
Hari ini begitu menghebohkan, mama dan mertuaku datang kerumah secara bersamaan dan suasana di rumah menjadi ramai sekali karena ada duo nenek di rumah kami.
Aku tak tahu mereka datang, apa mungkin sudah janjian dahulu sebelumnya kok bisa kompak benar datangnya dan para nenek itu selalu menbuat anak anak begitu bahagia.
Anak anak selalu bermanja ria jika nenek mereka datang, terutama fandi dia manja sekali ke pada mama, karena mama jika datang selalu membawa mainan dan itu membuat fandi senang dan juga andin, mama juga tak lupa membawa oleh oleh untuk andin.
Mama selalu membelikan andin baju ketika dia datang berkunjung di rumah dan mama mertua juga membelikan andin boneka, tidak menyangka jika boneka andin banyak di kamarnya karena neneknya selalu membelikan boneka dan sepertinya duo mama tidak menyadari jika kamar andin bertumpukkan boneka dari mereka.
Kadang andin memberikan boneka lamanya ke panti, agar tak sia sia membelinya dan anak panti sangat menyukainya. Begitu juga fandi dia juga selalu memberikan mainannya jika kami datang ke panti asuhan karena banyak mainan sehingga tidak ada tempat untuk menyimpanya dan sayang jika di buang.
anak anak panti selalu senang mendapatkan mainan dan boneka yang andin dan fandi bawa, kadang masih ada yang baru dan belum pernah di mainkan oleh mereka berdua.
Mungkin mereka juga sudah tidak ada waktu untuk bermain karena mereka sibuk belajar dan bertambahnya waktu mereka juga sudah besar dan tidak memainkan mainan yang lama.
Fandi bersama mama dan andin bersama mertua, mereka sangat senang memomong cucu mereka. karena kakakku berada di bali jadi hanya aku yang mereka datangi setiap mereka kangen dengan cucu mereka,tapi aku ngk menyangka mereka bersamaan datang kerumahku.
Aku memanggil mereka untuk makan siang, aku dan di bantu mbk memasak kesukaan duo mama. Tidak lupa juga dengan anak anak aku juga memasakkan makanan favorit mereka, hari ini banyak sekali makanan untuk mereka semua dan aku bersyukur kepada Tuhan akan rezeki yang di berikan kepada keluargaku.
setelah makan siang mereka ke ruang tamu untuk bersantai,
fandi masih bermain dengan mobil mobilan tayonya sedang andin masuk kamarnya untuk mengerjakan Pr nya.
__ADS_1
Mama dan mertua sedang berbincang bincang ringan dan sesekali mereka tertawa entah apa yang mereka perbincangkan sampai sampai mereka tertawa seperti itu, memang jika wanita sudah ngerumpi pasti asyik dan suka lupa sekitar.
Aku membawakan minuman dan makanan ringan kepada mama yang asik sedang bercerita kepada mertua entah apa itu karena aku tak ingin tahu dan aku masuk kedapur lagi.
Aku senang akan keakraban mama dan mertua seperti saudara yang lama tidak bertemu, tapi memang mereka jarang bertemu karena mertua tinggal di bandung.
Walau sesekali datang kerumah tapi belum tentu bisa samaan atau berbarengan seperti ini, dan hari iniemang sebuah kebetulan sekali bisa datang bersamaan.
setelah membereskan rumah aku menbawa fandi kekamar untuk tidur siang karena para mama mengatakan akan menggantikan aku memasak makan malam untuk kami semua.
kurebahkan badanku karena lelah dan aku juga mengantuk jika menemani fandi tidur tak terasa akupun tertidur. Hingga sore aku baru terbangun dan kebetulan juga fandi juga terbangun ketika aku akan beranjak dari tempat tidur, aku mandikan fandi agar tidak kemalaman untuk fandi mandi.
Mas gani sudah pulang dari kerjanya dan langsung membersihkan diri mandi dan aku menghangatkan makanan yang telah di masak oleh mama dan mertua, kupanggil mama dan mertua dan semua anggota rumah sudah berkumpul di meja makan untuk makan malam.
" Enak mah" jawabku
"Gani gimana ayam bakarnya enak ngk "
gantian mama bertanya sama mas gani,
mas gani mengacungkan jempol dan melihatku karna apa mungkin yang ada dalam pikiran kita sama bahwa mereka berlomba memasak hari ini, mama vs mama mertua.
__ADS_1
Mama dan mertua terlihat senang ketika makam malam dengan kami dan kedua cucu mereka,mereka nampak tak pernah lelah ada saja yang mereka lakukan dan sekarang mereka sedang di ruang santai bersama cucu mereka sedang nonton adit sopo jarwo.
sudah malam dan semua kurasa sudah tidur,mas gani memelukku dan menciumku, "mas ". hari ini begitu melelahkan sekali,walaupun ada para mama tapi kok berlipat capeknya,
"sini kupijat sayang..." mas gani memijatku enak sekali, pijatannya sampai tak terasa membuat aku tertidur.mungkin efek aku kelelahan.
Pagi aku terbangun dan kulihat mas gani sudah bangun sambil melihatku, maaf mas aku ketiduran semalam, ngk papa sayang lagian hari ini hari minggu bagaimana kalau kita piknik keluarga? wah... Seru ini mas, pas banget mumpung mama pada ngumpul pasti seru,...ya udah ayoook ...bangun dan bersiap mumpung masih pagi
Aku memberi tahu mama dan mertua mereka sangat senang dan begitu juga anak anak mereka terlihat senang juga. sampai di tempat piknik kami membuat tenda dan membawa bekal dari rumah hanya makanan ringan tidak lupa membawa tikar untuk lesehan kusiapkan dari rumah.
fandi dan andin berlarian kesana kemari mereka selalu ceria dan senang sekali. Mama dan mertua duduk di tikar, aku dan mas gani menyiapkan sosis bakar dan makanan yang kami bawa tadi dari rumah.
Andin tiba tiba jatuh ketika berlarian bersama fandi, kami menghampirinya dan aku sangat cemas sekali. Aku membawa andin ketenda dan kuberikan minyak kayu putih sambil memijat tanganya, mas gani memanggil nama andin dan dia mulai tersadar "sayang mana yang sakit, apa ada yang sakit?" tanya mas gani ....
"Ngk ayah aku udah baik baik saja kok ngk ada yang sakit." kata andin.
Ahkirnya kami memutuskan untuk tidak lama lama berpikniknya, karena kami khawatir akan kesehatan andin yang tiba tiba saja pingsan. Kami khawatir dan takut sesuatu akan terjadi padanya, setelah piknik aku dan mas gani akan memeriksakan andin kerumah sakit.
setelah mengantar mama dan mertua juga fandi kerumah, aku dan mas gani langsung kerumah sakit. Setelah mendaftar kami menunggu antrian karna hari ini begitu banyak pasien yang akan berobat dan kami harus bersabar.
Aku memeluk andin banyak sekali kecemasan diriku, andin adalah amanah dari almarhum hani kepada mas gani dan aku harus menjaganya dengan baik dan takkan kubiarkan sesuatu terjadi kepada anak itu.
__ADS_1
Aku harap tidak ada penyakit di pemeriksaan nanti, menunggu antrian membuatku banyak berfikir yang tidak tidak membuatku cemas saja.
aku meminta minum kepada mas gani dan mas gani membelikan air di kantin, mas gani pergi tak lama dan memberikan air yang di belikan untuk ku juga untuk andin.