Surprising Change

Surprising Change
kesialan Cerry


__ADS_3

suara Cerry meminta tolong mengambilkan air.



Lalu pelayan Dercy mengambilkan selang dan memasukkan selang ke sela sela pintu toilet dan tidak sengaja Cerry tersiram air selang "Aaaaaaaaa Dingiiiiiiiiin" teriak Cerry kedinginan. "Dek kamu kenapa teriak di dalam toilet?" Tanya pelayan Dercy.


"Kamu ini niat gak sih melayani aku, masa air nya muncrat ke muka aku" ucap Cerry marah-marah. "Maaf dek maaf" jawab pelayan memohon maaf. Tak lama kemudian Cerry pun keluar dari Toilet.


"Liat nih, gara-gara kamu bajuku jadi basah semua kan" ucap Cerry marah marah. "Iya, dek maaf" ucap pelayan Dercy. "Yaudah deh, aku mau nyusulin Dercy sama Merisa belajar lagi" ucap Cerry. "Nyusulin? Tapi dek, mereka udah pergi" jawab pelayan. "Ha? Pergi? Berarti aku ditinggal? Iiiiiiih kesel deeeeh" ucap Cerry marah. "Ini pasti kelakuan Merisa. Awas aja kamu Merisa" batin Cerry


Ditempat Merisa dan Dercy


"Kalau yg ini gimana Der?" Tanya Merisa. "Ooh, kalau ini itu rumusnya ini" ucap Dercy sambil menunjukan rumus. Lalu Darchell keluar. "Merisa, aku pengen ngomong" ucap Darchell. "eumm Dercy, aku ke kamar sebentar ya" ucap Merisa. "Baiklah, jangan lama-lama" jawab Dercy. Lalu Merisa dan Darchell masuk ke kamar.


"Merisa, kenapa Dercy ada disini?" tanya Darchell. "oh, dia sedang mengajariku pelajaran yg tertinggal" ucap Merisa. "Kok dia mau sih ngajari kamu" tanya Darchell. "dia kan teman aku, lagian dia tadi disuruh kepalah sekolah" jawab Merisa. "Ooh, terus kamu udah nanya belum sama Dercy kenapa dia bisa baik sama kamu" tanya Darchell lagi. "Belum, nanti aja deh. Aku lagi fokus belajar nih, kamu jangan banyak tanya dulu. Aku mau belajar lagi. Mending sekarang kamu istirahat" jawab Merisa. "Aku udah istirahat dari tadi, masa istirahat lagi sih. Ya udah deh aku mau masuk ke cincin aja lagi. Tapi jangan sampai lupa tanya ke Dercy ya" ucap Darchell. "iya iya" ucap Merisa. Lalu Darchell masuk ke dalam cincin.


"Merisa udah belum" tanya Dercy dari luar kamar. "Ya, aku segera kesana" ucap Merisa


Lalu Merisa keluar dari kamar


"Kamu ngapain di dalam kamar tadi? Lalu kamu bicara sama siapa tadi?" Tanya Dercy. "Tadi itu aku lagi nelpon" jawab Merisa. "Nelpon sama siapa?" tanya Dercy. "Rahasia" jawab Merisa. "Nggak mungkin kan aku bilang aku ngomong sama Darchell nanti dia tambah banyak nanya nya, Darchell siapa lah, ini lah itu lah" batin Merisa. "Udah ah, cepat ajarin aku" ucap Merisa. "Oke oke" jawab Dercy.


Kembali ke tempat Cerry


"Uuuh, emang mereka kemana?" Tanya Cerry ke pada pelayan-pelayan yg ada dirumah Dercy. Tetapi tidak ada satu orang pun yang tau. "Ih, yaudah aku mau tanya satpam saja. Lalu Cerry berjalan ke pos satpam. "Pak, bapak tau gak kemana Dercy dan Merisa pergi" tanya Cerry. "Maaf dek, saya juga kurang tau" jawab satpam. "Duh, bagaimana lagi ini. Hmmm. Ah, aku tau" batin Cerry.


"Pak, saya mau liat cctv nya. Agar tau Dercy kemana" ucap Cerry. "Oh, baiklah dek" ucap pak satpam. Lalu pak satpam dan Cerry pergi ke ruang cctv, dan mereka melihat isi cctv. "Oooh, ternyata mereka pergi kesitu. Apa jangan-jangan itu rumah Merisa? Waduh jelek banget. Hahaha" batin Cerry. (Sedikit penjelasan, rumah Merisa termasuk perumahan milik Dercy, karena perumahannya milik Dercy jadi lingkungan perumahan di pasang cctv untuk menjaga keamanan). "Oh, baiklah pak. Aku akan menyusul mereka. Terimakasih" ucap Cerry pura-pura baik. "Ya" jawab pak satpam. Lalu Cerry segera pergi ke rumah Merisa, keadaan pakaian Cerry masih basah. "Kok adek ini ditinggalkan Dercy ya?" batin pak satpam

__ADS_1


Lalu Cerry segera menyusul Dercy dan Merisa


(30 detik kemudian)


"Horeee selesai, makasih Dercy udah mau ajarin aku" ucap Merisa. "Iya sama-sama" jawab Dercy. (kruyuk kruyuk)


"Perut ku kayaknya lapar nih" ucap Dercy. "Iya sama aku juga lapar" jawab Merisa. "Kita beli makanan yuk" ajak Dercy. "Tapi aku beresin buku buku aku dulu" jawab Merisa


Lalu Merisa segera membereskan buku-bukunya lalu mereka pergi


Tak lama kemudian


"Merisa.... Merisa..... keluar kamu" teriak Cerry


{1 menit kemudian}


(Di tempat Merisa dan Dercy makan)


"Ah kenyang enak banget loh" ucap Merisa. "Iya enak, kita kemana lagi nih?" tanya Dercy. "Kita ke mall aja yuk" ajak Merisa. "Oke" jawab Dercy. "Sebentar ya aku pesan taksi dulu" ucap Merisa. "Iya" jawab Dercy


Tak lama kemudian taksi pun datang


Lalu mereka ke mall menaiki taksi.


Saat sampai di mall, Merisa langsung menarik tangan Dercy dan berlari ke tempat bermain. Lalu merisa pergi ke tempat membuat kartu member. "Ehhh Merisa, tidak usah membuat kartu member lagi. Aku sudah punya, ini tinggal di isi uang untuk biaya bermain game" ucap Dercy. "Oh ok, ayo kita pergi ke tempat aduh aku nggak tau namanya, ya intinya ke tempat membeli biaya bermain untuk di masukan ke kartu member" ucap Merisa. Mereka pun sudah selesai dan ingin bermain.


"Dercy, ayo kita main basket. Kita lihat siapa yang menang antara kita berdua" ucap Merisa menantang Dercy. "Baiklah" ucap Dercy menerima tantangan dari Merisa. Mereka berdua pun bermain. "Ayo masuk, masuk, masuk" ucap Merisa sagat heboh ketika melempar bola basket. "Ayo dongg masuk, ini kenapa nggak masuk masuk sih" ucap Dercy tak kalah heboh. Permainan pun selesai dan Merisa yang menang.

__ADS_1


"Kali ini aku deh yang nentuin kita mau main apa. Kita main tembak-tembakkan aja" ucap Dercy. "Yaah aku nggak bisa mainnya" ucap Merisa. "Udah ikut aja sih, nanti aku ajarin" ucap Dercy memerintah. Dercy pun sibuk mengajari Merisa bagaimana caranya. Ketika Merisa sudah bisa, mereka pun bermain bersama.


"Aku udah nirutin apa yang kamu mau mainin, sekarang giliranku lagi yang nentuin" ucap Merisa. "Ya nggak lah, tadi kan kamu udah nentuin" ucap Dercy tak terima. "Ikut aja sih" ucap Merisa menarik tangan Dercy. Dercy pun pasrah dan menurut. Ternyata Merisa mengajaknya ke tempat claw machine (capit boneka) "Siapa yang dapat boneka duluan, dia yang menang" ucap Merisa memberi tantangan. "Oke aku berani" jawab Dercy menerima tantangan Merisa


Lalu mereka sibuk mencapit boneka sampai-sampai hari pun telah malam mereka juga telah berkali-kali mengisi saldo dan saldo yang sekarang pun hampir habis


(Pengumuman penguman, mall akan segera tutup)


"Dercy kayaknya kita harus pulang deh" ucap Merisa. "Okelah" jawab Dercy


Lalu mereka memesan taksi, Merisa dan Dercy pulang menaiki taksi


Sesampainya di rumah


"Aku pulang dulu ya Merisa" ucap Dercy yang hanya mengantarkan Merisa sampai perbatasan antara perumahan dan rumahnya. "Iya sampai jumpa juga, makasih traktiran makannya, lain kali main lagi ya" ucap Merisa sedikit teriak. "Siappp" jawab Dercy


Lalu Merisa menuju pintu masuk ketika Merisa masuk


"Eeehhh kok ada Cerry sih, kayaknya nyenyak banget nih dia tidur, sebaiknya nggak usah dibangunin deh" ucap Merisa


Lalu Merisa mengambil kardus, lalu ia meletakkan kardus itu di tubuh Cerry


(Kardus > selimut)


"Ahhh ngantuk" ucap Merisa


Lalu tak lama kemudian Merisa tertidur

__ADS_1


__ADS_2