Suami Player

Suami Player
suara hati andin


__ADS_3

Aku kehilangan mama kandungku di waktu masih membutuhkan kasih sayang.


Walaupun mama rista juga menyayangiku seperti putrinya sendiri,Tapi aku masih canggung awalnya. Ada rasa malu dan takut, aku bingung harus bagaimana bersikap kepada mama rista.


aku berusaha menyesuaikan diri bersama keluarga ayah gani, aku mencoba menyayangi fandi dan membuka diri terhadap mama rista dan syukurlah lama lama aku bisa.


Mama rista dan ayah gani ternyata orang yang baik, fandi juga adik yang baik untukku. Dalam hatiku aku bersyukur mama rista mau merawatku.


Aku tak pernah mengeluh karna mama rista pasti sangat kecapaian karna mempunyai bayi, aku ingin meringankan rasa lelahnya maka ketika aku pulang sekolah sebisa mungkin aku mengajak fandi bermain.


Untung fandi bukan anak yang manja, jadi aku bisa cocok denganya Karna mama dan ayah bekerja. Walaupun mama selalu meluangkan bayak waktu untuk kami.


Aku benar benar senang bisa tinggal dengan mama rista dan ayah gani, mereka adalah orang yang sibuk tapi masih menyisakan waktunya untuk kami.


Aku di sekolah mempunyai teman, melati namanya dia baik padaku dan dia adalah sahabatku yang terbaik. Aku bukanlah orang pemilih , bagiku banyak teman seperti banyak saudara, jadi aku senang mempunyai banyak teman.


"Duk ..."


Kepalaku terkena lemparan bola, aku mengelus kepalaku karna sakit.


"Maaf", teman ku rudi berkata.


"Ngak papa, kataku."


Aku terkena bola karna memang jamnya olahraga dan anak anak sedang bermain lempar bola berpasangan.


"Kamu ngk papa andin?" tanya melati.


Ngk papa kok mel, yuuk kesana dulu.

__ADS_1


Melati dan aku duduk di pinggir lapangan, dan melati melihat kepalaku.


" beruntung ngk papa din kepalamu kuat juga ya," ledek melati padaku.


Kamipun tertawa bersama...


Selesai pulang sekolah seperti biasa aku langsung ke kamar fandi,


" dik dah makan belum," tanyaku.


"Belum kak," fandi nunggu kakak untuk makan, ngk enak makan sendiri kata fandi


Aku mengajak makan siang fandi dan kami pun makan, hari ini mama pergi menemui tante reni karna mama memang sudah bilang pada kami.


Mama rista memang sibuk tapi selalu memperhatikan kami, contohnya seperti hari ini, ngk bisa makan siang bersama mama juga sudah mengatakan semalam sebelum kami tidur.


Aku merasa ada yang berbeda dengan mama dan ayah gani , entahlah aku merasa mereka seperti sedang "marahan". Aku hanya pura pura tak tahu agar mereka tak canggung di hadapanku.


Sudah beberapa lama mama tidur di kamar tamu dan kulihat mereka seperti biasa jika di hadapan kami, aku heran ada apa dengan mereka. Aku mau bertanya tapi aku urungkan dan pura pura saja tidak tahu adalah pilihan yang tepat, "kurasa."


liburan telah tiba dan kami sekeluarga akan liburan ke bali kerumah kembar raka dan rika


"Hore aku senang sekali"


Mama dan ayah pergi berdua malam ini dan kami bersama raka dan rika, juga tante ayunda, kami main Ps bersama dan almira dan rika main boneka di kamar.


Pulang dari Bali mama terlihat panik setelah mendapat telepon dan buru buru, kata mbk ayu nenek masuk rumah sakit.


aku menelpon melati dan kami berbincang bincang karna di bali aku ngk menelpon melati karna melati juga pergi ke singapura, melati akan pulang besok dan aku akan bertemu dengan melati esok harinya di rumah melati dan aku sudah ijin sama mama untuk mengajak fandi nanti.

__ADS_1


Tok...tok...mama masuk ke kamar ku malam ini kata mama ada oma dan opa, aku tak tahu jika aku masih punya nenek yang lain karna dulu seingat ku aku tinggal di rumah nenek tua (buyut) bersama mama hani.


Kata mama opa dan oma yang datang ingin bertemu adalah orang tua mama hani, aku sudah di tunggu oleh mereka dan aku turun bersama mama tepatnya aku di belakang.


Aku takut dengan mereka tapi saat kulihat mereka sepertinya baik dan mereka oma memelukku dengan menangis, aku terdiam tak tahu harus apa.


Oma menyuruhbku untuk mampir kerumah nya, aku terdiam dan berfikir itu adalah rumah dimana mama hani tinggal di waktu dulu. Pasti aku akan senang melihat kamar mama hani dan aku ingin pergi ke sana. Walaupun aku takut tapi rasa penasaran akan tempat mama hani di besarkan aku ingin merasakan rasa di mana mama berada di waktu muda dulu.


Aku belum berkata apa apa sama mama rista dan mama sudah meminta maaf soal oma dan opa, sebenarnya aku tak menyalahkan mereka, aku yakin mereka pasti tak ingin menyakiti hatiku dan sudah mempertimbangkan semuanya.


"Suatu hari aku akan kerumah oma dan opa dan diantar oleh mama dan ayah"


Hari ini aku bertemu melati di rumahnya, aku main kerumahnya bersama fandi tentunya dan tentu mama yang mengantarkanku karna mama juga akan ke butik bersama almira.


Aku mengatakan jika nanti pulang aku akan pulang memakai taxi kalau tidak diantar oleh sopir melati.


Sampai di rumah melati aku kekamar melati dan fandi main bersama rangga adik melati, karna aku dan fandi sering main kerumah melati jadi kami akrab dengan keluarga melati. Kebetulan mama melati salah satu pelanggan mama di butik ALMIRA.


Aku pulang dari rumah melati dengan taxi, di saat di tengah jalan pas di rambu merah yang berhenti kulihat ayah bersama seorang perempuan di sebelahnya dan ayah mengemudi sendiri tidak bersama pak ahmad.


Siapa wanita itu yang jelas aku tak mengenalnya dan aku diam saja takut nanti fandi melihat juga, mereka berbincang tertawa dan wanita itu juga meletakkan kepala di bahu ayah seperti orang pacaran.


Hatiku merasa ada yang aneh dengan hal itu, jika mama yang melakukan tentu tak masalah bagiku, tapi ini wanita lain bukan mama aky jadi memfikirkan yang tidak tidak jadinya.


Aku merebahkan badanku di kasur dan mengingat tentang ayah gani yang kulihat tadi. Akhirnya aku tertidur dan juga lupa kalau aku belum mandi.


Pok...pok... Ada yang membangunkan aku yang sedang tidur, kulihat mama sudah berada di sebelah ku. Mama tersenyum padaku, " sayang kata mbk nur tadi kamu belum makan malam," kata mama.


Aku mengangguk membenarkan dan mama memberikan susu yang telah di bawanya untukku minum, karna sudah malam aku juga ngk mungkin makan karna sudah malam dan mengantuk

__ADS_1


Mama menyuruhku untuk mengosok gigi dan setelah itu aku akan melanjutkan tidur, aku memeluk mama dan mengucapkan selamat malam dan aku tidur lagi.


__ADS_2