Surprising Change

Surprising Change
Istana


__ADS_3

Gumam Merisa sambil mencari cara untuk kembali lagi ke istana Auristela



Tiba tiba mama Merisa masuk ke kamar Merisa. Karena terlalu sibuk memikirkan cara kembali ke istana putri Auristela, Merisa tidak sadar jika mamanya berada di depannya. Mama Merisa kemudian memanggil nama Merisa, karena kaget Merisa hampir terjatuh, untunglah mamanya segera menangkapanya.


Merisa yang masih kaget berusaha untuk menyeimbangkan tubuhnya. Mama Merisa pun bertanya kepada Merisa "Merisa, kenapa kamu melamun? Apa yang sedang kamu lamunkan?". Merisa pun menjawab "sebenarnya ma, Merisa ingin pergi ke istana putri Auristela. Boleh nggak ma?" Mama Merisa pun heran "Merisa, putri Auristela itu siapa? Kenapa kamu ingin ke istana nya?" "Auristela itu teman Merisa ma, kemarin Merisa bertemu Auristela di perpustakaan kerajaan. Merisa ingin ke istana Auristela karena Merisa kesepian disini, Merisa tidak punya teman"

__ADS_1


"Hmmm" gumam mama Merisa sambil berpikir. "Boleh ya ma" ucap Merisa membujuk. "Baiklah mama izinkan, tapi kita perginya besok karena hari ini mama masih ada kerjaan" ucap mama Merisa. "Baiklah ma" jawab Merisa sambil bersemangat. Mama Merisa pun keluar dari kamar Merisa untuk menyelesaikan pekerjaannya. Merisa duduk di kasurnya sambil berpikir bagaimana keadaan ayah putri Auristela. Dia berpikir bagaimana bisa ayah putri Auristela tiba tiba pingsan begitu saja, hingga tak sadar dia pun tertidur.


°•°•°•°•°•Keesokan harinya°•°•°•°•°•


Merisa bangun dari tidur lalu dia teringat hari ini dia akan pergi ke istana Auristela. Merisa lalu beranjak dari tempat tidur dan bersiap-siap. Ketika Merisa selesai memakai baju dan sedang bersisir, ia teringat bahwa mama-nya tidak tahu istana Auristela di mana, ia juga tidak tahu istana Auristela di mana karena dia pergi ke sana dengan tidak sengaja. Di tengah lamunan Merisa, Darchell pun keluar dari cincin Merisa. Merisa bilang "Eh Darchell, kebetulan banget... aku lagi butuh kamu". Darchell pun menjawab "Tumben kamu butuh aku, ada apa?". "Istana Auristela yang kamu teleportasiin aku ke sana kemarin, itu alamatnya di mana? Aku pengen ke situ lagi tapi aku nggak tahu alamatnya di mana" tanya Merisa.


Merisa pun menjawab "Yah mama....... kok gitu sih? Kan mama kemarin bilang sama Merisa kalau hari ini kita pergi ke istananya Auristela. Kok nggak jadi sih ma..." Mama Merisa menjawab "Mama tiba-tiba ada urusan mendadak Merisa. Maafkan mama ya". Mama Merisa pun pergi dari kamar Merisa. Darchell pun muncul lagi di dekat Merisa. "Merisa, kamu kenapa? Kok kamu kelihatan sedih gitu sih? Ada apa?" Ucap Darchell. Merisa menjawab "Aku nggak jadi pergi ke istana Auristela, mama tiba-tiba ada urusan". "Oh gitu, kamu jangan sedih dong. Hmmm, main sama aku aja yuk" ucap Darchell. "Hmm ya udah deh yuk" jawab Merisa

__ADS_1


▪︎¤▪︎¤▪︎ Di kamar mama Merisa▪︎¤▪︎¤▪︎


" _Bagaimana bisa? Bagaimana bisa putriku berteman dengan putri istana musuh? Istana ♤ adalah musuh terbesar istana ini. Apakah aku harus memberi tahu Merisa bahwa temannya itu adalah musuh? Bagaimana ini? Aku sangat bingung. Aku kasihan melihat Merisa kesepian tidak punya teman. Tapi disisi lain temannya adalah musuh._" batin mama Merisa.


▪︎¤▪︎¤▪︎¤▪︎Di tempat Merisa▪︎¤▪︎¤▪︎¤▪︎


Setelah bermain, Merisa merasa lelah. "Darchell, udah dulu ya mainnya, aku lelah nih. Kamu istirahat aja dulu." Ucap Merisa. Darchell menjawab "Baiklah, aku juga lelah. Tapi aku tidak ingin kembali ke dalam cincin." "Iya tidak apa-apa, kamu menemaniku di sini saja." Ucap Merisa. Setelah itu, Merisa bertanya kepada Darchell "Darchell, sesibuk itu kah tugas di istana? Sehingga tidak ada waktu untuk keluar dari istana ini." Darchell menjawab "Mungkin sih, soalnya istana ini sangat besar, jadi sulit untuk mengurusnya." "Oh, gitu ya" ucap Merisa. "Iya mungkin." Jawab Darchell. "Merisa, aku ingin kembali ke cincinmu ya, aku sekarang sudah sangat lelah, aku ingin segera beristirahat." Ucap Darchell. "Baiklah, sampai jumpa Darchell" Jawab Merisa. Darchell menjawab "Sampai jumpa juga Merisa."

__ADS_1


__ADS_2