Surprising Change

Surprising Change
Teleportasi


__ADS_3

tanpa sengaja terdengar oleh Merisa



Merisa mendorong kursi rodanya ke dalam kamar


"Apa!!!


sebenarnya aku tidak bisa sembuh walau ada obatnya sekalipun,tapi kenapa"teriak Merisa sambil menangis dan marah marah


"Tapi kenapa mama cuma bilang aku ga kuat untuk berjalan,kenapa mama ga bilang kalau aku ga bisa berjalan,kalau benar aku tidak bisa berjalan kenapa mama bilang aku pasti bisa berjalan lagi,mama bohong,mama jahat,kenapa mama beri harapan ke aku,huwaaaaaaaaaaa,kenapa mama bohong,


hiks hiks"ucap Merisa yang sangat kecewa karena tidak bisa berjalan kembali


Merisa ke kamar mandi lalu ia basuh wajahnya,ia pergi menemui mamanya,perasaan Merisa bercampur aduk dia mau marah tetapi tidak kuat untuk marah,ia juga mau menangis,dan teriak sekuat - kuat nya tetapi ia tidak bisa melakukan semua itu,ia menjelaskan kepada mamanya betapa sangat kecewa nya ia saat mengetahui kabar tersebut,mama nya meminta maaf kepada Merisa


"Mama minta maaf,bukannya mama mau berbohong ke kamu tapi mama hanya takut kamu sedih dan putus asa ketika mengetahui kamu tidak dapat berjalan lagi,maka dari itu mama merahasiakan nya dari kamu"jelas mama Merisa

__ADS_1


"Tapi ma,perasaan aku itu lebih hancur jika diberi harapan tetapi sebenarnya tidak bisa aku capai harapan itu,hatiku hancur sangat mengetahui nya ma"ucap Merisa sambil memeluk mamanya


•••••••••KEESOKAN HARINYA••••••••••


"Hmmmmm silau,matahari sudah terbit,ternyata aku kemarin sampai ketiduran ya"ucap Merisa sambil memandang keluar jendela


"Aku harus bangkit,gak boleh bersedih lama - lama,ga bisa jalan juga ga apa - apa kan aku udah dapat kasih sayang ibu,dari pada di dunia asliku aku tidak mendapat kan apa apa,ngomong - ngomong kabar di dunia asli ku gimana ya,apa ada yang nyariin aku,tapi gak mungkin lah masa ada yang nyariin aku,aku kan gak dekat sama orang orang yang ada di dunia asli ku mana mungkin mereka mencariku,tapi kok udah lama Darchell gak keluar - keluar ya dari cincin,cincin ku dimana ya"ucap Merisa sambil Mencari cincin nya di laci


"kenapa nyariin aku,kangen ya" ucap Darchell yang muncul di belakang Merisa


"Aku di dalam cincin kamu, gak ada kerjaan kalau di luar jadi rebahan aja di dalam cincin"ucap Darchell tidak semangat


"Di dalam cincin juga bisa rebahan ya?"tanya Merisa


"Bisa lah"jawab Darchell


"Aku bosan nih,ada game gak?"tanya Merisa

__ADS_1


"Gak ada,hm.... gimana kalau aku beri kamu kekuatan untuk bisa teleportasi mau ga?"tanya Darchell sekaligus menawarkan kepada Merisa


"Boleh juga tuh"jawab Merisa tidak sabar


"Baiklah kamu siap?"tanya Darchell


"Siap dong"jawab Merisa semangat


Lalu tiba - tiba tubuh Merisa dikelilingi cahaya biru,Merisa mengambang seperti tidak ada gravitasi,lalu tiba tiba "Bruk" suara Merisa jatuh


"Ihhh kok jatuh sih,tadi mengambang lalu tiba - tiba jatuh,lalu ini dimana lagi"ucap Merisa marah marah


lalu Merisa melihat sekeliling,dan tiba tiba ia melihat ada seseorang yang sedang minum teh,ia mengintip orang itu,tak lama kemudian ada yang memanggil orang itu,lalu dia pergi,lalu Merisa pergi ke tempat orang itu minum teh,tiba - tiba ada yang menyapa Merisa


"Halo Merisa,itu kamu kan"ucap seseorang sambil memegang pundak Merisa


"Ampun jangan sakiti aku,aku hanya sedang tersasar"ucap Merisa yang terkejut

__ADS_1


__ADS_2