Suami Player

Suami Player
mencari aman


__ADS_3

Aku kesal karena bella "wanitaku" tak bisa aku hubungi, aku sudah berada di hotel dan merasa sayang jika tak jadi bercinta dengan seorang wanita.. aku menelpon gaby akhirnya "wanita" mungilku itu pasti akan senang hati datang padaku dan melayaniku di ranjang.


Gaby datang dengan wajah cemberut, karena dia tadi habis bertengkar di loby hotel dengan seorang wanita, aku langsung mencumbunya membuat dia melupakan kekesalanya dan membuat dia bergairah adalah keahlianku karena aku tahu betul di mana titik kelemahan gaby.


Benar kataku, gaby menjadi liar dan bernafsu akupun mulai bergairah, aku menyatukan diriku dengan gaby dan mencapai kepuasan bersama sama.


Selesai di ranjang yang bergelora aku memesankan makanan untuk gaby karena tadi dia habis kuliah belum makan dan menservisku langsung, aku yakin dia pasti lapar.


Tok...tok..


Makanan datang dan gaby langsung melahap makanan itu, aku ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan berganti pakaian, aku selalu membawa baju ganti untukku pakai jika aku selesai dengan "wanitaku."


Aku akan pergi dari hotel dan langsung pulang kerumah karena sudah malam, tadi aku bilang ke istriku jika aku ada metting dan aku akan pulang terlambat. Jadi hari ini aku pulang agak malam dan terlambat.


Aku turun ke loby hotel dan berhenti karena kulihat indah sedang berbicara, lebih tepatnya berdebat dengan gaby dan di sebelahnya indah ku lihat rista diam melihatnya, kuputar tubuhku melihat itu dan aku akan mencari jalan lain saja. "MENCARI AMAN "


Aku ngk tahu apa yang menjadi berdebatan mereka ,tapi tadi sebelum bercinta gaby memang mengatakan sebal habis berantem di bawah dan sekarang dia melanjutkanya lagi berantem. Masalah wanita aku tak ingin tahu, yang jelas aku tadi ngk ketahuan rista dan itu penting karena jika ketahuan "habislah aku."


Ku lihat mobil rista belum ada di halaman dan pastinya aku pulang lebih cepat daripadanya dan aku masuk ke kamar langsung kubersihkan badanku lagi karena walaupun tadi di hotel sudah mandi tapi wangi sabun hotel dan di rumah berbeda.


Selesai mandi kulihat rista sudah berada di kamar, kulihat mukanya ada kesal dan aku mendekatinya cup...ku kecup pipinya, rista tersenyum padaku.

__ADS_1


"sayang ada apa dengan muka cantik ini kok di tekuk begini?" tanyaku


Ngk ada apa apa mas, aku hanya lelah dan rista berdiri akan ke kamar mandi.


"Aku mandi dulu mas nanti kita berbicara setelah aku selesai mandi," kata rista


Aku tersenyum mengiyakan dan duduk di ranjang membuka laptopku sambil menunggu rista selesai mandi.


mas tadi aku mendatangi klien ku yang akan membuat baju pengantin di sebuah hotel, karena klienku bekerja di menado dan kebetulan mama calon pengantin perempuan tinggal di sini. Atas rekomendasi mamanya mereka memesan baju pangantin kepadaku dan mereka melihat gedung hotel untuk acara resepsi,Makanya jadi sekalian saja kami bertemu.


Tapi di hotel aku bertabrakkan dengan motor seorang gadis, gadis itu ngk punya sopan santun dia marah marah padaku dan indah padahal jelas dia yang salah makanya terjadi tabrakan dan ketika mau pulang kami berpas pasan lagi indah dan anak itu melanjutkan perdebatan mereka.


Aku menyarankan pada mereka berdamai saja dan sepertinya indah memang keberatan dan begitu juga dengan anak itu, sudah malam aku lelah kukatakan itu pada indah dan dia mengerti.


"Ya syukurlah, tapi kamu tidak kenapa napa kan atas kejadian itu?"


"Hmmmm... Aku tdk apa apa hanya kaget saja," jawab rista


Ya sudah kamu ngak kenapa kenapa dan tidak usah di pikirkan soal tadi, ayo kita tidur saja sambil ku memeluk rista mengajaknya untuk tidur, kukecup keningnya dan mengucapkan selamat tidur dan kamipun tidur sambil berpelukkan.


Pagi hari kulihat rista masih tidur tidak biasa dia seperti itu, kupegang dahi nya ternyata dia demam, ku panggil mbk ayu untuk mengambilkan air hangat untuk menggompres dahinya.

__ADS_1


Mbk ayu kusuruh membikin kan bubur untuk sarapan rista nanti, aku menitipkan rista ke mbk ayu untuk menjaganya jika nanti rista bangun aku pesan ke mbk ayu untuk segera membawanya berobat.


Di meja makan anak anak menanyakan mama mereka dan ku bilang mama tak enak badan mereka mau menegok mama kekamar, ku peringatkan jangan berisik bila di kamar mama karena mama masih tidur.


sudah jam 11 di rumah belum ada yang menelpon ku untuk memberi kabar keadaan rista dan aku mencoba menelpon ponsel rista dan tak di angkat, aku mencoba menelpon ke rumah dan syukur mbk ina mengangkatnya.


Kutanyakan mbk ina keadaan rista dan syukur sudah membaik tadi sudah di bawa ke klinik terdekat dan memang benar rista kecapek an, aku lega setidaknya rista tidak benar benar sakit hanya kelelahan.


pekerjaanku kuselesaikan dengan segera agar aku bisa pulang lebih cepat, kutanyakan jadwal pekerjaanku pada sekertarisku tapi syukur hari ini aku tak ada jadwal metting dan aku bisa pulang cepat.


Saat aku dalam perjalanan pulang kulihat indah sedang menaiki motornya seperti pulang dari arah rumahku,kuberhentikan dia dan kuajak dia untuk naik ke mobilku dan motornya ku titipkan ke sebuah minimarket yang di mana aku kenal dengan tukang parkirnya karena aku sering beli di tempat itu, ku berikan dia beberapablembar uang untuk menjaga motor indah.


Aku pergi ke sebuah restoran yang belum pernah ku kunjungi karena untuk berjaga jaga agar orang tak mengetahui atau mengenal kami, walaupun hanya berbincang bincang tapi aku tak ingin ketahuan siapa saja.


indah...sepertinya susah untuk ku dapatkan dia masih malu malu dan tarik ulur terhadapku dan aku semakin tertantang untuk mendapatkanya, karena dia mau aku ajak jalan berarti ada harapan untuk ku goda dan aku yakin selangkah demi selangkah pasti akan kudapatkan dia cepat atau lambat.


Setelah makan di restoran aku antar dia menggambil motornya dan aku mengantar dia sampai di rumahnya, aku pun pulang setelah dia sampai di depan pintu rumahnya.


Aku sampai lupa dengan rista yang sedang sakit di rumah, aku mampir ke toko roti membeli kue kesukaan rista dan anak anak, tidak lupa ku belikan es cream kesukaan anak anak dan bergegas sampai kerumah. Seharusnya tadi aku sudah sampai rumah sore dan gara gara melihat indah aku jadi pulang jam 8, walaupun jam 8 masih lebih cepat dari biasanya tapi tetap saja meleset dari inginku yang awalnya aku ingin pulang ke rumah lebih cepat.


Tapi ngk papa toh istriku juga ngk tahu kalau aku hari ini pulang cepat, " semua masih Aman."

__ADS_1


__ADS_2