
"Baiklah,tinggalkan aku sendiri"ucap Auristela

"Setidaknya aku harus tau sedikit informasi tentang keberadaan Merisa" gumam Auristela
Kemudian Auristela memanggil pengawal istana
"Aku menginginkan informasi keberadaan Merisa,apakah kamu bisa membantu ku untuk mendapatkan informasi tersebut?"tanya Auristela kepada pengawal
Pengawal istana setuju untuk mencari informasi tentang keberadaan merisa.
"Tapi apa boleh saya membawa pengawal lainnya untuk ikut mencari putri Merisa?"tanya pengawal
"Ya silahkan"jawab Auristela
Lalu para pengawal pergi untuk mencari informasi keberadaan Merisa
Setelah satu hari mencari,akhirnya para pengawal di istana kembali ke istana
"Saya sudah mencari ke segala tempat tetapi kami tidak menemukan Merisa"ucap salah satu pengawal istana
"Ya sudah,kalian kembali menjaga istana!"perintah Auristela
Lalu Auristela pun jalan menuju balkon dan berteriak
"Merisa,dimana kamuu,semenjak kamu pergi aku selalu kesepian"ucap Auristela sambil menangis
Sehingga ia tidak bisa tidur
karena selalu memikirkan tentang keberadaan Merisa yang belum diketahui keberadaannya
°•°•°•Di istana Dercy°•°•°•
__ADS_1
"Sekarang sudah pukul 7 malam, aku akan menyuruh pelayan untuk memasak makan malam untuk kita,kalian tunggu saja di sini" ucap Dercy
"Baiklah,kami akan menunggu disini"ucap Deolinda
°•°•°30 menit kemudian°•°•°
"Kapan makanannya akan siap,lama sekali,aku sudah lapar"ucap merisa mengeluh
"Sabar merisa makanannya sebentar lagi akan siap"ucap Dercy, membujuk Merisa
"Iya merisa, kita harus bersabar"ucap Deolinda
"Baiklah,aku akan bersabar"Ucap merisa
°•°•°10 menit kemudian°•°•°
"Makanannya sudah siap nyonya"ucap pelayan
"Baiklah,Terimakasih" ucap Dercy
"Ayo kita makan"ucap Dercy
"Ayo"ucap Deolinda dan merisa
°•°•° Tiba - tiba Merisa terdiam°•°•°
"Ada apa dengan kamu Merisa?"Ucap Dercy
"Iya kok kamu tiba tiba terdiam?kalau ada masalah ayo cerita pada aku dan Dercy"ucap Deolinda
"Aku tiba tiba teringat dengan Auristela,Ia pasti sangat khawatir dengan keberadaan ku sekarang"ucap Merisa
"Siapa Auristela itu?"tanya Dercy heran
"Auristela adalah temanku,aku kenal dengan dia waktu di perpustakaan"jelas Merisa
"Ternyata udah ada teman ya kamu disini,aku kira kamu belum punya teman karena sikapmu itu"ucap Dercy sedikit mengejek
"Sikapku tidak seburuk di dunia asli,kalau di dunia novel aku berusaha untuk menjadi lebih baik supaya kutukan itu cepat menghilang"ucap Merisa
"nggak mungkin"ucap Dercy tidak percaya
__ADS_1
"Dari tadi kalian berdua ngomong apaan,kok aku nggak ngerti ya?"tanya Deolinda
"Aduh lupa kalau Deolinda masih disini" gumam Dercy dan Merisa serempak
"Enggak kami tu cuma ngomongin masalah imajinasi kami,ya kan Der"alasan Merisa
"Iya Deolinda,kami cuma lagi bahas tentang imajinasi kami aja kok"sambung Dercy
"Oh gitu"jawab Deolinda
Karena sibuk Bercerita tak terasa telah tiba di kamar masing - masing
"Eh nggak terasa ya udah sampai di kamar masing - masing"ucap Merisa
"Iya,Yaudah deh selamat tidur,semoga mimpi indah ya"ucap Dercy sambil melambaikan tangannya
"Iya selamat tidur juga"jawab Merisa
"Semoga mimpi indah ya Merisa"ucap Deolinda sambil mencium dahinya Merisa
lalu mereka masuk ke kamar masing - masing
"Eh aku dicium Deolinda,kok aku merasa seperti dicium mama sendiri ya" gumam Merisa
¤▪︎¤ Di istana papa Merisa ¤▪︎¤
"Aneh padahal Merisa itu bukan siapa - siapa,dia juga tidak terkait dengan kerajaan,tapi entah mengapa aku merasa ingin sekali dekat dengannya seperti ayah dan anak" gumam Papa Merisa yang sedang bingung
"Apa benar Merisa itu anak ku?" lanjut papa Merisa
¤▪︎¤ Di istana Dercy ¤▪︎¤
"Aku rasanya nggak bisa tidur,aku kepikiran terus kenapa kaki merisa nggak bisa sembuh - sembuh?apa kutukan yang aku buat benar - benar terjadi?"ucap Dercy dengan suara yang pelan
"Bodo ah ngapain juga mikirin Merisa,mending tidur aja
Tapi aku nggak bisa tidur........
siapa aja bantu aku........
Aaaaaaaa......."ucap Dercy sambil berguling guling
__ADS_1
Tanpa sadar Dercy tertidur