Surprising Change

Surprising Change
sekolah


__ADS_3

ucap Darchell sambil mentertawakan tingkah Merisa



[Kruyuk kruyuk] bunyi perut lapar


"Bunyi apaan tuh" ucap Darchell. "Hehe kayaknya aku lapar deh chell, kita cari makan yuk" ucap Merisa. "Ya udah, tapi bungkus aja ya" jawab Darchell. "Tapi kita nggak punya uang" ucap Merisa. "Oh iya ya" jawab Darchell. Lalu tiba-tiba ada uang tergeletak di jalan. "Darchell liat, ada uang tuh" ucap Merisa kepada Darchell. "oh iya, ambil aja deh. Keburu ada orang lain yang ambil" ucap Darchell. Lalu Merisa mengambil uang tersebut sambil berkata "yang punya uang ini aku ambil dulu yah". "Darchell kita beli makanan di mana nih?" Tanya Merisa ke Darchell. "ditempat itu aja deh, kayaknya enak" jawab Darchell sambil menunjuk ke salah satu tempat makan. "Ok" jawab Merisa. "Pesan nasi 2 porsi di bungkus" ucap Merisa ke penjual. "Baik. Sambil menunggu, silahkan duduk " jawab penjual nasi.


Beberapa menit kemudian


"Dek, ini nasi nya sudah siap" ucap penjual ke Merisa. "Ini uangnya" ucap Merisa sambil menyerahkan uang yang dia temukan tadi. "aku rindu banget sama kasur. Aku pengen tidur tiduran sepuasnya" ucap Merisa ke Darchell ketika di perjalanan pulang. "Iya iya" jawab Darchell.


Lalu Merisa melihat Dercy yang sedang mencari-cari sesuatu di depan rumahnya. Tak lama Dercy juga melihat Merisa. Merisa? Kamu kemana aja? Aku cariin kamu kok gak ketemu ketemu? Kamu baik-baik aja kan? Tanya Dercy kepada Merisa. "Iya Dercy aku baik-baik aja" jawab Merisa. "kamu kemana aja? Kamu belum jawab" ucap Dercy. "Ih, itu gak penting. Yang penting kan sekarang aku baik-baik aja" ucap Merisa. "oh, iya juga" jawab Dercy.


"Oh iya Dercy, aku liatin kok kamu kayak mencari-cari sesuatu, apa yang kamu cari?" Tanya Merisa. "Oh, aku sedang mencari uangku. Ku rasa jatuh nya di dekat sini, soalnya aku baru lewat sini" jawab Dercy. "Waduh, apa jangan-jangan yang uang aku temukan itu punya Dercy? Cari alasan aja ah" batin Merisa. "Dercy, kamu kan kaya, untuk apa nyari-nyari uang kamu yang jatuh segala. Lagipula uangnya gak seberapa kan di mata kamu?" Ucap Merisa. "Oh iya juga, ngapain coba aku cari" jawab Dercy bingung sendiri.


"udahlah, aku pengen masuk. Pengen istirahat" ucap Merisa. "Ok ok. Oh iya, jangan lupa besok sekolah, seragamnya udah ada di dalam. Kalau alat alat tulis kemaren udah di beli kan?" Ucap Dercy. "Oh ok" ucap Merisa sambil masuk kerumah. Merisa langsung berlari ke kasur. "Kasur kesayanganku, aku rindu" ucap Merisa. "Kayaknya kamu rindu banget sama tuh kasur" ucap Darchell. "Iya aku rindu banget" jawab Merisa.


"Ya udah deh aku ke dalam cincin dulu mau ngembaliin tenaga" pamit Darchell. "Ok ok, nanti kembali lagi ya" jawab Merisa kelelahan. "Iya iya, takut banget sih kehilangan aku" jawab Darchell sedikit bercanda lalu Darchell melihat ke arah Merisa. "Anak aneh cepat banget tidurnya" ucap Darchell


Lalu Darchell masuk ke dalam cincin


"Ahhh petualanganku sama Merisa seru juga, untung tadi Merisa nggak beri tau ke Dercy kami pergi ke mana, dan lagi aku masih penasaran orang yang kemaren itu siapa ya?banyak sekali pertanyaan yang harus kutanyakan pada dunia ini" ucap Darchell


Karena sibuk mengoceh akhirnya Darchell tertidur


°•°•°keesokan harinya°•°•°


"Huaahhh tidur ku nyenyak sekali" ucap Merisa


Lalu Merisa melihat ke arah jam


"Aaaaaaaaaa gawat, hari ini aku kan sekolah" teriak Merisa

__ADS_1


Lalu Merisa segera mandi, dan bersiap-siap


"Aduhh bawa buku apa aja ini, aku bawa semua aja deh" ucap Merisa


Lalu Merisa memasukkan semua buku ke dalam tas nya


"Aduh nggak muat lagi, yaudah deh aku pegang aja sebagian" ucap Merisa


Lalu Merisa keluar dan diluar sudah ada Dercy dan supirnya


"Ayo Merisa berangkat" ajak Dercy. "Ayo" jawab Merisa


Lalu Merisa dan Dercy masuk ke dalam mobil


"Merisa, kok kamu banyak sekali sih bawa buku, padahal hari ini pelajaran nya yang paling sedikit" tanya Dercy. "Apa??? Pelajaran hari ini paling sedikit?? aduh kamu sih nggak beri tau aku hari ini belajar apa aja" jawab Merisa. "Maaf maaf, yaudah deh kamu tinggalin aja di mobil buku buku yang nggak perlu" ucap Dercy. "Oke" jawab Merisa


Lalu Dercy memberitahu pelajaran hari ini, dan Merisa meninggalkan buku pelajaran yang tidak dipelajari hari ini di mobil.


Saat Merisa masuk kelas, satu kelas pun heboh. Semua anak laki-laki menatap Merisa, sedangkan anak perempuan sibuk bergosip tentang Merisa "ehh Merisa yang katanya anak nakal itu masuk" kata salah satu siswi. "Duh gimana nih, nanti kita ketularan nakalnya lagi" ucap siswi lain yang sedang meng-khawatirkan sifat Merisa karena dipengaruhi siswi lain . Di kelas pun sangat berisik.


"Merisa jangan di dengerin ya" ucap Dercy


"Dercy Dercy mereka ngomongin aku ya?" tanya Merisa


"Iya Merisa, tapi jangan di dengerin mereka itu hanya mendengarkan omongan orang lain tanpa mengetahui fakta sebenarnya" jawab Dercy. "Oh ok" jawab Merisa


Lalu Merisa duduk dibangku yang telah disediakan, yaitu disebelah Dercy. Kriiiiiiing, bunyi bel yang menandakan telah masuk kelas. Semua anak segera duduk di bangkunya dan tak lama guru pun masuk ke kelas. Lalu ada seorang murid yang bertanya "Bu guru, kenapa Merisa baru masuk?". "Kemaren dia terseret arus sungai dan hilang, tapi syukurlah sekarang sudah ditemukan" jawab ibu guru. "baiklah, ayo kita mulai pelajarannya".


Lalu semua murid telah mengetahui alasan merisa tidak masuk, tetapi tetap saja teman lama Merisa tidak mempercayai


"pasti itu hanya alasan, pasti sebenarnya dia cuma rebahan di rumah" batin teman lama Merisa. Beberapa menit kemudian. "Baiklah anak anak, kalian boleh istirahat" ucap ibu guru.


"Merisa ke kantin yuk" ajak Dercy. "Kamu duluan aja, aku mau menyelesaikan catatan sebentar" jawab Merisa. "Baiklah" ucap Dercy. Lalu Dercy pergi ke kantin sendiri. Beberapa menit kemudian. "Akhirnya selesai juga catatan ku, saatnya ke kantin" ucap Merisa. Lalu Merisa keluar kelas dan menuju kantin. "Eh liat, dia udah keluar kelas tuh" ucap seorang siswi. "Well well well, ada temen lama nih. Udah lama ya gak ketemu, kamu kabur kemana hah? Dan sekarang? Bagaimana bisa sekolah di sekolah nomor 1? Kamu memanfaatkan si Dercy itu ya? Aduh kasian sekali Dercy" ucap teman lama Merisa. "Kok bisa ada dia sih disini" batin Merisa

__ADS_1


"Kenapa diam aja? Takut sama kami?"tanya salah satu pengikut teman lama Merisa. "Aku nggak takut kok sama kalian aku cuma lagi mikir kenapa teman lama aku yang baik nya minta ampun ini bisa ada disini"ucap Merisa sambil menunjuk ke arah teman lama nya. "Cerry Merisa ini teman baikmu ya? "Tanya teman se - genk Cerry. "Ya nggak mungkin lah,masa aku berteman baik dengan anak kayak begini"ucap Cerry


(Sedikit penjelasan,cerry adalah teman lama Merisa,dia dulu adalah teman dekat Merisa,ia dekat dengan Merisa demi mengambil kekayaan Merisa)


"Aduh kayaknya cerry si teman lama ku lupa ya tentang kenangan kita dulu,padahal dulu kita sering bully teman - teman cupu,lalu kita sering pamer sama - sama"ucap Merisa memancing amarah Cerry. "Kamu ini suka banget ngefitnah ya,mati aja kamu sekalian"ucap Cerry sedikit teriak


Lalu Cerry langsung mendorong Merisa hingga Merisa hilang keseimbangan,ketika Merisa mau terjatuh tiba - tiba Merisa ditahan oleh Darchell


"Maaf ya aku baru datang"ucap Darchell


Lalu Merisa tersenyum


Cerry terkejut Melihat Merisa tidak jadi jatuh padahal ia sudah mendorong sekuat tenaga nya


"Kaget ya? Maaf ya sepertinya dorongan kamu nggak mempan sama aku yang kuat ini,sampai ketemu lagi Cerry"ucap Merisa,lalu Merisa pergi. "Iiiih kesal deh,aku akan membalasmu Merisa"ucap Cerry sambil mengancam


"Ayo girls kita pergi"ucap Cerry


"Wah hebat sekali kamu Merisa"ucap Darchell terpukau. "Iya dong,ini juga berkat kamu untung kamu segera menangkapku"ucap Merisa. "Iya lah aku kan pelindung kamu"jawab Darchell


Lalu Darchell masuk ke dalam cincin


"Eh Merisa,kamu baru sampai ya? Aku baru sudah makan bakso"ucap Dercy. "Kamu baru udah makan bakso ya,aku mau jajan aja deh nggak mau makan yang berat berat"jawab Merisa. "Oke aku beliin"ucap Dercy. "Oke makasih Dercy"jawab Merisa


Lalu setelah ke kantin mereka pergi ke kelas


Merisa memakan makanan yang dibelinya di kelas Merisa juga memberi Dercy


"Eh kita ketemu lagi ya,tumben kamu mau berbagi"tanya Cerry yang datang ke meja Merisa. "Memang Merisa itu suka berbagi,kamu baru tau ya?"jawab Dercy kesal. "Sepertinya ada yang ngelindungin kamu tu"ucap Cerry. "Dercy kita pergi keluar aja yuk,aku malas nih berbicara sama teman lama ku"bisik Merisa. "Oke"jawab Dercy berbisik


Lalu mereka pergi keluar


"Hei mau kemana aku belum selesai berbicara"ucap Cerry sedikit teriak

__ADS_1


Merisa dan Dercy hanya mengabaikan


__ADS_2