
Aku tak menyangka jika perselingkuhanku dengan indah tercium juga oleh rista, entah bagaimana rista bisa mengetahui akan hal itu padahal aku sudah sebaik mungkin bermain di belakangnya bersama indah yang sangat mencintaiku.
Kali ini pasti rista tidak akan memaafkan ku dan aku sangat tahu akan hal itu makanya aku membungkam indah dengan surat pra nikah waktu itu agar indah tidak cerita kepada siapapun akan bubungan kami dan memang benar selama beberapa tahun semua aman tertutupi.
Kurasa indah tidak akan berani membuka mulutnya karena takut akan aku ceraikan, karena kami sudah melakukan nikah siri sah menurut agama.
entah bagaimana rista mengetahui ini dan kenapa dia tidak memarahi atau memarahi kepadaku seperti dulu aku kepergok selingkuh aku menjadi takut akan ada rencana apa .yang dibuat oleh rista kepadaku.
Aku fikir kemarin rista membawa anak anak ke rumah neneknya hanya menengok nenek mereka seperti biasa yang di lakukan rista, ternyata semua salah perkiraanku dan ini adalah salah satu rencana rista kepadaku yaitu menjauhkan anak anak dariku.
Setelah aku datang ke apartemen indah dan menemuo ibu pratiwi ibunya indah aku baru mengerti jika rista sudah mengetahui tentang hubungan aku dengan indah.
Entah sudah sebanyak apa yang rista tahu akan hal ini tapi yang jelas aku mulai takut dan cemas akan diriku sendiri, takut jika rista meminta cerai dariku dan membawa anak anak pergi dariku seperti hari ini dia telah membawa anak anak ke rumah neneknya.
Aku sudah mencoba menelfon rista berulang ulang tapi dia telah mematikan telefonnya sepertinya dia tahu jika aku akan menelfonya dan rista mencoba menghindariku.
Aku mondar mandir di balkon kamarku dan mencoba mencari jalan agar aku bisa berbicara kepada rista untuk meminta maaf kepadanya akan kelakuan dan kesalahan yang aku lakukan terhadapnya.
kali ini bila aku berlutut di hadapannya belum tentu rista akan memaafkan ku, aku harus mencari dalih akan kukatakan jika indah yang merayuku.
Apalagi rista bersama mertua ku, tentu saja aku taku menghadapi mereka. Mungkin mama mertua terlihat lembut, baik dan penyayang tapi jangan salah jika mama nya rista adalah orang yang sangat tegas dan omongan yang keluar dari mulutnya seperti hakim jika sudah ketuk palu terhadap penjahat mutlak tidak bisa di ganggu gugat apalagi orang seperti aku, makanya aku takut sekali.
Tapi apakah rista sudah bercerita kepada mama mertua apa belum tentang hal ini, yang ingin aku ketahui sehingga sedari tadi aku mencoba menghubungi rista tapi tidak di angkat olehnya.
Mengapa aku tidak menelfon david saja, siapa tahu dia akan mengangkat telefon dari ku. Segera aku mencari kontak david dan menelfonnya tapi sama saja ponselnya tidak aktif dan mengapa ponsel david juga ikut ikutan tidak aktif membuat aku kesal saja sama david.
Aku akan menyusul rista dan berbicara padanya walau pun takut akan kesana tapi aku akan kerumah mama agar aku bisa meminta maaf kepada rista.
Aku masuk kerumah mertua dengan perasaan yang bercampur aduk bagaimana pun aku harus menghadapi rista dan membujuk rista untuk kembali padaku.
Rista menemuiku dan aku membujuknya untuk pulang ke rumah untuk membicarakan permasalahan ini dirumah saja, tapi rista sepertinya sudah memantapkan diri jika dia akan tinggal di rumah mama untuk sementara.
__ADS_1
"rista aku benar benar minta maaf," kataku
Rista berlalu pergi meninggalkanku sendiri di ruang tamu dan mama mertua keluar menyuruhku untuk duduk, aku menunduk takut untuk melihat mama.
"Gani, lebih baik kami pulang dan jangan datang kembali!" sebelum rista memaafkanmu kamu tidak boleh menginjakkan kakimu di rumahku, walaupun apapun yang terjadi. Anak anak mu akan tetap bersamaku di sini dan kamu cepat pergi dari sini!!.
Itulah yang ku takutkan dari mama mertuaku, tegas dan kejam.
aku tidak boleh menemui anak anakku dan semua itu karena rista yang membawa mereka ke rumah neneknya.
Aku pulang sendiri di rumah tanpa membawa anak anak dan rista, sungguh aku hanya bisa meratapi nasib sial ku ini dan semua gara gara indah, andai aku tidak penasaran untuk mendapatkan indah pasti semua tidak akan terjadi seperti ini.
Harusnya aku bermain saja dengan para wanita ku dan itu lebih aman dan jika rista mengetahui pasti tak kan semarah ini kepadaku, dia akan memaafkan ku dangan cepat, sungguh sial dan bodohnya aku.
Tapu jika indah atau ibunya mengatakan kalau kami sudah menikah siri kepada rista maka tamat lah sudah riwayatku, rista akan bebar benar meminta cerai denganku.
Aku harap mereka tidak sampai ceroboh mengatakan hal itu kepada rista untuk memastikanya aku harus datang menemui indah di apartemennya, sekarang aku jarus kesana sekarang.
Aku melajukan mobilku ke apartemen indah dan ingin mengetahui apakah rista tahu akan pernikahan siriku dengan indah dan jika memang rista mengetahui maka hubungan aku dan indah akan aku akhiri setuju atau tidak setuju indah harus terima karena memang semua itu sudah ada di surat perjanjian pra nikah dan indah harus terima semua keputusan ku.
Sudah malam dan akupun sudah lelah, memikirkan hal ini membuat aku menjadi kesal dan cemas bercampur aduk. Perutku mulai kelaparan rupanya aku lupa untuk makan karena harus mondar mandir kesana kesini.
Aku mampir ke sebuah restoran dan aku melihat gaby bersama teman temannya, sudah lama aku tidak bertemu dengannya karena dia sudah lulus kuliah aku pikir dia pergi dari kota ini dan ternyata dia masih disini.
Gaby sepertinya melihatku dan dia pergi ke belakang dan memberi kode padaku untuk mengikutinya, aku mengikutinya dan gaby tanpa basa basi menciumku sangat liar dia berkata merindukanku.
Sejenak aku melupakan masalah yang terjadi padaku karena gaby mengajak ku ke hotel dekat dengan restoran itu dan kami ber***ta dengan begitu liarnya.
Gaby meninggalkanku setelah aku mentransfer duit di rekeningnya, seperti biasa yang dia lakukan. Aku beristirahat di hotel karena memang aku sudah lelah dan aku langsung tertidur.
Aku terbangun karena alarm ponselku menyala, aku akan bekerja dan sebelumnya aku harus kerumah dulu untuk mengambil pakaian dan tas kerjaku dahulu. Rasanya tidak nyaman jika tidak ada rista dan anak anak dirumah, akan terasa sepi bila sampai dirumah yang biasanya anak anak akan menyambut kepulanganku jika aku pergi dari rumah dan sekarang akan tidak ada, hanya ada para mbk mbk di rumah.
__ADS_1
Aku melajukan mobilku di rumah, walaupun mbk ayu sudah menyiapkan makanan tapi aku merasa tidak bernafsu untuk sarapan di rumah. Aku langsung berangkat untuk bekerja dan langsung menuju ke ruanganku, masih pagi.
Aku biasanya berangkat lebih siang dari pada karyawan lain dan sekarang aku datang lebih cepat karena memang aku tidak sarapan dan tidak ada yang membuatku harus datang lebih siang karena rista dan anak anak ada di rumah mama.
Aku merasa tidak semangat untuk bekerja dan sekertarisku memberikan jadwal kerjaku ada jadwal keluar kantor siang ini dan aku akan bertemu dengan patner kerja dari malasia.
Aku meminta sekertarisku untuk membelikan sarapanku karena aku tadi tidak sarapan dan semalam juga aku tidak makan karena gaby, sekarang perutku terasa lapar dan aku harus mengisinya.
Tidak beberapa lama sekertarisku membawakan makanan yang aku pesan dan obat maag karena perutku dari semalam tidak terisi sudah pasti sakit maag ku kambuh.
Aku mengisi pertku dan meminum obatku, aku bersiap untuk bertemu klien ku nanti siang bersama sekertarisku.
Setelah bertemu dengan klien ku aku mendapatkan pangilan dari bos perusahaan dan dia menyuruhku untuk bertemu dengannya, aku merasa heran tidak biasanya pak harun memanggilku secara mendadak seperti ini.
Aku menaiki lantai paling atas,di mana pak harun bekerja, memang biasanya pak harun jarang masuk bekerja karena banyak nya kerjaan di luar kantor, setahuku dia sedang berada di luar negeri dan entah kapan dia sampai di jakarta dan memanggil ku pula.
Aku harap ini adalah hal yang baik, bisa kemungkinan aku akan mendapatkan promosi dan jika benar aku akan dapat membuat bangga rista dan anak anak.
Siapa tahu jika aku mendapatkan promosi rista akan memaafkan ku dan tidak mempermasalahkan tentang indah lagi, aku sungguh senang sekali jika memang itu benar.
Aku tidak sabar bertemu dengan pak harun dan kenapa lif yang aku naiki terasa lama naik ke atas karena mungkin hatiku sedang bahagia.
karena angan dalam pikiranku dan feelingku merasa hari ini adalah hari terbaik untuk ku, sehingga atasanku memanggilku setelah dia pulang dari luar negeri.
Sebelum masuk ke ruangan pak harun aku ke toilet karena perutku terasa sakit dan mungkin maag ku benar benar kambuh, untung tadi obat maag aku bawa lalu aku meminumnya agar meredakan rasa sakit di perutku.
Aku masuk ke ruangan pak harun dan mengetuk pintu sebelum memasuki ruangannya dan aku sungguh terkejut dengan apa yang aku lihat, sampai sampai aku tidak bisa berkata karena begitu terkejutnya.
Walaupun aku terkejut aku mencoba tenang, aku memasuki ruangan yang disana ada rista dan mamanya, entah apa yang telah mereka bicarakan. Aku harap mereka tidak bicara yang aneh aneh kepada pak harun dan membuat aku di pecat di perusahaan ini.
Karirku yang aku peroleh dari nol akan hancur bila rista bicara yang tidak tidak dan kemungkinan aku akan di pecat karena merusak nama baik perusahaan.
__ADS_1
Tapi semua akan aku sangkal bila rista mengatakan hal itu dan akan aku katakan dia mengada ada karena tidak ada bukti, karena aku yakin memang rista tidak mempunyai bukti Jika dia mempunyai bukti mana mungkin rista berdiam diri sewaktu kita bertemu di rumah mama mertua.
"Tenang ....tenang hanya itu yang harus aku lakukan saat ini."