Suami Player

Suami Player
masa lalu gani


__ADS_3

"Pagi"....kata hani


pagi jawabku..


Aku dan hani emang sekelas,


kebetulan kami salah satu murid terpopuler di SMA Mutia


hani dan aku sudah pacaran sejak kelas 11


Hani gadis yang pandai,cantik dan supel.


Karena ada 2 mata pelajaran yang kosong, kelas di pulangkan lebih cepat hani menghampiriku.


"gani nanti kita jalan ya aku bete di rumah sendiri" kata hani


orang tua hani bekerja dan dia 2 bersaudara kakaknya kuliah dan pastinya kakaknya punya dunianya sendiri,selama aku bersama hani dia selalu mengeluh kesepian, kasian tapi bagaimana lagi ngk mungkinkan aku menemaniya satu hari full.


Sepulang sekolah aku jalan ke pantai bersama hani,


"Gan...klau sudah lulus nanti kamu mau apa,kuliah di mana?" tanya hani


aku masih terdiam dengan anganku, karena aku memginginkan kelak suatu hari jika aku dewasa aku ingin menjadi bos dan keinginan itu tak mungkin aku katakan karena aku malu.


"Kalau aku suka menggambar dan aku mau menjadi pelukis" kata hani.


Kalau aku pingin kerja kantoran,( berdiri)


aku nanti pake baju kerja rapi dan wangi trus kalau jalan aku kayak gini sambil mempraktekkan nya dan kita berdua ketawa bersama.


Hari sudah larut kamipun pulang, dengan berboncengan motor aku mengantar hani pulang kerumah.


"Han kamu ngk di marahi sama orang rumah"? tanyaku


"Ngk ada orang di rumah yang ada hanya mbk aja" kata hani


Hari ujian sebetar lagi, aku dan hani sering belajar di perpustakaan sekolah untuk belajar ujian sekolah kami nanti.

__ADS_1


Setelah ujian selesai di sekolah kami mengadakan perpisahan dan ada pesta di sekolahan kami.kami semua kumpul dan bersenang senang.


Malam ini kami berkumpul semua dalam pesta dan bersenang senang dalam pesta perpisahan sekolah bersama teman teman.


Makanan dan minuman telah tersedia dan pihak sekolah telah menyiapkan semua itu.


Entah mengapa kepalaku pusing, padahal aku hanya minum cola saja dan aku rasa akupun tidak dalam keadaan sakit dan aku baik baik saja sebelum datang kepesta.


Di pesta, semua makanan dan minuman sudah di cek /awasi sama pihak sekolah dan aman untuk anak sekolah seperti kami tapi entah siapa yang memasukkan alkohol di dalam minumanku sampai sampai aku menjadi kepalaku pusing dan ada yang aneh dengan tubuhku.


"Han ayo kita pulang," kataku


Aku mengajak hani pulang karena badanku terasa tidak enak dan aku tak tahu apa yang terjadi padaku terasa panas dan mengebu.


Aku dan hani memberhentikan taxi dan kami berdua pergi dari pesta itu.


ring...ring...suara alarm tlp berbunyi


Aku mengangkat hp yang alarm nya berbunyi, seperti ada yang aneh dan kenapa aku tidak di rumah dan sepertinya ini kamar hani berarti aku di rumah hani bukannya pulang ke rumah.


"Han di rumah ngk ada orang," tanyaku


Lah ini sambil menunjuk mukanya emang bukan orang....kamu pikir bidadari ini hantu,dengan gemasnya hani mengatakan itu


Kami tertawa bersama.


"Han ngk ada yang terjadikan tadi malam?" tanyaku


"Menurutmu" balik hani bertanya


Kulihat hani memakai baju berleher tinggi


Cuaca ngk dingin.panas malah... kok pake baju gitu sih dalam hatiku berkata dan sepertinya ada yang aneh sewaktu hani berjalan.


Terasa aneh tapi kubiarkan saja aku tidak bertanya kepadanya dan akupun pamit pulang ke hani dan dia mengantarkanku sampai kegerbang rumahnya.


"han sepertinya ada yang ingin kau katakan, ada apa?" tanyaku

__ADS_1


"ngk ada kok" kata hani


Dia tersenyum saat aku meninggalkan rumahnya, walaupun ada yang mengganjal di hatiku tapi aku tetap melajukan motorku sampai kerumah.


Setelah lulus sekolah aku mendaftarkan diri ke universitas yang ku inginkan, aku kuliah di tempat yang aku inginkan, aku tak bisa menghubungi hani dan ketika ke rumahnya kata mbk nya hani kerumah neneknya dan menetap di sana di menado katanya


Jauh sekali...tapi kenapa hani ngk bilang padaku.


Kutanyakan pada sahabat hani salsa, salsa pun tak tahu. Aku sudah mulai kuliah dan aku juga tak berhenti mencari dan menanyakan ke teman teman yang lain, tapi.. nihil ..hani hilang seperti di telan bumi.


Rasa kehilangan hani membuat aku tidak bisa fokus untuk kuliah dan neruntung aku mempunyai teman winda, winda teman sekolahku dia adalah teman yang selalu bersamaku saat ini.


Winda membantuku mencari informasi tentang keberadaan hani walaupun tidak ada kemajuan tapi aku senang setidaknya ada teman yang peduli kepadaku untuk membantu mencari hani kekasihku.


Aku berhenti mencari hani, aku rasa aku harus fokus untuk hari aku masuk kuliah, karena aku yakin pasti kita akan bertemu lagi jika memang takdir kami.


Dan ternyata benar setelah bertahun tahun dan aku sudah memiliki keluarga, akhirnya hani menelponku dan dia membawa seseorang, anak kecil perempuan dan mengatakan kalau itu ANAK ku.


Aku terkejut dengan perkataan hani yang mengatakan jika aku mempunyai seorang anak bersamanya dan kenapa selama ini dia tidak mencariku.


Sungguh aku tidak habis fikir kenapa jika aku menghamili hani kenapa dia tidak memberi tahukan hal ini kepadaku dan tidak meminta pertanggung jawaban dariku.


Walaupun aku juga tidak tahu apakah aku sanggup mempertanggung jawabkan hal seperti ini tapi setidaknya aku tahu jika hani hamil akan anakku. Aku akan mencoba memikirkan untuk kami menikah dan setidaknya jika anak ini lahir dia mempunyai mama dan ayah.


Tidak seperti ini hani datang secara tiba tiba mengatakan jika kami mempunyai putri dan memintaku untuk mengasuhnya.


Hani...kekasih SMA ku yang telah lama pergi dan meninggalkanku sekarang hadir di hadapanku membawa berita yang besar.


Seorang anak peempuan dan berumur sekitaran 6-7 tahun dan dia anakku andin namaanya dan aku yakin itu benar jika andin memang putriku.


Tapi aku masih heran kapan semua itu terjadi kepada kami, kapan aku melakukanya dan aku sungguh tidak menginggatnya.


Hani memberikan andin kepadaku setelah tahu jika dia sakit dan umurnya sudah tidak lama lagi, makanya dia mencariku dan meminta ku untuk mengasuhnya.


Bertemu hani seharusnya adalah hal yang terbaik untukku jika aku belum mempunyai keluarga, tapi ini di saat aku sudah mulai melupakanya dan sudah mempunyai istri dan anak dia datang memberiku kabar mengejutkan.


Aku tidak bisa berkata apa apa dan aku meminta waktu untuk memikirkan apa yang harus aku lakukan, aku akan mengatakan kepada rista dan meminta maaf kepadanya akan semua ini.

__ADS_1


__ADS_2