
"Halo,kau siapa adik kecil?"tanya seseorang dari belakang yang dari tadi memperhatikan Merisa
"Siapa itu?"ucap Merisa yang kaget karena ada seseorang di belakangnya
"Maaf sepertinya kamu terkejut karena aku,aku pembantu di istana raja,namaku Liana biasa dipanggil Lia,kalau kamu siapa?,kok bisa ada di taman raja?"tanya Liana yang baru pertama kali melihat Merisa
"Istana nya dimana?"tanya Merisa yang sedang tersesat
"Adik manis jawab dulu pertanyaan saya nama mu siapa?"ucap Liana dengan lembut supaya tidak menakuti Merisa yang polos
"Ih kamu ini padahal cuman pembantu tapi maksa maksa jawab pertanyaan mu,aku ingin kamu sekarang pergi"ucap Merisa dengan nada tinggi,Merisa lupa akan misi nya di dunia novel,sepertinya akan sulit bagi Merisa untuk berubah
"Siapa itu Liana?"ucap seorang raja dengan nada yang tinggi dan tatapan ingin membunuh
"Tidak tau tuan,sepertinya seorang gadis yang tersesat"jawab Liana terbata bata karena takut
__ADS_1
"Cari tau siapa dia,lalu berikan dia alat untuk berjalan,aku tidak mau melihat dia memakai kursi roda tua itu"ucap raja dengan tegas
lalu Liana membawakan sebuah alat untuk berjalan dan memakaikan alat tersebut ke Merisa,Liana masih belum menyerah untuk mengetahui identitas Merisa,Liana membujuk dengan sabar agar Merisa mau berbicara tetapi Merisa malah membentak Liana,Merisa memang anak yang tak tau terima kasih,padahal Liana telah baik kepada Merisa
"Oh iya ini aku kembalikan alat untuk berjalan aku gak perlu alat yang diberikan oleh pembantu seperti kamu"ucap Merisa dengan sombong dan tatapan meremehkan
Merisa bahkan mendorong Liana hingga Liana terluka,tiba - tiba Merisa merasakan sakit luar biasa pada kakinya,entah mengapa Liana tetap baik kepada Merisa ia menolong Merisa yang sedang kesakitan padahal Liana sendiri juga terluka karena di dorong oleh Merisa
"Adik istanamu dimana biar aku antarkan kamu pulang"tanya Liana dengan lembut,
Merisa yang kesakitan pun menjawab nya,"Aku tidak tau istana ku dimana,tadi aku tersesat dan tidak tau jalan pulang"jawab Merisa
"Ya aku mau"jawab Merisa dengan pasrah karena kesakitan
"Aku tidak akan mau ke istana pembantu ini kalau bukan karena kaki ku sakit" gumam Merisa
"Kita sudah sampai,sini aku bantu kamu duduk di sofa"ucap Liana dengan sopan
__ADS_1
"Baiklah"jawab Merisa sambil melihat sekeliling istana
Liana mengobati luka nya merisa dengan sangat hati hati agar Merisa tidak kesakitan tanpa disadari oleh Merisa dan Liana raja telah berada di belakang Liana yang sibuk mengobati kaki nya Merisa
"Kenapa kamu membawa gadis ini ke istanaku?"tanya raja dengan wajah yang dingin
"Karena kaki dia sakit tuan"jawab Liana sambil menundukkan kepalanya
"Apakah saya ada memberikan mu izin untuk membawa gadis ini?"tanya raja dengan tegas
"Tidak ada tuan,tapi"
"Aku tidak mau mendengar alasanmu cepat pergi bawa dia keluar istana,aku tidak mau ada yang mengotori istana ku"ucap raja
"Baik tuan"
Akhirnya Lia membawa pergi Merisa keluar istana tetapi tanpa diketahui ternyata di luar istana sudah ada yang menunggu Merisa
__ADS_1
"Maaf nyonya bolehkah saya membawa pulang Merisa?,saya pengasuh Merisa"