SYSTEM MARTIAL SOUL

SYSTEM MARTIAL SOUL
Kalajengking Hitam


__ADS_3

Menemukan sebuah pohon besar penuh dengan buah, Tang si pun memetik secukupnya untuk di makan. Tang si pun mencicipi beberapa buah.


Buah yang ditemukan Tang si mirip seperti apel, mungkin walaupun didunia fantasi semua buah sama dengan dibumi.


Gigittan pertama membasahi mulut Tang si, rasa manis menyebar keseluruh mulut Tang si.


Tang si kembali ke Gua , sesampai di Gua Tang si melihat Luo Er sedang bermeditasi.


Tang si tidak ingin menganggu Luo Er berlati, Tang si pun memakan beberapa buah yang dibawa dan meninggalkan beberapa untuk Luo Er.


Tang si menyimpan barang nya kembali ke Cincin penyimpanan nya.


Namun Tang si merasa tidak nyaman, Tang si pun melirik sekeliling nya, melihat bahwa tidak ada sesuatu yang aneh Tang si berjalan di setiap ruang Gua.


Udara dingin dan mencekam pun menyebar ke setiap ruang Gua, Tang si pun melihat ke arah yang mencekam.


Melihat ke dalam Gua Tang si pun langsung menuju ke arah dalam Gua.


Tang si tidak menganggu Luo Er, dan langsung masuk lebih dalam. Tang si berniat memeriksa keadaan di kedalaman Gua.


Semakin masuk udara semakin mencekam, semakin kedalam kulit Tang si seperti terkorosi. "Sungguh hawa racun yang sangat kuat." Tang si pun melindungi tubuh nya dengan kekuatan jiwa.


Terus memasuki kedalam Gua Tang si merasa bahwa pasti ada sesuatu di dasar Gua. Tang si pun waspada mungkin ada serangan tiba-tiba.


Tang si akhirnya berada di kedalaman Gua, melihat luas nya Gua, Tang si tidak bisa tidak kagum Gua ini penuh dengan batu permata yang berkilau di seluruh dinding Gua.


Tang si pun mencoba memeriksa sekitar menggunakan kekuatan mental nya. Kekuatan mental Tang si pun menyebar ke setiap Gua.


Tiba-tiba Tubuh Tang si bergetar, Tang si langsung menarik kekuatan mental nya. "Ini , Tang si tidak lupa dengan apa yang baru saja dilihatnya ditengah sebuah Danau yang penuh racun.


Tang si melihat mahluk yang sangat menyeramkan , itu Beast yang sangat besar dan terlihat sangat menyeramkan.

__ADS_1


Melihat itu Tang si tidak lagi ingin lama disini, Tang si pun ingin langsung pergi namun "Hey Manusia berani sekali datang kesini?, apa kau tidak takut mati!!?." Suara yang tidak keras tapi sangat mengerikan membuat Tang si bergetar.


"Maaf saya tidak bermaksud menganggu , saya hanya tersesat dan tidak sengaja sampai di tempat ini." Suara Tang si tidak cepat namun sangat berhati-hati.


Jika ada kata yang membuat monster ini mengamuk Tang si tidak tahu sekuat apa monster ini, Beast yang bisa berbicara menurut System Soul land, sudah berada di tingkat 100.000 tahun jiwa buas.


Walaupun disini Beast nya tidak memberikan Cincin jiwa, Namun berbeda jika yang membunuh itu Tang si yang memiliki System Soul land.


Semua yang dimiliki System berhubungan dengan Soul land, Tang si pun walaupun takut namun masih memiliki kepercayaan diri jika Beast ini tidak membiarkan dirinya pergi.


Dan Tang si pun belum memiliki Cincin jiwa ke empat, walaupun bisa di beli di Shop System namun Tang si tidak ingin membeli.


Dirinya merasa lebih seru melawan Beast dan mendapatkan Cincin jiwa.


" Hahaha Manusia yang menarik, namun apa kah saya peduli mau tersesat atau tidak jika sudah sampai di sini maka hanya bisa mati!!." Suara itu seperti petir menusuk telinga Tang si.


Tang si tahu diri nya tidak beruntung, mahkluk ini bahkan ingin membunuh dirinya. Merasa bahwa hanya bisa melawan dari pada menyerah.


Seluruh Gua bergetar, Tang si pun langsung mundur dan kekuatan mental meluas, Armor Satu Kata langsung menutupi seluruh tubuhnya.


Tang si hanya diam tidak menjawab, namun dirinya sangat berhati-hati dengan sekitar.


Cahaya hijau gelap dari kejauhan mengarah kepadanya, Tang si pun mencoba menghindar namun serangan itu berhasil mengenai tangan Tang si, walaupun tidak parah namun memiliki racun yang cukup mematikan.


Armor satu kata Tang si yang terkenah racun pun sedikit membekas, Tang si pun mundur se jauh mungkin," Sungguh racun yang luar biasa, jika terkena langsung mungkin akan terluka serius". pikir Tang si.


" Ini racun yang sudah saya produksi dan sangat mematikan, tak ku sangka hanya sedikit membuat bekas di tangan mu." Kesal karena serangan nya tidak terlalu melukai Tang si.


Mana dirinya tahu jika tubuh Tang si di tutupi Armor Satu Kata.


Roh beladiri Kaisar Perak Biru aktif tiga Cincin jiwa pun naik dari kaki Tang si. Setelah evolusi Rumput Perak Biru menjadi Kaisar Perak Biru kemampuan Tang si pun juga sedikit berubah.

__ADS_1


Cincin ke dua Tang si pun bersinar, kemampuan pertama Tombak Perak Biru dalam sekejap mata cahaya biru membentuk tombak dan dililit dengan kaisar Perak Biru.


Serangan Tang si melesat menuju ke arah monster beracun. "Booom" Suara ledekan namun dalam sekejap semua itu seperti hilang tidak terjadi apapun.


"Serangan selemah ini ingin membunuh ku? apa manusia seperti kalian hanya penuh omong kosong".


"Baiklah sebelum membunuh mu, biar ku beritahu bahwa yang membunuh mu adalah Raja kalajengking hitam." Suara monster yang meremehkan lawan.


Tubuh Tang si dalam sekejap tidak bisa bergerak, Tang mencoba mengeluarkan semua yang dirinya miliki namun tetap tidak bisa bergerak.


" System cepat bantu aku, apa perjalanan ku hanya sampai disini?." Tang si sudah pucat.


Tubuh Tang si pun melayang ke udara dan mengikuti aura hijau milik Kalajengking hitam , Tang si masih mencoba melepaskan diri namun sia-sia saja.


" Tidak perlu mencoba melepaskan diri semua yang sudah terkena racun ku akan lumpuh." Ejek Kalajengking pada Tang si.


Akhirnya mereka tiba di permukaan danau yang penuh tulang , namun yang paling membuat Tang si takut adalah Danau ini semuanya terbuat dari racun.


"Baiklah kau akan menjadi pupuk racun ku." selesai berkata Kalajengking itu langsung melempar kan Tang si ke danau racunnya.


" Hahahaha Manusia sejak kalian datang ke planet ini , kalian menguasai banyak tempat dan juga membunuh setiap mahkluk hidup di planet ini, maka tunggu saja balasan nya."


Tang si merasa tubuhnya akan larut kedalam racun namun.


Ding


"Host telah menemukan inti racun dari Kalajengking hitam, Kaisar Perak Biru dapat berevolusi dengan menyerap inti racun ini."


Mendengar itu Tang si merasa bahwa masih memiliki harapan.


Dalam sekejap dari tubuh Tang si Kaisar Perak Biru keluar dengan rakusnya menyerap nutrisi dari inti racun.

__ADS_1


Kaisar Perak Biru masih terus menyerap inti racun, Kalajengking yang awalnya gembira merasa ada yang salah.


Melihat ke danau racunnya, Kalajengking hanya melihat racun didanau ditelan dengan rakus oleh sesuatu yang aneh milik Tang si....


__ADS_2