gani


"winda." jawabku


Mas gani berlalu ke luar sambil membawa ponselnya, aku menjadi heran kenapa mas gani membawa ponselnya keluar kamar dan kenapa tidak di kamar saja.


Padahal biasanya mas gani selalu bertelefon atau menerima telefon di depanku tidak pernah pergi atau menjauh dariku dan malam ini aku di buatnya menjadi heran dan tentunya membuat aku curiga kepada mas gani.


Ini bukanlah hal yang biasa dan mas gani patut aku curigai, malam ini dia seprti tidak biasa dan itu membuat aku salah paham dan befikiran jelek, tapi aku akan bertanya nanti pada mas gani daripada salah paham nantinya.


Mas gani selesai dari ponselnya dan masuk kekamar lagi aku buru buru tidur agar mas gani tidak tahu jika aku mencurigainya dan aku tidak akan bertanya malam ini.


Karena malam ini pasti mas gani lelah dan jika aku bertanya takutnya mas gani akan marah karena terlalu ikut campur urusannya.


Aku akan bersabar menunggu waktu yang tepat menanyakan tentang winda dan malam ini aku yang tadinya pura pura tidur dan akhirnya aku benar benar tertidur sampai pagi.

__ADS_1


__ADS_2