Surprising Change

Surprising Change
Kebenaran


__ADS_3

ucap Raja dengan sangat kejam dan wajah yang khawatir



¤▪︎¤ Di Tempat Merisa Berada ¤▪︎¤


"Kira - kira berapa hari aku di sini untuk mengembalikan tenaga ku?" tanya Merisa


"Mungkin sekitar 2 bulan" jawab Darcy


"Berarti lama dong aku disini" ucap Merisa kecewa


Lalu Merisa hanya rebahan di tempat Darcy


¤▪︎¤ Di Istana Ratu Isabela ¤▪︎¤


"Apa suatu hari nanti ingatan Fajira akan kembali,lalu dia akan mengkhianati ku?" ucap Ratu Isabela dengan cemas.lalu Ratu Isabela memanggil Fajira untuk memastikan ingatan Fajira belum kembali. "Ada apa wahai mulia Ratu,apa aku berbuat kesalahan kepadamu,jika aku ada berbuat kesalahan kamu boleh menghukumku sekejam apapun" ucap Fajira sambil menundukkan kepalanya di depan Ratu Isabela


"Tidak,kamu tidak ada kesalahan tetapi aku meminta mu untuk merencanakan sesuatu yang kejam untuk Merisa dan Auristela" Alasan Ratu Isabela untuk memancing Fajira, jika Fajira tidak mau merencanakan sesuatu yang kejam untuk Merisa itu artinya ingatan Fajira telah kembali tetapi jika ia mau berarti ingatan Fajira belum kembali


"Baik yang mulia Ratu aku akan membuat rencana sampai Merisa dan Auristela tiada" jawab Fajira dengan patuh


Lalu Fajira pergi untuk memikirkan rencana untuk membunuh Merisa dan Auristela


▪︎¤▪︎Flashback 14 tahun yg lalu▪︎¤▪︎


Di istana papa Merisa. Telah lahir seorang putri raja bernama Merisa. Merisa lahir pada tanggal 11 hari kamis yg di sangka itu adalah tanggal dan hari lahir yang buruk. Pada hari itu, setelah melahirkan mama Merisa hilang. Pada saat itu, mama Merisa diculik oleh ratu Isabela. Tidak ada yang tau tentang itu. Ratu Isabela membuat isu bahwa mama Merisa telah meninggal. Sebenarnya Fajira itu adalah mama Merisa. Ratu Isabela mengganti nama mama Merisa menjadi Fajira. Ratu Isabela juga mengganti pikiran mama Merisa jadi jahat. Bahkan penampilan mama Merisa di ubah menjadi berpenampilan seperti orang jahat agar tidak di kenali oleh orang lain

__ADS_1


☆Kembali ke waktu sekarang☆


¤▪︎¤ Di Tempat Darcy ¤▪︎¤


"Merisa aku pergi dulu, kalau kamu mau pergi cari angin pergi aja tapi hati - hati kalau ada masalah panggil aja nama aku sebanyak 5 kali" ucap Darcy. "Kamu mau kemana?kalau aku ikut boleh ga?" tanya Merisa. "Ga boleh,aku perginya jauh keadaan kamu belum sembuh total mendingan kamu pergi ke tempat lain aja deh nggak usah ikutin aku" ucap Darcy dengan suara yang keras. "Ya udah biasa aja dong,aku nggak mau ikut kamu,kamu pergi aja sendiri,kalau nanti ada masalah aku juga nggak akan manggil kamu aku bukan anak kecil lagi yang perlu bantuan kamu" jawab Merisa tegas. "Ya udah aku pergi" pamit Darcy dengan kasar


Lalu Darcy pergi meninggalkan Merisa yang sedang kesal.Merisa juga pergi dari istana Darcy,Merisa pergi berkeliling di istana Darcy,lalu Merisa duduk di kursi taman istana Darcy


"Kenapa sih harus berbicara seperti itu,kalau aku ngga boleh ikut bilangnya biasa aja dong jadi kesal sama dia kalau aku udah pulih aku langsung pergi dari istana nya aku nggak betah lama - lama disini" ucap Merisa yang sedang kesal


Karena kesal Merisa menendang batu ke semak semak


Tiba - tiba


"Aduh" ucap seseorang di balik semak - semak


•Hening•


Karena penasaran Merisa mendekat ke semak - semak itu


"Dor... ketauan kamu Darchell,eh tapi gak ada Darchell,gak ada orang"ucap Merisa sambil melihat ke semak - semak


Lalu tiba tiba dari belakang ada yang menarik kaki Merisa


"Aaaaaaa...................... tolonggggg" teriak Merisa


"Diam kamu,jangan berteriak atau langsung kupotong leher kamu" ucap Fajira dengan kejamnya

__ADS_1


"Saatnya aku membunuhmu, hiyaaaaaa"teriak Fajira dengan keras hingga Dercy mendengar suaranya Dercy yang mendengar suara Fajira segera menyusul


"Ahhhh jangan" teriak Merisa yang masih memberontak


"Ah suara ini aku seperti pernah mendengar nya, entah kenapa aku ingin memeluk nya, Merisaaaaa itu nama mu kan" seketika Fajira langsung memeluk Merisa dengan lembut


"Ka-ka-kamu kenapa? Kok kamu tiba-tiba meluk aku.."ucap Merisa gugup


¤▪︎¤ Istana Ratu Isabela ¤▪︎¤


"Kenapa Fajira tiba - tiba memeluk anak itu,apa ingatannya kembali" ucap Ratu Isabela yang melihat di bola ajaib milik nya


"Aku akan kesana menyusul Fajira" ucap Ratu isabela


Cling..


Ratu Isabela pun menteleportasikan dirinya ke tempat Merisa dan Fajira.


"Fajira... apa yang kau lakukan?!?! Aku memerintahkan kamu untuk membunuh anak itu, bukan untuk mengasihani dirinya begitu." Ujar Ratu Isabela. "Baiklah, jika kau tidak bisa membunuh anak itu, biarkan aku yang membunuh anak itu dengan tanganku sendiri." Ucap Ratu Isabela


"Takkan ku biarkan kau melukai nya"ucap Fajira


"Kau sungguh lancang Fajira,rasakan ini,ciaaaat"ucap Ratu Isabela sambil mengarahkan pedangnya ke arah Fajira


"Sepertinya kau terlalu tua untuk melanjutkan rencana mu Ratu Isabela"ucap Dercy sambil memegang pedang Ratu Isabela


"Dercy"sahut Merisa

__ADS_1


__ADS_2