
Akhirnya diah memantapkan hubungannya untuk menikah dengan ardhan,setelah keluar dari perusahaan tentunya. Aku senang dengan keputusan yang di ambil diah, karena diah memang butuh orang di sisinya menemani hari harinya dan mengobati luka di hati.
Diah memberitahuku rencana petnikahannya dan akan segera mereka lakukan, karena memang tak perlu lama lama untuk mrlakukan hal yang baik.
Karena ini bukan pernikahan pertama, diah ingin pernikahan yang sederhana saja mulanya katanya keluarga ardhan ingin melakukan resepsi di gedung,tapi diah kekeuh ingin pernikahan sederhana dan hanya mengundang keluarga,sahabat dan tetangga tentunya.
Ardhan pun mengikuti keinginan diah, mau sederhana ataupun mewah mungkin bagi ardhan yang penting ibadah menikah. Karena ardhan juga seorang pengusaha yang sibuk dan pernikahan mereka tidak perlu di besar besarkan.
Hari yang di tunggu akhirnya tiba, acara yang menurut mereka sederhana tapi bagi ku ini sungguh istimewa dekorasi pernikahan mereka tak kalah seperti yang di gedung gedung apa lagi suvenir pernikahan.
Yang seperti ini aja di bilang sederhana bagaimana yang mewah , maklumlah standar pengusaha memang beda.
Diah begitu cantik & anggun dengan kebaya putihnya dia terlihat bahagia tersenyum sepanjang acara, begitu juga ardhan merwka memang pasangan yang serasi menurutku.
Aku,mas gani,fandi dan andin juga datang di acara itu, kuucapkan selamat kepada diah & ardhan somoga SAMAWA diah memelukku dan mengucapkan terimakasih kepadaku Karena telah datang.
Aku menikmati hidangan yang telah di sediakan banyak sekali menu makanan bahkan fandi sekarang sedang mengantri di bagian es cream bersama andin.
Aku melihat anak anakku, mereka nampak antusias mengantri dan mengambil makanan ringan yang di suguhkan. Ada kerak telor, siomay, bakso dll.
Kami pulang dari acara penikahan diah Karena capek anak anak langsung tidur, setelah merwka membersihkan diri merwka dan mengganti pakaian.
Malam ini aku juga sangat lelah sekali, mas gani memelukku dari belakang dan mengelus perutku yang sudah membesar,entah mengapa mas gani mengelus perutku dan aku merasa senang sekali.
Perutku di elus mas gani sampai sampai akupun tertidur tapi ketika mas gani berdiam aku langsung menaruh lagi tangannya di perutku aku sepertinya keenakkan atau mungkin bayi di dalam perutku yang menginginkanya aku tak tau, yang aku tau hari ini aku pingin mas gani terus di elus mas gani.
entah apa yang terjadi padaku hari ini aku manja sekali sama mas gani, sepertinya bayi di dalam perutku yang menginginkannya.
__ADS_1
Mas gani memelukku, dan dia tersenyum padaku aku menjadi malu, kehamilanku kali ini membuatku melakukan hal hal yang tak pernah aku lakukan dan itu membuat aku malu,mukaku pasti seperti kepiting rebus dan kusembunyikan diriku dalam pelukan mas gani entah apa yang telah di fikirkannya tentangku "ah ...pokoknya aku maaaaaaaluuuu."
🌸🌸🌸🌸🌸
Di kediaman diah juga terjadi pertempuran, sepasang suami istri yang baru selesai melaksanankan resepsi pernikahan mereka dan sekarang mereka sedang melakukan malam pertama mereka.
Bagi diah dia tidak menyangka dari banyaknya wanita yang mengelilingi ardhan ternyata dia yang terpilih untuk menjadi seorang istri ardhan.
Diah ingat betul kala itu dia pergi mengikuti rapat bersama ardhan kala itu masih menjadi sekertaris ardhan dan ada seorang wanita yang juga mempunyai perusahaan hadir seperti mereka.
Wanita itu menunjukkan ketertarikanya kepada ardhan, tapi entah mengapa pak ardhan bersikap biasa biasa saja dan tak membalas perasaan wanita itu.
Mungkin kala itu ardhan sudah mulai menyikai diah dan diah belum menyadari akan hal itu, karena mungkin diah masih trauma akan perceraiannya dan belum membuka hatinya.
Sekarang mereka telah bersama, aku tahu ardhan membutuhkan seorang wanita yang penyayang yang baik seperti diah Karena memang diah adalah wanita yang baik.
Takdir telah menyatukan mereka dan saling melengkapi semoga hati mereka selalu mendamba satu sama lain dan hanya maut yang memisahkan.
Walaupun mereka tahu jika anak anak mereka bersama nenek mereka, mama diah membawa mereka agar orang tua mereka bisa berduaan dan tidak mengganggu.
Ardhan sudah tak tahan Karena sudah lama berpuasa, hari ini dia akan melakukanya dengan istri pilihan hatinya,Karena sejak pertama kali melihat diah, ardhan sudah mulai jatuh hati padanya.
Diah tidak seperti wanita lainnya yang selalu mencari perhatian kepadanya dan pastinya wanita lain selalu datang kepadanya, merayunya dan ujung ujungnya hanya menginginkan hartanya tidak untuk anaknya wanita wanita itu tidak tulus menyayangi anaknya, tapi dia yakin diah tidak seperti mereka wanita wanita itu.
Diah adalah pilihan yang tepat untuknya dan buah hatinya, Karena diah bukan wanita yang silau mata akan kekayaan yang di miliki ardhan,dia ingat ketika mengenalkan anaknya kepada diah diah sangat keibuan dan anaknya juga senang bersama diah.
Diah wanita yang pernah tersakiti maka dari itu ardhan berjanji untuk menjaga hati diah dan dia akan bahagia bersama anak anak mereka.
__ADS_1
Setelah selesai melakukan malam pertama mereka diah tertidur dan dia kecapek an, tapi tidak bagi ardhan dia sedang duduk di balkon hotel yang mereka sewa, dia sedang menelpon dan tlp itu berasal dari mamanya.
Mama ardhan sedang di luar negeri sedang melakukan pengobatan maka dari itu dia tidak datang di pernikahan ardhan & diah ,
Bukanya tak merestui
bahkan mama ardhan pun sangat senang dengan diah, Sewaktu ardhan mengenalkan mereka ( diah &dewi).
"Ardhan, bagaimana ecara resepsinya nak ?" tanya mama ardhan
"Lancar mah tapi ada yang kurang karena mama tak menghadiri pernikahan kami" jawab ardhan
"Maaf ardhan." sesal mamanya ardhan
Doakan kami mah semoga kami menjadi keluarga Sakinah Mawadah Waromah," kata ardhan
Pasti nak mama selalu mendoakan mu nak (terisak menangis)
Mama cepat sembuh dan cepat pulang semoga pengobatan di sana berhasil ma.
"Amin." kata mama ardhan
"Ardhan jangan lupa memberi kabar mama, hal yang besar mama juga ingin menambah momongan lagi. Agar suasana di rumah nanti bertambah ramai dan jangan menunda untuk mempunyai anak lagi." kata mama
"Mama bisa saja, tentu saja aku tidak ingin menunda untuk masalah anak dan akan aku usahakan sebaik mungkin, apa mama tidak percaya dengan anak mama." jawab ardhan
mama dan anak sedang bercanda lewat telefon, ardhan tahu mama nya memang orang yang humoris dan selalu frontal jika berkata.
__ADS_1
Tidak menutupi apa yang ingin di ucapkan dan berbicara blak blakkan secara spontan dan tentunya frontal, karena memang begitulah seorang mama ardhan walau sakit dia masih saja suka bercanda dan tidak kaku menghadapi masalah.
setelah perbincangan selesai ardhan menghampiri diah yang sedang tidur kelelahan,ardhan berbaring di sebelahnya dan memeluk diah sampai akhirnya ardhan pun tertidur.