Suami Untuk Keara

Suami Untuk Keara
I Want You


__ADS_3

Harris merengkuh tubuh indah istrinya. Nafasnya sudah memanas. Ia tidak ingin menahannya lagi. Has*ratnya sudah akan meledak jika tidak tersalurkan. Ia nyaris frustasi. Melihat bibir merah merekah Keara tapi tak bisa digapai sungguh menyiksa alat tempurnya.


"Sayang, i want you so bad.." bisik Harris di dekat telinga Keara. Keara bergidik geli merasakan hembusan nafas hangat suaminya.


Tengkuk Keara meremang. Ia merasakan keinginan yang sama dengan sang suami. Keinginan bercinta dan saling menghangatkan dinginnya malam yang hendak beranjak pagi ini. "Me too, mass..."


Dengan dua jari Harris mengangkat dagu Keara agar lebih mudah menjangkau bibir kemerahan itu. Harris melu*mat dan mema*gut bibir se*xy yang selalu didambakannya itu. Has*ratnya semakin memuncak kala Keara membalas setiap serangan bibirnya dengan gai*rah yang sama besarnya.


Keara mengaitkan jemarinya di belakang tengkuk Harris. Sesekali ia menarik pelan rambut bagian belakang suaminya itu, sesekali juga mencengkram bahu kekar suaminya. Perang lidah yang terjadi atas dasar cinta, bukan sekedar naf*su itu benar-benar dirasa begitu lembut dan membuatnya melayang.


Harris menggendong tubuh mungil istrinya tanpa melepas pagu*tan bibirnya. Membawanya ke ranjang untuk eksekusi yang lebih nyaman.


Harris membaringkan tubuh Keara di ranjang, membuat tautan bibir mereka terpaksa harus lepas. Dengan gerakan cepat dan nafas yang memburu Harris menanggalkan pakaian yang menutupi tubuh kekarnya. Hingga terpampanglah kini dada bidang, perut dengan enam kotak, dan senjata laras panjang yang sudah mengacung tegak di pangkal paha.

__ADS_1


Keara menelan salivanya melihat penampilan se*xy suaminya. Tanpa sadar tangannya terulur menyambut sang suami yang merangkak naik ke ranjang dan hendak mengungkungnya. Disentuhnya dada ternyaman bagi Keara itu, dengan wajah dan deru nafas berkabut gairah.


Harris melepaskan semua kain yang membungkus tubuh Keara. Agar ia bebas menjelajahi setiap ruas raga Keara dengan lidahnya. Wajah, leher, bahu, punggung, hingga kaki. Lalu sekarang ia sudah bermain-main di daerah kenyal favoritnya itu cukup lama.


Tangan Harris tidak tinggal diam. Memberi rangsangan yang membuat sang istri menggelinjang dan mende*sah hebat di area paling sensitif wanitanya. Hingga pelepasan pertama dicapai Keara hanya dengan permainan tangan dan lidah Harris.


"Oh, sayang.. Aku sangat mencintaimu." desaah Harris saat senjata laras panjangnya sudah terbenam sempurna di liang kenikmatan milik istrinya.


"Emm.. Mas Harriiish... Aaahh.." racau Keara. Ia sudah melayang-layang ke nirwana merasakan hentakan demi hentakan yang dilancarkan Harris.


Wajah Keara memerah karena racauan Harris. Ia sangat malu mendengar ucapan vul*gar suaminya yang membicarakan area sensitifnya. Ia menggigit bibir bawahnya. Tangannya mere*mas bahu kokoh sang suami. Ia juga merasakan sensasi dahsyat dari permainan Harris.


Suara penyatuan mereka menggema di seluruh penjuru kamar. Bersahut-sahutan dengan suara desa*han dan era*ngan Harris dan Keara. Ritme Harris memompa alat tempurnya semakin lama semakin menggila. Lelaki itu seperti tak ada puasnya menghentak-hentak tubuh mungil istrinya.

__ADS_1


"Sayang, pelan-pelaan.." rintih Keara.


Tapi tampaknya Harris sengaja menulikan pendengarannya. Karena Harris sama sekali tidak mengurangi kecepatan hentakannya. Malah semakin terbakar gai*rah karena melihat wajah Keara yang memerah, serta bibir bawahnya yang digigit seraya memejamkan mata.


'Aah.. ekspresimu justru berkata yang sebaliknya sayang.' Harris menyeringai nakal menggoda istrinya.


...----------------...


Malam minggu, kaka... Dikasih part mantap mantap. Langsung merapat ke suami masing-masing yuuk..


Like, vote, dan komennya jangan kendoor kaka 🥰 maaciih


🌹 Happy reading

__ADS_1


🌹 jadikan favorit kamu yaa.. biar update teruus kalau ada chapter baru 😉


🌹 klik like, komen, beri hadiah dan vote ... terima kasiih


__ADS_2