
Aku pergi dinas lagi hari ini, hanya 3 hari saja, setelah aku berpamitan sama anak anak dan tentu juga rista aku langsung pergi kebandara dan aku pergi bersama helena sekertarisku.
Aku tak pernah membawa atau mengganti orang lain untuk pergi jika urusan perusahaan,hanya helena saja karna dia tahu apapun tentang pekerjaan yang aku lakukan
" baik itu kotor maupun tidak"
dan helena dapat di percaya
karna dia begitu cinta kepadaku.
Aku selalu memanfaatkan rasa cinta yang di miliki helena untuk ku.ada pepatah mengatakan cinta itu buta, begitulah yang terjadi pada helena walaupun tahu aku sudah menikah dia masih mau bersamaku.
Aku harus bermain cantik di hadapan rista maupun helena, agar mereka tak menyadari semua itu.
Rista bagiku istri yang sempurna untukku dan anak anak ku. rista adalah wanita yang baik dan penyayang kepada anak dan keluarga yang lain.
Helena dia memenuhi semua hasrat gilaku
Dan juga dia bermanfaat untuk pekerjaanku.
Itulah aku aku seperti mempunyai dua kepribadian,
di depan rista dan anak anak aku harus menjadi ayah/ suami yang SEMPURNA
Dan didepan helena aku harus bersikap aku adalah orang yang mencintainya tanpa dia sadari aku telah memanfaatkanya.
aku tinggal satu kamar bersama helena walaupun helena juga punya kamar sendiri tapi helena selalu ada alasan untuk bersamaku, akupun tak kuasa menolaknya...(mana ada kucing di suguhi ikan menolak.) toh bukan aku yang menginginkan, helena sendiri yang datang padaku.
Aku berc**ta dengan helena, setelah bertemu dangan klien. Dari sore aku sudah bermain dengan sekertarisku ini. helena sungguh luar biasa dia sungguh agresif dan liar mungkin karna helena masih muda, sehingga tenaganya luar biasa. tak cukup sekali aku melakukanya , berulangkali sampai aku di buat lelah olehnya dan aku sungguh kenikmatan di buatnya.
Karna besok akan menghadiri pesta helena sudah menyiapkan baju untuk itu, kulihat helena sudah tertidur dan kebetulan rista menelponku aku mengangkatnya di balkon sambil merokok.
"mas belum tidur"
tanya rista
"Ini setelah habiskan rokok aku akan tidur sayang...."
Setelah berbincang dengan rista dan menanyakan kabar anak anak aku langsung kembali ke ranjang.
disana helena masih tidur, mungkin karna kelelahan setelah berc**ta denganku hingga beberapa ronde.
__ADS_1
ku baringkan badanku di sisi helena karna kelelahan aku pun tertidur.
Aku berangkat ke pesta, kulihat begitu banyak pengusaha datang di sini dari yang muda sampai tua dan kulihat ada restu dan ardhan juga. Aku menghampiri restu dan berbincang denganya begitu juga aku menghampiri ardhan dan berbicara sebentar karna baanyak sekali relasi yang harus kusapa.
Aku sudah berbicara sama helena sebelum berangkat ke pesta untuk tak begitu mencolok di hadapan semua orang yang mengenal kami . Karna ada beberapa orang yang juga mengenal rista karna rista juga sering aku ajak untuk menghadiri pesta
Helena selalu mengikuti aku dimana saja aku melangkah di pesta itu, padahal sudah aku katakan untuk tidak terlalu mencolok dan buat apa dia mengikutiku terus padahal ku lihat banyak sekali wanita yg berprofesi / sekertaris seperti helena mereka bisa berbaur dengan yang lain,tapi tidak dengan helena entah apa maksud helena mengikutiku terus padahal setahu helena adalah orang yang ramah dan gampang mendapatkan teman
Aku mengajak helena berdiri menjauh dari kerumunan pesta dan berbicara padanya mengigatkan padanya untuk berbaur dengan yang lain padahal setahu ku helena mempunyai banyak teman sesama sekertaris dan akhirnya dia mulai menjauh dariku
ngk beberapa lama kemudian kulihat helena sepertinya sudah mabuk dan mulai ngomong ngk jelas, dan dia berjalan sempoyongan sepertinya dia terlalu banyak minum. aku takut helena akan meracau yang tidak tidak akhirnya aku membawa pergi dari pesta itu.
untung saja tadi aku sudah menemui orang yang akan aku temui besok " pak kevin" namanya dan ini pertemuanku yang kedua bersama pak kevin setelah pagi tadi dan dari pertemuan pertama, kevin sudah menyukai helena dan aku memberikan helena kepadanya karna pak kevin menginginkan helena dan kenapa tidak untuk sebuah pekerjaan helena harus berkorban untuk meloloskan kerjasama dan ini salah satu perjanjian yang kevin inginkan, karna kevin juga seorang "Player" sama sepertiku
🌺🌺🌺
Aku meras aroma tubuhnya bukan seperti yang aku kenal ,aku seperti mimpi tapi tidak ini bukan mimpi kubuka mataku dan kulihat orang yang berada di atasku " pak kevin."
Aku kaget sekali tapi tak bisa untuk kutolak dan itu sudah terjadi.
Kulihat pak kevin berbicara di tlp dan menyebutkan "kata sepakat" setelah keluar dari kamar mandi pak kevin menghampiriku
"Helena" kamu memang luar biasa dan terimakasih untuk servisnya, aku menyukaimu sejak pertama aku melihatmu. jika kamu sudah bosan dengan gani kau boleh datang padaku aku sangat menerima kapanpun kamu datang padaku, ini kartu alamatku dan pak kevin pergi meninggalkanku dengan aku yang masih terpaku belum sadar apa yang terjadi padaku
Kuremas kartu itu dan aku sangat marah
"Gani kurang ajar"
dia menjualku
dasar sialan...amarahku,
kubuang bantal yang berada didekatku untuk melampiaskan amarahku aku pergi ke kamar mandi dan membersihkan tubuhku dan aku akan minta penjelasan ke gani.
Kudatangi kamar hotel gani aku marah semarahnya.
"Gani" kenapa kamu tega terhadapku
Kamu memang bajingan...
Kupukul dadanya sampai aku puas memukulnya tapi gani hanya diam dan memelukku
__ADS_1
"Maaf helena" aku terpaksa melakukan ini karna jika tidak proyek ini akan jatuh ketangan orang lain,aku tak ingin itu terjadi proyek ini sangat penting untuk kita
"Tapi "
Kamu memberikan aku ke pak kevin
"aku bukan pelacur" gani
tentu ...
bukan
"kau adalah kekasih ku"
dengar sayangku helena ini pertama dan terakir aku tak kan melakukanya lagi
"Maafkan aku"
Rayu gani
aku memeluknya sambil menangis
Dan gani berjanji akan memberikan imbalan kepadaku.
Kupikir karna ini sudah terjadi, jadinya aku menyetujuinya "nasi sudah jadi bubur"
Gani menjualku dan aku harus dapat bagian juga karna aku yang telah banyak berkorban untuk proyek ini
Dalam hatiku aku takut kehilangan gani maka dari itu aku harus membuat dia selalu membutuhkan aku dan jangan sampai dia bosan denganku dan nanti aku akan di buang olehnya seperti "sampah"
Aku pergi kesalon langgananku dengan uang pemberian gani aku harus memanjakan tubuhku karna aku sangat lelah
Setelah kesalon aku pergi ke mall dan aku bertemu dengan bu rista
Setelah berbincang sebentar aku pergi pulang.
Entah mengapa bu rista selalu menanyakan soal pribadi padaku soal "pacar"
Apa mungkin dia curiga kepadaku
Tapi mana mungkin aku kan selalu berhati hati bila berhadapan dengan bu rista.
__ADS_1
Ngk papa sih ketahuan sama bu rista karna aku tak memberitahukan hubunganku dengan gani. (harapku)