
Hari ini aku akan pergi ke kantor mas gani,kutitipkan almira pada mbk ayu dan andin,fandi masih sekolah, kulangkahkan kakiku masuk ke gedung tempat mas gani bekerja, di lobby aku ketemu helena dan dia mengantarkanku ke ruangan mas gani
"Helena gimana kabarmu?" tanyaku, baik bu helena dan sampailah di depan ruangan mas gani bekerja helena mempersilahkan aku masuk. Aku masuk kedalam dan mas gani kulihat dia sedang sibuk dengan laptopnya dia berhenti ketika melihatku masuk berjalan menghampirinya
"Mas kubawakan makan siang" ku buka makan siang mas gani yang telah kusiapkan dari rumah, mas hani menghampiriku dan duduk di sebelahku yang sedang mengatur makanan di meja.
memelukku dan berkata "tumben sayang kekantor? " tanyanya
lagi pingin kesini aja mas, lagian aku sudah lama ngk ke kantormu sambil meletakkan lauk ke piring dan kuberikan makanan yang sudah siap.
Mas gani memakan makanannya,kamu dah makan sayang ayo kita makan,mas gani menyuapi ku begitulah mas gani di begitu manis sekali
Selesai makan dan berbincang sebentar dengan mas gani aku pamit pulang karna aku akan belanja bulanan dan mampir ke swalayan.
aku berjalan menyusuri lorong membawa troli ku yang hampir penuh dengan belanjaan dan kulihat ada wanita yang sepertinya sudah lama tak kutemui.
"Hai ris" dah lama ngk ketemu kata winda, ya itu si winda teman mas gani yang mencoba merayu mas gani dahulu.
Aku hanya memberi senyum padanya dan ingin berlalu pergi darinya tapi dia memberhentikan dengan memegang troliku dan berkata "rista kamu ngk mengenal gani" dan winda pergi, ngomong apa winda dia membual receh dan ngk penting pikirku sambil berlalu untuk pulang
Sampai di rumah aku memberikan belanjaanku ke mbk ayu dan ani, ingin rebahan sebebtar sebelum almira bangun dari tidurnya rasa nya pegal habis belanja tadi dan masih kepikiran sama omongan winda "aku ngk kenal gani" kata itu tergiang di telingaku apanya yang kuketahui dari mas gani kurasa semua aku mengerti dan tau apa yang dia suka atau tidak apa mungkin ada yang kulewatkan
"ah...kutepis pikir yang andai andai saja "
Aku tahu winda hanya iri saja padaku cemburu ya...cemburu saja "dasar winda".
Almira terbangun dari tidurnya lalu kugendong, ku bawa dia ke halaman agar bermain bersama kakaknya,
andin mengendong almira dia bercanda sama fandi main kejar kejaran sambil ci luk ba almira tertawa terus, senangnya melihat mereka bahagia
Aku duduk sambil mengawasi anak anak bermain dan kulihat ada mobil masuk kehalaman sepertinya itu mobil diah dan ternyata benar itu diah sahabatku. kulihat diah sedang berbadan dua walaupun belum begitu besar tapi kelihatan kukira kira sekitar 4 bulanan.
__ADS_1
Diah memelukku dan kusuruh masuk,kupanggil mbk ayu untuk membikinkan kami minum dan mbk ani kusuruh mengawasi anak anak karna andin membawa almira dan dewi ikut mbk ani untuk main bersama fandi dan andin.
"Diah" usah ngisi berapa bulan ini sambil mengelus perut diah, aku hamil jalan 5 bulan ris
senangnya diah ,"semoga sehat sampai melahirkan" ya doa ku pada kehamilan sahabatku ini
almira menangis ingin menyusu kuambil almira dalam gendongan mbk ani lalu kususui dia tak berapa lama dia tertidur lagi kusuruh mbk ani untuk menidurkan almira
"Ris gimana kabar mas gani?" tanya diah,baik diah minggu ini dia akan pergi lagi urusan pekerjaan, o..ya diah aku tadi ketemu winda dan dia bicara ngk jelas gitu katanya "aku ngk kenal mas gani" apa maksudnya coba ngomong gitu...
"aku rasa winda tahu sesuatu tentang gani ris.." secara dulu mereka berteman kata diah.
Benar juga, tapi winda ngk mengatakan dengan jelas hanya membuat teka teki membuat orang penasaran, bisa jadi hanya omong asal aja... "kataku"
Karna sudah sore diah pun pulang dan ngk beberapa lama mas gani pulang, seperti biasa aku mencium tangannya dan menyiapkan air untuk mandi dan bersiap untuk makan malam.
Setelah makan malam anak anak masuk kamar untuk belajar,aku dan mas gani di ruang tengah sambil lihat televisi
"Mas tadi aku ketemu winda" kataku,
Ngk ada apa apa sih dia hanya menyapaku jawabku.
🌸🌸🌸
rista sudah tidur dan aku pergi ke balkon sambil merokok aku menelpon winda
"Hallo" ada apa sayang
"Winda kamu menemui rista"
Santai sayang, itu hanya kebetulan saja
__ADS_1
Ingat winda...antara kita ngk ada hubungan apa apa kamu jangan berharap ya...
Ha..ha..ha ketawa winda
aku tahu gani kamu sangat mencintai istrimu maka dari itu aku ngk pernah menganggu mu dan istrimu aku hanya kasian kepada istrimu "dia adalah orang yang baik" dan ngk pantas bersamamu.
Pantas ngk pantas itu bukan urusanmu winda jangan ikut campur. Awas saja kamu winda kututup tlp dan kuusap mukaku, sebelum tidur aku ke toilet dulu untuk mengganti pakaian karna bau asap rokok pada pakaianku setelah itu aku langsung berbaring di sisi rista...
"rista maafkan aku banyak selali kesalahan yang kubuat padamu semoga kamu memaafkan aku aku mencintaimu rista "
rista adalah cinta sejatiku aku takut kehilanganya tapi "godaan" tak pernah bisa aku hindari
.begitu lah...bagaimana pun aku seorang pria yang yang doyan wanita cantik jika ada wanita yang sukarela menyerah kan dirinya padaku aku tak sanggup menolaknya seperti "winda dan helena.. " contohnya, mereka dengan suka rela menyerahkan diri mereka padaku.
hanya rista yang berbeda, dia berbeda dengan wanita yang lain,
Saat mengenalnya dia begitu tertutup dan aku begitu susah masuk dalam kehidupan dan hatinya maka dari itu segala usaha aku coba untuk mendapatkan nya dan itu membuahkan hasil dan sampai sekarang aku selalu memupuk kasih sayang dan cinta untuknya
semoga rista tak mengetahui "kebobrokkanku".
kupeluk tubuh rista untuk meenghilangkan rasa takutku dan akupun ikut tertidur
Hari ini adalah selasa dan besok aku akan pergi bersama helena, dan rencananya aku akan pulang lebih cepat agar rista dan anak anak bisa tenang jika aku meninggalkanya selama 3 hari.
sebelum palang aku mampir dulu membeli kue kesukaan anak anak dan makanan kesukaan rista,
nanti malam aku akan membuat rista mabuk kepayang di ranjang dan membuat malam bergelora bersama rista
karna rista biarpun sudah mengeluarkan 2 anak tapi rasanya masih sama seperti pertama dulu,
dia pandai merawat "hartanya" dan aku sangat suka sekali harumnya wangi dan masih sempit sekali rista memang lain dari yang lain
__ADS_1
Mungkin karna aku sangat mencintainya,
Aku tak sabar menunggu malam hari.