SYSTEM MARTIAL SOUL

SYSTEM MARTIAL SOUL
Keluarga Luo


__ADS_3

Setelah dua hari beristirahat dan juga Tang si menganti kerusakan penginapan.


"Ahh , akhirnya selesai juga semua ini." Luo Er menghela nafas. " Kemana kita akan pergi selanjutnya?." Tanya Luo Er.


Tang si melihat kearah Luo Er, walaupun Luo Er sangat cantik dan juga baik namun Tang si tidak ingin dirinya mengikuti terus, Tang si ingin bebas dan menjelajahi seluruh dunia fantasi ini.


" Ah, aku akan mengantarmu kembali ke keluarga mu." Tang si tidak ingin menunda waktu nya lagi, dirinya ingin segera menjalajahi setiap sudut dunia ini.


Mendengar jawaban Tang si Luo Er pun terdiam, kemudian, "Apa kh diriku tak berguna untukmu, aku bisa membantu, aku tidak akan menjadi beban mu."


Luo Er buru-buru menjelaskan semuanya, dirinya tidak ingin berpisah dengan Tang si.


Tang si pun melangkah ke arahnya dan memegang kepalanya, "Aku akan melakukan sesuatu yang berbaya, kau tunggu lah aku, aku akan kembali setelah urusanku selesai."


Setelah menjelaskan semuanya, akhirnya Luo Er ingin pulang. Untungnya Luo Er bukan orang yang keras kepala.


Kediaman keluarga Luo juga tidak terlalu jauh, hanya butuh dua hari perjalanan akhirnya meraka sampai.


***


Kediaman keluarga Luo Aula Utama..


"Suamiku ini sudah setengah tahun putri kita pergi, tidak tahu apa yang dilakukan nya, dan juga apa dirinya baik-baik saja diluar sana." Seorang wanita yang cantik dan juga lembut bersandar di samping seorang pria.


"Istriku aku mengerti kau menghawatirkan Luo kecil kita, aku sebagai ayah nya juga sangat menghawatirkan dia, namun dirinya sudah dewasa dan dia juga tidak ingin terlalu di perlakukan seperti anak kecil."


"Karena kita ingin menikah kan dirinya , akhirnya dia melarikan diri." Sambil nangis wanita itu masih tetap bersandar di bahu pria di sebelah nya.


" Sudah lah Istriku jangan sedih lagi, Luo kita sudah besar dan dirinya juga sudah bisa memutuskan apa yang akan dirinya lakukan, kita cukup mendukung nya saja selagi itu baik."


Tiba-tiba pintu aula terbuka dan seorang pengawal berlutut..


Melihat pengawal yang masuk tidak mengetuk membuat pria yang sebelumnya tenang pun marah.


"Kau mati, berani sekali masuk tidak mengetuk pintunya."


"Tuan.... Ini."


"Sebaiknya kau berikan alasan yang jelas jika tidak.."Pria itu mencoba tenang.


"Nona mudah sudah kembali namun dirinya bersama seorang bertopeng." Pengawal itu masih berlutut.

__ADS_1


Hanya hening beberapa saat...


"Apa Putriku sudah kembali?." Pria yang duduk langsung berdiri. Wanita di sebelah nya sudah berdiri dan langsung berlari keluar...


***


" Nona Luo, apa baik-baik saja dengan saya ikut." Tang si tidak takut hanya sedikit tidak nyaman, dirinya pertama kali memasuki kediaman bangsawan.


" Tidak apa keluarga saya baik, hanya saja jangan jauh-jauh dari saya." Luo Er tahu ayahnya akan mencoba menindas orang yang berani dekat dengan dirinya.


Tang si tidak ingin banyak menanyakan lagi, namun suara yang tidak keras dan juga penuh fluktuasi Jiwa terdengar.


"Putriku... Apa itu benar dirimu."Seorang wanita berlari keluar dari aula.


Sesampai nya diluar melihat bahwa benar itu adalah putri nya, tidak berpikir panjang lagi langsung bergegas untuk memeluk putri nya.


Luo Er pun memeluk ibunya, mereka saling berpelukan beberapa saat kemudian seorang pria tinggi dan sangat berwibawa juga atmosfir keras terpancar dari dirinya muncul.


Tang si yang berdiri tidak jauh pun langsung waspada," Pria ini... Sangat kuat." Tang si mengunakan System untuk melihat Kultivasi pria itu.


"Spirit Douluo sungguh sangat kuat."Tang masih mengamati pria itu.


Pria itu juga masih memperhatikan Tang si, dirinya tidak bisa melihat tingkat Kultivasi Tang si.


Luo Er juga melihat ayahnya," Ayah...." Dirinya pun berlari ke arah ayahnya.


Ayah nya yang tadi terlihat keras pun langsung melembut dan memeluk putrinya, wanita yang sebelumnya juga mendekat dan mereka bertiga akhirnya saling berpelukan.


Tang si yang melihat itu pun langsung teringat ayah dan ibunya di bumi..


Tang si ingin berbalik dan tidak ingin menganggu mereka.


"Tunggu.." Suara Luo Er membuat Tang si berhenti.


Tang si pun berhenti dan menoleh ke arah suara, melihat Luo Er melangkah ke arahnya.


Dari jauh.... "Suamiku siapa pria bertopeng itu." Tanya wanita itu kepada suaminya.


"Entah lah, dia pasti teman Luo kecil kita....."


"Bukan kh putri kita tidak suka dengan seorang lelaki apalagi orang luar."

__ADS_1


Ingin membahas lagi namun Luo Er sudah kembali bahkan menggenggam tangan pria bertopeng. Melihat itu ayah dan ibu Luo Er juga terkejut.


Sejak kapan anak mereka se intim itu dengan orang lain.


"Ayah Ibu ini adalah Tang si, saat aku pergi dari rumah aku bertemu dengan nya di perjalanan, dan dirinya juga yang mengantar aku kembali."


Luo Er hanya memberi tahu ayah dan ibunya sedikit tentang Tang si.


"Tang si, perkenalkan ini ayah dan ibu saya."Luo Er langsung memperkenalkan ayah dan ibunya kepada Tang si.


Tang si hanya diam beberapa saat kemudian. "Salam paman dan bibi." Tang si sedikit membungkuk kepada ayah dan ibu Luo Er.


Tang si juga agak canggung.


Mendengar Suara Tang si, Ayah dan Ibu Luo Er juga cukup terkejut, bagaimana tidak suara Tang si sangat halus dan seperti berumur 8 atau 9 tahun.


Tang si walaupun tinggi dan juga terlihat dewasa namun dirinya baru 9 tahun, Karena kultivasi nya tubuh nya banyak berubah yang membuat nya kelihatan dewasa dari pada usia aslinya.


Ayah Luo Er pun mengamati Tang si kemudian berkata, "Anak muda kau terlihat anak yang baik, terima kasih sudah menjaga anak kami selama dirinya melarikan diri."


"Ah paman tidak perlu berterimakasih itu karena saya dan Luo Er adalah teman, yah wajar untuk melindungi nya." Tang tersenyum tipis di balik topengnya.


"Tang si tak perlu menutupi wajah mu, Ayah dan Ibu juga ingin melihat wajah mu."Luo Er mencoba menggoda Tang si.


Namun Luo Er tidak menyangka Tang si akan langsung melakukan nya.


Ayah dan Ibu Luo Er pun ingin mengetahui pria seperti apa yang membuat putri mereka yang penyendiri dan dingin jadi ceria dan mudah tersenyum.


Tang si pun melepaskan topengnya..


Ibu Luo Er menutup mulutnya, saat Tang si membuka topengnya wajah yang bersih dan mata yang cerah dan memancarkan ketenangan, ketampanan yang belum pernah terlihat muncul di hadapan Ayah dan Ibu Luo Er.


Rambut biru seperti laut dan kulit seputih awan membuat Ibu Luo Er terkagum.


" Sungguh tampan."Hanya dua kata itu yang keluar dari mulut Ayah dan Ibu Luo Er.


"Pantas saja kau mengunakan topeng nak, dengan wajah ini kau bisa membuat kekacauan di antara parah wanita." Ibu Luo Er berkata dengan kagum.


Putri mereka bisa berteman dengan pemuda yang sangat tampan, pantas saja putri mereka yang pendiam dan juga dingin luluh, dihadapan seorang setampan ini....


**MOHON MAAF JIKA ADA SALAH DAN KETIDAK JELAS DALAM MENULIS SAYA.

__ADS_1


DAN JUGA MAAF TIDAK BISA UP SETIAP HARI KARENA ADA BEBERAPA KERJAAN, DAN JUGA JIKA TIDAK SIBUK AKAN UP SETIAP HATI DUA EPISODE.


TERIMAKASIH SUDAH MAU MEMBACA KARYA SAYA**.


__ADS_2