Surprising Change

Surprising Change
hadiah ulang tahunku


__ADS_3

Iya deh aku maafin" ucap Merisa



《Sesampainya di rumah 》


"Akhirnya aku nggak jadi mandi deh" ucap Merisa. "Mandi sekarang aja" jawab Darchell. "Nggak ah nanti aku terkena paru-paru basah" ucap Merisa. "Oh.. Ya udah, aku masuk ke cincin dulu ya, bye Merisa" ucap Darchell pamit. "Iya bye" jawab Merisa


"Huahh capek sekali, aku nggak sabar menunggu besok karna besok adalah pengumuman kelulusanku, semenjak keluar dari dunia novel aku udah nggak ingat hari lagi, ngomong-ngomong Deolinda apa baik-baik saja ya sama papa" ucap Merisa


Karena kebanyakan berfikir Merisa pun tertidur


{Di dalam cincin}


"Besok kan ulang tahun Merisa, sebeiknya aku beri kado apa ya" gumam Darchell sambil berpikir. "Ah aku tau, pasti dia akan sangat menyukainya, aku tidak sabar menunggu besok" ucap Darchell


Lalu Darchell tertidur


[Di rumah Dercy]


"Aku penasaran deh ulang tahun Merisa kapan, tadi aku mau ngintipin biodata Merisa tapi nggak keburu" ucap Dercy. "Aku tanya besok aja deh" sambung Dercy


Lalu Dercy pun tidur



"Merisa itu cocok juga ya sama Dercy, dan aku juga merasa kalau Dercy itu suka sama Merisa, aku jadi penasaran sama jodoh anakku" gumam papa Dercy. "Papa lagi bergumam apaan pa?" tanya mama Dercy. "Aku lagi bergumam jodoh Dercy ketika dewasa" jawab papa Dercy. "Oh gitu" ucap mama Dercy


Lalu papa dan mama Dercy pun tidur


Malam ini sungguh sunyi~


°•°•° Keesokan harinya °•°•°

__ADS_1


"Aku mau memikirkan kado untuk Merisa dulu ahh. Biar Merisa senang" ucap Darchell. "Merisa suka apa ya? Aku nggak tau sih, abis aku nggak pernah nanya. Aku beliin apa ya? Bando? Ah sepertinya Merisa lebih suka rambutnya terurai. Sisir? Ah nggak romantis banget. Apa-apaan kadonya sisir. Boneka? Merisa sepertinya Merisa tidak suka boneka deh, di kamarnya aja tidak ada satupun boneka. Nahh aku sudah tau sekarang" ucap Darchell yang sedang berpikir.


Lalu Darchell memunculkan barang yang ingin dia berikan kepada Merisa. Darchell jg memunculkan kertas kado untuk membungkus kado ulang tahun Merisa, Darchell pun sibuk membungkus kado. Lalu Darchell memunculkan alat dan bahan untuk mendekor kamar Merisa. Lalu ia pun mendekor kamar Merisa sementara Merisa masih tidur nyenyak


"Hah selesai, aku kunci pintu dulu deh lalu mandi dan pakai baju yang bagus" ucap Darchell


Lalu Darchell mengunci pintu, dan mandi di cincin, lalu ia bersiap-siap merapikan segala hal yang ada di ruangan.


Tak lama kemudian Merisa terbangun


"Huahh, wah ada pangeran ganteng ya yang lagi nungguin aku, sebentar ya pangeran aku masih ngatuk" ucap Merisa masih tidak sadarkan diri


"Kyaa aku dibilang ganteng sama Merisa" ucap Darchell senang


Tak lama kemudian


"Huaaaaaah Darchell kok kamu duduk nungguin aku begini sih, aku mandi dulu aja deh"ucap Merisa lalu Merisa pergi ke kamar mandi dan membawa baju ganti ke kamar mandi, karena baru bangun tidur ia tidak memperhatikan dekorasi yang dibuat Darchell.


"Sebelumnya tutup mata dulu dong"ucap Darchell."jangan ngitip ya,awas kalo ngintip"lanjut Darchell


Lalu Merisa segera menutup matanya


"Kamu buka dihitungan ketiga ya. 1 2 3"ucap Darchell. Lalu Merisa membuka matanya Darchell memperlihatkan kado nya, lalu Merisa mengambil kadonya


"Waaahhhh kecil ternyata, tapi nggak apa-apa kok ini aku buka dulu ya" ucap Merisa. Lalu Merisa membuka kadonya.


"Waaah kalung love, ini bisa dibuka kan?" Tanya Merisa. "Iya, bisa dibuka. Juga itu asli loh bukan kw" jawab Darchell. "Okeh" ucap Merisa. Lalu Merisa membuka kalung love tersebut. "Wah, ini foto kita di malam ada penampakan itu kan? Hihihi" ucap Merisa sedikit tertawa. "Hahaha, iya" jawab Darchell. "sini aku pasangkan" ucap Darchell


Lalu Merisa memberikan kalungnya ke Darchell dan Darchell memasangkan kalungnya kepada Merisa. "Gimana, aku cantik gak memakai kalung ini?" Tanya Merisa ke Darchell. "Ya cantik dong, kan pemberianku" jawab Darchell. "Hehe, iya deh iya" ucap Merisa.


"Merisa" terdengar suara Dercy dari luar rumah. Lalu Merisa segera membuka pintu. "Waaaah, ada acara apa? Kok gak undang-undang aku" ucap Dercy ketika melihat dekorasi di rumah Merisa. "Oh, hari ini aku ulang tahun, hehe" jawab Merisa. "Ha? Ulang tahun?" Tanya Dercy. "Iya" jawab Merisa. "Anak-anak, ayo cepat, nanti terlambat" ucap papa Dercy dari mobil sedikit berteriak.


"Ah iya pa" "iya om" ucap Merisa dan Dercy bersamaan. Mereka pun berangkat ke sekolah.

__ADS_1


Sesampainya disekolah mereka berjalan menuju ruang kepsek


"Kalian tunggu di luar aja ya papa mau masuk ke dalam" ucap papa Dercy. "Nggak mau ah pa nanti kami lama nunggu di luar, kami mau ikut masuk aja" ucap Dercy memaksa. "Ya udah deh, ayo masuk" ucap papa Dercy


Lalu mereka masuk


"Bagaimana pak apa Merisa dan Dercy lulus?" tanya papa Merisa. "Selamat ya pak, anak bapak lulus masuk sekolah ini, ditambah lagi mereka benar semua dalam menjawab soal" ucap Pak kepala sekolah


"Horeyy kita lulus Merisa" ucap Dercy sambil memegang tangan Merisa. "Iya nggak nyangka kita lulus, tapi boleh nggak lepasin tangan aku" jawab Merisa


Lalu Dercy melepaskan tangan Merisa


"Ehh maaf, tadi gak sengaja" ucap Dercy. "Iya iya" jawab Merisa.


"Besok Dercy dan Merisa sudah bisa mulai sekolah" ucap pak kepala sekolah. Papa Dercy pun menjawab "iya terima kasih pak" "iya sama-sama" jawab pak kepala sekolah. Papa Dercy pun mengajak Dercy dan Merisa pulang. Saat sampai di rumah Merisa, Dercy langsung menurunkan Merisa. "Merisa maaf, tapi aku harus buru-buru" ucap Dercy. Dan mobil Dercy pun langsung meninggalkan Merisa. _"Dercy kenapa sih, aneh banget. Perasaan dia nggak sibuk deh. Kenpa dia malah buru-buru? Huh anak aneh"_ batin Merisa. Merisa pun langsung membuka Handphonenya dan memainkannya di atas kasur.


{30 Menit kemudian}


Merisa masih memainkan handphonenya, lalu tiba-tiba ada yang menelpon merisa. Ternyata yang menelpon Merisa adalah Dercy.


Merisa : Ya Dercy ada apa? Kok kamu nelpon aku?


Dercy : Aku mau suruh kamu ke air terjun dekat taman


Merisa : Emang untuk apa sih Der? Kok tiba-tiba nyuruh ke air terjun?


Dercy : Ya kalo mau tau kamunya ke sini. Buruan aku udah nunggu.


Merisa : Iya deh iya


Lalu Dercy pun langsung menutup telpon tanpa basa basi lagi _"Dercy kenapa sih aneh banget, dari tadi juga sikapnya aneh banget. Aku bingung ada apa dengan anak itu."_ batin Merisa. Merisa pun bersiap-siap untuk pergi.


Ketika Merisa ingin pergi Darchell tiba tiba datang "Merisa kamu mau kemana?" Tanya Darchell kepada Merisa. "Aku disuruh sama Dercy pergi ke air terjun dekat taman" jawab Merisa. "Mau ngapain disana?" Tanya Darchell lagi. "Aku juga gak tau" ucap Merisa. "Sebaiknya kamu hati-hati Mer" ucap Darchell. "Iya iya" jawab Merisa

__ADS_1


__ADS_2