Surprising Change

Surprising Change
menjahili


__ADS_3

membuat rencana untuk menjahili Merisa



Lalu Dercy dan Merisa pulang, dijemput oleh pak supir Dercy. "Merisa, kita langsung ke rumahku ya" ucap Dercy. "Baiklah" jawab Merisa. Sesampainya di rumah Dercy. Merisa hanya mengikuti Dercy. Dercy berjalan ke arah perpustakaan. "Merisa, kamu tunggu disini dulu ya. Aku mau ganti baju dan menyuruh pelayanku untuk membuatkan cemilan" ucap Dercy. "Baiklah" jawab Merisa. Lalu Dercy pergi. "Wah, perpustakaan nya besar sekali. Aku mau lihat lihat ah" ucap Merisa. Beberapa menit kemudian Dercy kembali.


"Merisa, ayo kita mulai mengerjakan pekerjaan rumah" ajak Dercy. "Ayo. cemilannya mana?" Tanya Merisa. "Iya, nanti dianterin. Emang kenapa nanya cemilan? Lapar ya?" Ucap Dercy. "Hehe iya, tadi kan waktu istirahat aku cuma makan jajanan" jawab Merisa. "Oh iya, yaudah sabar aja. Bentar lagi siap kok" ucap Dercy. "Oke" jawab Merisa. Lalu mereka mengerjakan pekerjaan rumah bersama. "Ini cemilan nya" ucap pelayan Dercy sambil meletakkan sepiring penuh cookie. "Ya, kamu boleh pergi" ucap Dercy. Lalu pelayan Dercy pun pergi.


"Mengerjakan pr nya nanti lagi ya, aku mau makan dulu" ucap Merisa sambil mengambil cookies. "Iya iya, aku juga mau makan" ucap Dercy. Lalu mereka menghabiskan cookiesnya. "Wah, enak sekali cookies nya" ucap Merisa. "Iya cookies buatan pelayanku memang enak" ucap Dercy.


"Permisi" ucap Pelayan Dercy. "Ya, ada apa?" Tanya Dercy. "Di depan ada teman tuan yang ingin belajar bersama" ucap Pelayan Dercy. "suruh dia masuk" ucap Dercy. "Teman? Siapa? Kok Dercy gak bilang sama aku dia mengajak temannya kesini?" Batin Merisa. "Dercy, emang siapa?" Tanya Merisa. "Aku juga gak tau" ucap Dercy. "Hai Merisa, Dercy, aku gabung ya" ucap Cerry ke Dercy dan Merisa. "Cerry, ngapain kamu mau belajar sama kami?" ucap Merisa. "Aku mau belajar sama kamu dan Dercy karena kamu dan Dercy adalah murid terpintar di sekolah. Jadi aku boleh gabung yaa" ucap Cerry memohon. "Gimana nih Merisa?" Ucap Dercy berbisik ke Merisa. "Bolehin aja deh" jawab Merisa berbisik ke Dercy. "Baiklah, kamu silahkan duduk" ucap Dercy


Lalu Cerry duduk disebelah Dercy


"Aku duduk disebelahmu ya" ucap Cerry, genit. "I - iya" jawab Dercy gagap


"Hem hem" ucap Cerry memberi kode bahwa dia haus. "Kamu kenapa Cerry? Lagi latihan nyanyi ya?" tanya Merisa. "Aku itu haus tau, bukan lagi latihan nyanyi" ucap Cerry kesal. "Ooh kamu haus" ucap Merisa. "Aku minta minum ke dapur dulu ya" ucap Dercy. "Iya Dercy ganteng" jawab Cerry


"Ih pakai bilang Dercy ganteng segala, genit banget sih Cerry ini" batin Merisa. "Kenapa liat-liat, cantik? Makasih" ucap Cerry kepedean. "Ehhh siapa yang ngeliatin kamu, cantik aja nggak, kepedean banget" jawab Merisa


Lalu Dercy pergi ke dapur


"Buatkan minum satu ya bik" ucap Dercy. "Baik tuan" jawab pelayan

__ADS_1


Lalu Dercy pergi ke tempat Merisa dan Cerry


"Ayo kita lanjutkan tadi batas mana?" tanya Dercy. "Ayo tinggal dikit lagi kok, kita cuma tinggal bikin simpulan" jawab Merisa. "Gawat nih sebentar lagi tugas nya selesai, sementara aku belum menaruh obat sakit perut ke minuman Merisa" batin Cerry


"Permisi, ini minumnya" ucap pelayan yang mengantarkan minuman Cerry. "Oh iya letakkan disana aja" ucap Dercy sambil menunjuk ke arah meja Cerry


Lalu pelayan meletakkan minuman Cerry


°•°•° 10 menit kemudian °•°•°


"Aku harus segera meletakkan obat sakit perut ini di minuman Merisa, tapi bagaimana ya" batin Cerry


Lalu Cerry mempunyai ide, Cerry diam-diam meletakkan obat sakit perut di dalam minuman nya sendiri


"Aduh nggak mungkin kan aku minum, tapi nggak mungkin juga aku berikan ke Dercy" batin Cerry "Ayo cepat diminum, katanya kamu suka" ucap Merisa. "Iya iya aku minum" jawab Cerry terpaksa. Lalu Cerry meminum minuman yang ia telah berikan obat sakit perut.


Merisa tiba-tiba izin kepada Dercy dan Cerry. "eh, aku mau pergi ke wc dulu ya" ucap Merisa. "Iya" jawab Dercy dan Cerry. Lalu Merisa pun pergi ke dekat dapur. "dasar Cerry licik, dia pikir aku nggak lihat apa dia memasukkan sesuatu ke dalam minumannya lalu menawarkannya kepadaku. Hufft, untung aja tadi aku lihat. Sepertinya Cerry ini harus kujahili, tapi bagaimana caranya ya" batin Merisa.


Merisa pun pergi ke dapur lalu berpura-pura masuk ke dalam wc agar terlihat seakan-akan Merisa benar-benar ke wc. Lalu tiba-tiba pelayan mencegah Merisa pergi ke wc yang ada di dapur. "Jangan pergi ke wc itu dek, kemarin keran wc itu rusak dan airnya tidak bisa keluar. Kami ingin memperbaikinya tapi tukang yang memperbaiki belum datang juga" ucap pelayan Dercy. "Oh baiklah" ucap Merisa. "aku punya ide bagus nih untuk menjahili Cerry" batin Merisa. Merisa pun kembali ke tempat ia mengerjakan pekerjaan rumah.


{Beberapa menit kemudian}


"Aduh-aduh" ucap Cerry kesakitan. "Ada apa Cerry?" Tanya Dercy. "A-aku sakit perut" jawab Cerry gemetaram. "Ya udah aku antar ke wc" ucap Dercy. Lalu Merisa tiba-tiba bicara. "Eeehhh Dercy tidak usah, biarkan aku saja. Lagian aku sudah hapal wc di sini" ucap Merisa. Dercy pun mempersilahkan.

__ADS_1


Merisa pergi membawa Cerry ke wc, tapi Merisa sudah mempunyai rencana menjahili Cerry. Merisa membawa Cerry ke wc dapur yang kerannya sedang rusak. Kebetulan di sana sedang tidak ada pelayan Dercy jadi ini kesempatan yang bagus untuk Merisa. "Ini dia Cerry wc-nya" ucap Merisa. Karena tidak sabar Cerry pun langsung masuk, lalu Cerry melihat air di bak itu kosong. "Tapi Merisa, air di baknya kosong" ucap Cerry. "Itu tinggal di isi aja kok" jawab Merisa. Karena tidak sabar Cerry pun langsung menutup pintu wc.


"Hihi dia nggak sadar kalau aku menjahilinya" batin Merisa


Lalu Merisa pergi dari sana


{Di dalam WC}


"Hufft sudah selesai" ucap Cerry


Lalu Cerry mencoba menghidupkan airnya


"Loh kok nggak ada airnya sih, mana nggak keluar-keluar air nya, pasti Merisa ngejebak aku nih" ucap Cerry


Di tempat Merisa dan Dercy


"Dercy pekerjaan rumah kita kan udah selesai, sekarang kita ke rumah aku aja, soalnya mau ambil buku untuk pelajaran yang ketinggalan" ajak Merisa. "Tapi Cerry" jawab Dercy. "Aku tadi udah bilang ke dia, dia bilang dia juga mau pulang" ucap Merisa alasan. "Oh baiklah kalau begitu" jawab Dercy


Lalu Dercy mengambil buku untuk menjelaskan kepada Merisa tentang pelajaran yang tertinggal


Lalu Mereka berdua pergi.


Sementara di wc dapur di tempat Cerry

__ADS_1


"WOIII, NGGAK ADA AIR DISINI. TOLONGIN AKUU" ucap Cerry berteriak minta tolong. Cerry masih terus berusaha minta tolong. Lalu kebetulan ada pelayan yang pergi ke dapur menaruh gelas-gelas sisa Dercy, Merisa, dan Cerry minum. Lalu pelayan itu mendengar suara Cerry meminta tolong mengambilkan air.


__ADS_2