Suami Player

Suami Player
belum waktunya


__ADS_3

Hari demi hari aku semakin dekat dengan indah tanpa dia sadari dia mulai terbiasa denganku, aku mulai mendekati dengan cara bertanya kabar melalui chat denganya. walaupun tak setiap hari di mau aku ajak jalan tapi hubungan kami semakin berjalan lancar.


Aku mengenal ibunya dan sepertinya ibunya juga suka padaku. Aku yakin indah tak menceritakan kepada ibunya siapa aku sebenarnya, kalau aku adalah suami dari rista atasanya.


urusan orang tua indah adalah urusan indah sendiri bagaimana nantinya itu belakangan yang penting adalah aku mendapatkan indah.


Hari ini aku mengajak indah jalan jalan, sengaja aku mengajaknya di pantai, Karena pantai adalah tempat yang sangat romantis untuk sepasang kekasih pada umumnya. Tapi tidak untuk aku dan indah kami adalah sepasang teman bukan, kekasih juga tidak. Hubungan kami tidak jelas.


Untuk itu, hari ini aku akan memperjelas hubungan ku bersama indah, aku yakin akan mendapatkan cinta nya hari ini.


"indah sejak mengenalmu aku merasa sudah menyukaimu," rayuku


"Aku tahu, aku tak pantas untukmu." kataku


"tapi rasa hati ini, aku tak bisa membohonginya lagi indah." Gombalku pada indah,


aku memulai merayu indah dan aku ingin tahu reaksi indah dengan gombalanku itu.


Mas gani aku tahu selama ini kamu sudah baik padaku, kamu juga sudah pernah menolongku dari adam tapi aku tak bisa menerima cintamu mas karena kamu sudah mempunyai bu rista dan anak anakmu.


Aku tak ingin menjadi pelakor mas, aku takut sekali dengan apa kata orang nanti. Tapi Mas gani aku juga "CiNTA SAMA MAS GANI" Aku bingung dan takut mas, kata indah

__ADS_1


Aku mendekatinya dan memeluknya, setidaknya aku tahu bahwa indah mempunyai rasa cinta untuk ku. Untuk hari ini aku biarkan indah lolos dari gairahku dan aku bisa menahanya.


Aku mengantarkan indah pulang ke rumahnya dan akan berpamitan pada ibunya tapi sebelum aku pergi ibu indah berbicara padaku.


"nak gani apa hubungan nak gani dengan indah serius" katanya


Jika nak gani serius ibu setuju aja dan kurasa indah juga sudah pantas untuk berumah tangga,kata ibu indah.


Aku bingung harus berkata apa, apa iya aku harus menjadikan indah istri ke 2 ku padahal aku selalu membetengi diriku untuk tidak menikah lagi. Aku memang bukan lelaki yang baik tapi aku tidak ingin menyakiti hati rista dan anak anak ku.


Aku pulang dengan rasa hati yang bercampur aduk, aku langsung masuk ke kamar dan membersihkan badanku. kulihat rista sangat cantik dan membuatku bergairah aku mendekatinya karena rista sedang duduk di sofa yang berada di kamar. Rista sedang bekerja dengan laptopnya tapi aku menginginkanya malam ini, rista mengetahui gairahku dan dia juga mau melayaniku.


malam ini aku puas sekali, rista terlihat juga bergairah sama sepertiku. Aku senang ku beri kecupan di kening untuk istriku dan memeluknya. Aku benar benar takut kehilangan rista dan persoalanku dengan indah nanti saja akan kufikirkan lagi.


untuk sementara aku akan menjaga jarak saja dengan indah, karena keinginannya untuk ku nikahi aku belum bisa memenuhinya, biarkan saja toh aku tahu jika dia juga punya rasa kepadaku dan aku tak ingin menikah hanya ingin bermain saja.


Seminggu aku tak bertegur sapa atau pesan dengan indah walaupun saat indah di panggil rista kerumah dan bertemu denganku aku biarkan saja hanya melihatnya dan tak menegur seperti biasa aku menyapa di hadapan rista.


🌺🌺🌺🌺


Tak terasa aku menjalin hubungan dengan mas gani, suami atasanku. Aku memang sudah gila dan aku merasa kalau aku juga sudah jatuh cinta kepadanya.

__ADS_1


Aku tak mengatakan kepada ibu jika mas gani sudah menikah dan mempunyai anak, sengaja aku menutupinya karena aku yakin jika ibu mengetahui itu dia tak kan membiarkan aku dan mas gani menjalin hubungan. "Itu yang membuatku takut mengatakanya." Untuk sementara belum waktunya mengatakan kepada ibu karena ibu juga sepertinya menyukai mas gani.


Di sepanjang jalan pantai aku seperti orang lainya "sepasang kekasih" walaupun aku tahu hubungan kami adalah hubungan "tanpa status" tapi aku senang dan bahagia bersama mas gani.


Mas gani mengajakku makan romantis di salah satu restoran di pantai itu dan mengatakan rasa hatinya dan aku juga melakukan hal sama jika aku juga mengatakan bahwa aku juga cinta kepadanya tapi rasa takut menjadi pelakor pun aku katakan padanya dan mas gani memelukku.


Aku sudah tak perduli lagi akan yang namanya pelakor, ini tentang perasaan dan hatiku mereka tak tahu akan itu. Aku Mendengar perkataan ibu sebelum pergi meninggalkan rumahku itu membuatku senang, "aku benar banar gila."


Aku yakin mas gani akan menikah denganku dan aku akan membuat itu terjadi. Dia harus memilih menikah denganku atau memutuskan aku dan aku yakin dia akan memilihku karena hubungan diam diam kami juga sudah berjalan lama dan aku tahu dia menginginkanku.


Seminggu aku tak menyapanya dan sepertinya dia menghindariku, aku sungguh kesal dan marah untuk itu. Apa dia tidak menginginkanku lagi karena ibu menyuruhnya menikahiku, aku akan bertanya padanya secepatnya aku tak bisa lagi menahan rasa penasaran di hatiku.


Hari ini aku ke rumah bu rista karena ada hal yang kami diskusikan, aku selama ini bekerja profesional dengan pekerjaanku dan untuk urusan pribadiku selama ini aku bisa mengatasinya selama bu rista tidak mengetahui akan hubunganku dengan suaminya semua akan baik baik saja dan aman.


Mas gani bertemu dengan ku di rumahnya tapi dia tidak menegurku dan aku merasa kesal akan itu dia tidak menelponku atau memberiku pesan melalui WA seperti biasa yang dia lakukan kepadaku selama ini, sepertinya aku harus bertemu denganya empat mata untuk masalah ini.


Aku yakin mas gani hanya butuh waktu untuk memikirkan tentang hubungan ini dan dia pasti juga mempunyai pikiran yang berat memilih antara aku dan istrinya.


Aku akan memberinya waktu dan uku uerungkan niatku bertemu denganya, aku tahu hubungan ini terlalu rumit buat kami dan tak aku pungkiri aku juga takut, apa yang akan bu rista lakukan jika mengetahui ini "suaminya ada affair dengan asistennya"


Untuk saat ini aku biarkan masalah ini tanpa jelas berjalan kemana, aku akan fokus untuk pekerjaanku dulu karena butik sudah berjalan dengan pesat dan akan ada fashion show yang akan di lakukan di tahun ini dan aku yang harus mempersiapkan acara itu dengan baik.

__ADS_1


__ADS_2