Suami Player

Suami Player
pertemuan tak terduga


__ADS_3

aku dan indah pergi untuk mengadiri fasion show yang diadakan oleh seseorang teman. di sebuah hotel bintan lima tak di pungkiri temanku ini sudah melalang buana di dunia fasion, aku beruntung bertemu dengannya dan aku harus lebih banyak belajar darinya.


aku masuk kedalaman gedung dimana acara itu diselenggarakan, bersama Dinda tentunya dan harus membawa undangan sebagai bukti kami adalah tamu yang di undang.


acara akan di mulai banyak sekali para desainer yang datang sedikit banyak aku mengenal mereka atau aku tahu mereka. aku duduk di kursi di mana panitia telah menata rapi dan telah memberi tahu di mana aku harus duduk karena ada namanya.


para model sudah mulai berjalan dan beraksi di panggung, aku kagum baju yang di tampilkan memang keren dan bagus aku sangat suka sekali untuk menambah wawasan dan ide nantinya.


setelah selesai aku menghampiri Talita maheswari dia yang menyelenggarakan acara ini, Talita pribadi yang baik dan supel terhadap semua orang dan mungkin itu salah satu dia maju dan sukses. Setelah selesai ada jamuan untuk tamu, Talita menghampirinya.


"kamu datang rista, sama siapa ini?" tanyanya


aku menjabat tangannya dan mengenalkan indah kepada Talita.


"tentu aku datang. Acaramu sungguh luar biasa lita," kataku.


"terimakasih kamu menyukainya rista,"kata Talita.


Talita menyapa tamunya satu persatu dan dia tertawa dengan bahagia. Aku kagum padanya,dia sungguh luar biasa dan aku juga ingin seperti dia mengadakan fasion show.


aku berbaur dengan tamu yang lain menambah teman membuat banyak pengalaman dan aku melihat seseorang yang aku kenal sepertinya dan aku mendekatinya, kusuruh indah untuk mengambil minuman untukku, agar aku bisa berbicara dengan kenalan lama.


"winda,"


"winda menoleh, aku mendekatinya.."


"Rista kamu disini juga, lama kita tidak bertemu. Bagaimana keadaan mu dan anak anak?" tanya winda

__ADS_1


"aku dan anak anak baik dan sehat," kataku.


bagaimana kamu berada di sini dan kamu mengenal Talita, rista, kamu bekerja sekarang?


aku hanya menganggukkan kepalaku dan tersenyum. sudah lama aku tidak bertemu winda, sekarang winda tampak berbeda dia lebih cantik dan elegan tidak seperti dulu sewaktu mengejar mas Gani.


aku baru tahu kalau winda mempunyai usaha dan sukses, dia mempunyai butik dan juga cafe dan dia mengajakku untuk berkunjung jika nanti ada waktu.


aku bertanya padanya apakah sudah menikah dan dia berkata ya, dia sudah menikah dengan seorang pilot dan dia juga sudah mempunyai anak perempuan.


aku merasa senang untuk winda dan tidak lama indah datang, aku memperkenalkan indah pada winda.


"Kau tahu rista, asistenmu itu cantik?"


aku tahu indah memang cantik, terus kenapa? aku heran dengan perkataan winda. winda selalu berkata penuh dengan tanda tanya, dia tidak pernah berkata dengan jelas.


Aku menghampiri Talita lagi dan pamit untuk pulang, karena malam. Aku meminta sopirku untuk mengantarkan aku pulang dulu lalu mengantar indah, aku turun dari mobil indah membuka bagasi untuk mengambilkanku barang yang kutaruh di bagasi.


kulihat mobil mas Gani masuk dan dia menghampiriku,


"baru pulang sayang?" mas Gani memelukku, iya mas kataku dan aku memperkenalkan indah ke mas gani. Mereka berjabat tangan,lalu indah pamit pulang dan masuk ke mobil.


aku masuk ke kamar setelah melihat kamar anak anak seperti biasa aku selalu mengecek anak anak untuk memastikan mereka sudah tidur, aku pergi ke dapur untuk mengambil air putih untukku minum bilabaku terbangun di Tengah malam hari karena tadi kulihat tinggal sedikit.


aku kembali ke kamar dan kulihat mas Gani sudah menungguku, dan kami tidur sambil berpelukan karena aku lelah setelah seharian beraktivitas.


🌺🌺🌺🌺

__ADS_1


Aku berjabat tangan dengan indah berkenalan dengannya, kami berpura pura saling tak mengenal dan aku terkejut sekali. Tak menyangka jika indah adalah asisten istriku, dunia memang "ngk selebar daun kelor." Aku bisa bertemu dengan indah dan ini adalah pertemuan yang tak terduga.


aku rasa indah sama seperti juga terkejut tapi anak ini juga pandai mengendalikan ekspresi wajahnya dan berkenalan denganku seperti belum pernah saling kenal.


aku senang sekali, sepertinya aku akan lebih mudah untuk bertemu dengan indah, tapi kok kerja sama rista sih ... padahal aku masih ingin mendapatkan indah.


aku berfikir indah gadis seperti apa, dia bisa di rayu apa tidak dan yang penting dia suka ngk sama aku.


sebenarnya melihat indah tadi membuatku bergairah tapi aku menundanya karena yakin rista pasti capek aku memeluknya dan mencoba untuk tidur.


Setelah anak anak berangkat sekolah aku pun berangkat kerja, hari ini aku berencana bertemu dengan "wanitaku" karena semalam aku bergairah bertemu dengan indah dan aku yak ingin membuat rista kecapekan jadi aku akan menuntaskanya dengan "wanitaku" saja.


aku pulang cepat dan menemui gaby yang sudah kukenal sebulan ini dia anak kuliahan yang membutuhkan biaya kuliah aku menjadikannya baby sugarku, gaby anaknya cantik dan mungil tapi dia berisi sekali pokoknya aku ngk menyesal mengenalnya.


aku tidak menemuinya setiap hari hanya saat kubutuhkan saja aku memanggilnya contohnya seperti ini aku memanggilnya di sebuah hotel dan aku ingin dia melayaniku sebelum nanti aku pulang ke rumah.


aku butuh menyalurkan gairahku karena jika tidak aku menjadi pusing kepala seakan ingin pecah dan rasanya juga ingin marah marah dan itu adalah hal yang tak ingin terjadi padaku, makanya aku selalu harus mempunyai wanita penyalur gairahku.


ah.. ah..suara gang ketika penyatuanku aku lakukan dengan cepat, suara gaby membuatkan bertambah semangat dan bergelora. berbagai posisi aku lakukan dan gang sudah terbiasa dengan gayaku di ranjang.


gang memintaku mentrasfer uang untuk membayar uang kuliahnya dan aku memberi kata dan melebihinya untuk dia jajan, karena aku puas dengan dia menservisku.


aku pulang seperti biasa ngk sampai telat karena aku takut jika Rista curiga padaku jika aku terlambat untuk pulang. setelah membersihkan diri aku menemui anak anak bercengkerama bersama mereka di ruang tengah sambil menonton televisi karena almira sedang menonton film anak anak kesukaannya.


sudah larut malam dan rista menyuruh anak anak untuk tidur.setelah mengantar anak anak ke kamar rista berbaring di sebelahku kami berbincang sebentar mengenai pekerjaan dan bercerita tentang anak anak.


tidak setiap malam aku berdiskusi bersama tiara tentang perihal pekerjaan dan tentang anak kami, tapi aku dan riata selalu melakukannya setidaknya 2 kali dalam seminggu.

__ADS_1


aku selalu berusaha menjadi ayah yang baik untuk anak anak ku dan aku tak ingin mengecewakan mereka, aku tahu aku berbohong kepada mereka dan juga Rista. Tapi aku sebisa mungkin menutupi semuanya dengan sempurna dan semoga tidak ketahuan keburukkanku.


__ADS_2