Surprising Change

Surprising Change
Deolinda


__ADS_3

"Dercy"sahut Merisa



"Kalau kau ingin melanjutkan rencanamu untuk membunuh Merisa aku persilahkan"ucap Dercy dengan gagah


Lalu entah mengapa Ratu Isabela ketakutan dan pergi ketika melihat Dercy karena suatu alasan


"Hmmm,kau tidak apakan Merisa"tanya Dercy khawatir


"Aku tidak apa - apa kok Dercy"jawab Merisa


"Kamu siapa?"potong Fajira


"Namaku Dercy,aku yang menyelamatkan Merisa ketika Merisa pingsan"


"Terimakasih karena telah menyelamatkan Merisa"ucap Fajira


"Tidak perlu berterimakasih,keselamatan Merisa lebih penting dari segala apapun"ucap Dercy,wajah Dercy memerah karena malu,ia tidak sengaja mengatakan yang dipikirkannya


" aduh keceplos**an"gumam Dercy sambil memukul jidatnya


"Kenapa Dercy kok mukul jidat sendiri?"tanya Merisa yang heran melihat kelakuan Dercy


"Oh tadi itu ada nyamuk di jidatku jadinya ku pukul deh tapi nggak dapat"alasan Dercy untuk menutupi rasa malu nya


"Oh ya kok kamu tau aku dalam bahaya?kan aku tadi tidak memanggil nama mu 5 kali"tanya Merisa heran


"Aku datang karena mendengar teriakanmu tadi"jawab Dercy santai


"Ooh karena tadi ku teriak"lanjut Merisa

__ADS_1


"kamu tadi teriak karna apa?"tanya Dercy


"Tadi aku kaget waktu Fajira menarik kakiku jadinya aku teriak deh"


"Fajira kamu tadi kok menarik kaki Merisa?"tanya Dercy


"karena tadinya aku mau membunuh Merisa tapi nggak jadi karena mendengar suara Merisa,suara Merisa mirip sekali dengan suara anakku waktu bayi,aku yakin 100% Merisa itu anakku"jelas Fajira


"Ya udah deh kita masuk ke dalam aja dulu nggak enak membicarakan hal penting diluar,takut ada yang menguping"ucap Dercy


Lalu Dercy mengajak Merisa dan Fajira masuk ke istana nya,lalu Fajira di beri cemilan dan minuman layaknya tamu


"Kok aku nggak diberi teh dan camilan juga sih Dercy"tanya Merisa


"Ya enggak lah,kamu kan bukan tamu ku"jawab Dercy


Lalu Merisa kesal hingga mencubit Dercy


"Merisa kamu gak boleh bilang begitu" ucap Fajira menasehati Merisa


"Kenapa nggak boleh aku berhak dong bilang gitu ke dia kenapa ngelarang - larang aku"ucap Merisa marah - marah


"Udah nggak usah di bahas lagi entar tambah ribet urusan nya"teriak Fajira


Seketika semuanya terdiam


"Oh iya kenapa tadi kamu tiba - tiba memelukku dan lagi kamu kenapa bela - belain aku di depan Ratu Isabela,bukannya kamu satu tim dengan Ratu Isabela?"tanya Merisa yang heran


"Iya,dulu aku satu tim dengan Ratu Isabela,tapi kini nggak lagi ingatan ku udah kembali,aku memelukmu karna kamu anakku Merisa"jelas Fajira


"Tidak mungkin mamaku Jahat,dan lagi kamu nggak mirip aku tu,lagian kan nama mamaku itu deolinda bukan Fajira"ucap Merisa membantah

__ADS_1


"Aku akan menjelaskan masa lalu yang mungkin kamu belum tau"ucap Deolinda


"Ya,aku persilahkan"ucap Merisa


"Jadi tu gini aku itu mama mu tapi aku di culik setelah melahirkan mu,lalu dibuat isu bahwa aku meninggal oleh Ratu Isabela,isu itu mulai menyebar,lalu ingatan aku dan wajah ku,suaraku,nama ku diganti menjadi jahat oleh Ratu Isabela,tapi ketika aku mendengar suara mu seketika ingatan ku langsung kembali"jelas Deolinda


"Bagaimana cara kami agar bisa mempercayai yang engkau ucapkan?"tanya Dercy meragukan Deolinda


"Engkau bisa mengetahuinya setelah wajahku berubah kembali seperti dulu"jawab Deolinda


"Kapan wajahmu berubah kembali seperti dulu?"tanya Merisa penasaran


"Tunggulah saat bulan dan bintang bersinar terang tidak seperti biasanya"jawab Deolinda


"Kapan itu?"tanya Dercy


"Aku juga tidak mengetahuinya"jawab Deolinda


"Kami akan menantikannya"ucap Merisa dan Dercy serempak


"Dan pada saat itu ketika bulan dan bintang bersinar kita akan tahu kebenarannya"ucap Dercy


lalu Dercy menawarkan kepada Deolinda untuk tinggal di istananya,Deolinda menerima tawaran dari Dercy


"Aku akan disini sampai tenagaku pulih setelah itu aku akan pergi ke istana mama ku dia pasti khawatir sekali denganku"ucap Merisa


¤▪︎¤ Di istana Auristela ¤▪︎¤


"Apakah putri Merisa telah kembali ke istananya?"tanya Auristela


"Belum nyonya"jawab pelayan istana

__ADS_1


"Baiklah,tinggalkan aku sendiri"ucap Auristela


__ADS_2