Surprising Change

Surprising Change
ATM


__ADS_3

"Ooooh" ucap Merisa.



"Ayo kita lihat video nya" ajak Darchell


"Ayo" jawab Merisa


Lalu mereka mulai melihat video itu video pertama disekolah merisa, tepatnya di ruang kepala sekolah


Di ruang kepala sekolah terdapat kepala sekolah, dan orang tua Merisa


"Kok ada mama dan papa di ruang kepala sekolah ya, sepertinya mama dan papa dipanggil ke ruang kepala sekolah" ucap Merisa


"Iya, kita dengarkan dulu aja apa yang mereka bicarakan" ucap Darchell


"Baiklah" jawab Merisa


Lalu mereka mendengarkan percakapan antara kepala sekolah dan orang tua Merisa


"Kenapa Merisa tidak pergi sekolah selama 2 bulan lebih ditambah dia juga tidak meminta izin terlebih dahulu, takutnya dia akan tinggal kelas dan akan dikeluarkan dari sekolah" jelas pak kepala sekolah


"Maaf pak atas kelakuan anak kami, sebenarnya kami telah meminta Merisa untuk kembali ke sekolah, tetapi dia terlalu egois, jadinya dia nekat kabur dari rumah, kami sekarang juga tidak tau dia berada di mana" alasan papa Merisa


"Ia pak Merisa terlalu keras kepala kami tidak mau memaksa nya takutnya dia tertekan tetapi ia malah kabur dari rumah" sambung mama Merisa


"Apaaa mereka bilang begitu padahal kan mereka yang mengusir ku" ucap Merisa dengan kesal nya


"Orang tua macam apa itu kebanyakan drama, aku jijik liat vidio nya tapi juga penasaran" sambung Darchell kesal


Lalu Mereka melanjutkan menonton rekamannya


"Sepertinya kami sudah harus mengeluarkan Merisa pak/bu" ucap Kepala Sekolah mengambil keputusan


"Apa tidak bisa dipertahankan di sekolah ini saja pak" ucap Papa Merisa pura pura sayang kepada Merisa dan pura-pura takut jika Merisa tidak mendapatkan pendidikan


"Sepertinya tidak, Merisa kabur sudah 2 bulan tetapi belum ketemu juga, jika masih dipertahankan takutnya berdampak buruk bagi nama baik sekolah ini, jadi kami mengambil keputusan untuk mengeluarkan Merisa, jika ia telah kembali masukkan saja ia ke sekolah lain,Terima kasih atas kehadirannya" ucap Kepala sekolah


Lalu orang tua Merisa pergi dari ruang kepala sekolah


(Sesampainya di rumah)


"Akhirnya anak itu dikeluarkan dari sekolah jadi kita tidak perlu membayar sekolah nya ditambah nama baik juga menjadi tercemar" ucap Mama Merisa


"Iya dia sungguh merepotkan, tetapi dia kemana ya udah lama nggak keliatan" tanya papa Merisa


"Iya, mungkin aja dia udah mati kelaparan, anak itu kan nggak mandiri, bandel, mana cacat pasti cepat mati nya" ucap mama nya Merisa dengan senang


"Betul juga ya" ucap papa Merisa

__ADS_1


"Padahal kan aku belum meninggal lihat saja suatu hari kelak aku yang akan menginjak nginjak mereka" ucap Merisa semangat


"Betul mer, gini aja kamu belajar yang rajin, sering ikut lomba, banyak banyak berbuat baik biar semua orang itu suka sama kamu" saran Darchell


"Boleh juga tuh saran kamu" jawab Merisa


"Tapi aku akan belajar setelah ngelihat rekaman ini dulu, ok" ucap Merisa


"Kapan belajarnya, kan video nya lama banget bisa sampai bertahun tahun lho" jawab Darchell


"Ah masa, nggak percaya ah nanti aja aku belajar,sesudah makan siang" ucap Merisa


"Ya udah deh kalau gitu" jawab Darchell pasrah


◇**Video yang terekam◇**


"Kita buang aja barang-barang dia lalu kita adopsi aja anak lain, kita ganti semua barang-barang dia dan orang tua nya menjadi barang-barang baru" ucap Mama Merisa memberi saran


"Bagus juga tuh ide kamu" jawab papa Merisa


Lalu orang tua tiri Merisa membuang semua barang barang Merisa mulai dari sepatu sekolah, baju sekolah, meja, kasur, dll lalu mereka bakar hingga menjadi debu


"Apa?! ih aku kesal sekali mau aku gigit rasanya" ucap Merisa sambil mau menggigit tempat melihat vidio


"Sabar mer, sabar" ucap Darchell sambil menahan Merisa


1 jam kemudian


"Iya sih, tapi tadi itu aku geram banget" ucap Merisa dengan kesalnya


"Andai Papa sama Mama masih ada pasti tidak akan jadi begini nih, pasti aku akan disayang, diberi pendidikan yang bagus, dan tidak akan terkena kutukan" ucap Merisa sedih


♤Flasback 14 tahun yang lalu♤


Merisa lahir ke dunia, pada saat itu papa dan mamanya sangat senang, lalu diberi nama Merisa, ketika Merisa berumur 2 tahun mamanya kecelakaan, hingga meninggal, pada saat Merisa umur 5 tahun papanya menikah lagi dengan mama tiri nya, mama tiri nya begitu jahat, walau Merisa masih kecil tetap di perintah-perintah,di perintah bersihin rumah, nyuci baju dll, hingga sifat Merisa semakin buruk, sifatnya menjadi keras kepala, sombong, tidak menghormati orang tua, teman-temanya banyak yang pura-pura berkelakuan baik di depannya demi mengambil hartanya, hingga papa Merisa meninggal karena dibunuh secara diam-diam oleh mama tirinya, diumur 11 tahun mamanya menikah dengan papa tiri nya, ia tambah ditekan, kelakuannya semakin buruk


Ketika ia berumur 14 tahun ia diusir oleh orang tua tirinya


Dan sebentar lagi ulang tahun Merisa yang ke 15


♡Merisa tertidur♡


"Ih Merisa lucu banget waktu tidur, pipinya itu gemes deh" ucap Darchell sambil memegang pipi Merisa


"Merisaaa.... merisa.... woiii ada orang gak sih, woi Merisaa, anak bandelll keluar dong" ucap Dercy teriak di depan pintu kamar Merisa


"Merisa bangun kenapa sih Merisa dengarin tuh ada yang manggil Merisa bangun" ucap Darchell membangunkan Merisa


"Iya iya (zzzzzz)" ucap Merisa {masih tidur}

__ADS_1


"Eh ngigo ya kamu ayo cepat bangun dong" ucap Darchell


"Ih ribut amat sih, kenapa manggil-manggil orang lagi tidur juga" ucap Merisa kesal


"Itu di depan ada yang manggil-manggil kamu" ucap Darchell


"Mana kok aku gak dengar" ucap Merisa


"Merisaaa, woii ada orang gak sih" ucap Dercy teriak


"Eh iya ada gawat itu Dercy, aduh aduh aku gimana dong" ucap Merisa panik


"Kenapa kamu panik kan cuma teman kamu kenapa harus panik" ucap Darchell santai


"Oh iya ya" ucap Merisa


"Tapi sebelum kamu ketemu dia mending kamu cuci muka dulu aja deh" Darchell menyarankan


"Ok ok" ucap Merisa menurut


Lalu Merisa langsung cuci muka lalu, setelah itu merapikan rambut, lalu pergi menemui Dercy


Darchell masuk ke cincin Merisa


"Hai Der, kenapa cari aku" ucap Merisa


"Oh aku mau ngajak kamu jalan-jalan mau nggak?" tanya Dercy


"Oh mau mau" jawab Merisa


"Kamu habis cuci wajah ya, masih basah tau" ucap Dercy


"Iya, nanti kering sendiri kok" jawab Merisa


Lalu Merisa pergi bersama Dercy dan Darchell (Darchell berada di dalam cincin jadi termasuk ikut)


"Kita ke Mall yuk" ajak Dercy


"Ayuk, tapi aku nggak bawa uang, ATM ku hilang waktu mau ke dunia novel" ucap Merisa


"Sepertinya aku menemukan ATM mu yang hilang" ucap Dercy


"Dimana? apa benar itu ATM-ku?" tanya Merisa


"Iya benar, sebentar aku lihatkan" ucap Dercy sambil mengambil ATM Merisa. "Wah iya benar, ini ATM Remajaku


_ATM disini ada 3 :_


_-ATM anak-anak_

__ADS_1


_-ATM remaja_


_-ATM dewasa_" ucap Merisa


__ADS_2