SYSTEM MARTIAL SOUL

SYSTEM MARTIAL SOUL
Perpisahan


__ADS_3

Tang si baru saja sampai di penginapan yang sekarang ditinggali Keluarga Chen. Penginapan Yang Mewah dan juga elegan.


Namun Tang si tidak terlalu memikirkan itu, dirinya langsung mencari Keluarga Chen.


Tidak membutuhkan waktu lama Tang si menemukan Ruangan yang ditempati Keluarga Chen, tidak ingin diketahui Tang si langsung menggunakan Kekuatan Jiwa miliknya untuk mengembalikan Tubuh Chen Long.


Tubuh Chen Long yang terbungkus dengan kain dengan rapi diletakkan di atas sebuah ranjang. Tidak ingin menunggu Tang langsung mundur dan langsung pergi.


***


Keluarga Luo


Seluruh Tetua dan juga beberapa orang penting dalam Keluarga Luo semua nya berkumpul.


"Patriak, kami sudah mengecek keadaan Arena pertarungan, namun kami tidak menemukan seseorang pun." Kata salah satu bawahan Keluarga Luo.


"Patriak aku tidak tahu semengerikan apa pertarungan mereka, namun yang pasti seluruh Arena Keluarga kita hancur tidak tersisa." Salah satu bawahan menjelaskan.


Mendengar laporan dari bawahan Keluarga Luo, Patriak Luo Yun pun berkata, " Apa tidak ada tanda satu pun dari mereka berdua?." Tanya Luo Yun langsung.


"Lapor Tidak ada." Jawab tegas salah satu bawahan.


Luo Yun pun langsung memikirkan apa yang terjadi dengan Tang si, bahkan dirinya sekarang tidak memperdulikan Kehancuran Arena pertarungan Keluarga Luo.


Dirinya juga yakin bahwa Tang si masih hidup walaupun dirinya tahu sekuat apa Chen Long namun dirinya yakin dengan Tang si.


Memikirkan asal usul Tang si Luo Yun merasa sakit kepala. Tang si masih sangat muda namun kekuatan nya sudah sangat besar, bukan hanya itu Tang si pun memiliki Lima Lingkaran Cincin Roh Ratusan Ribu Tahun Jiwa.


Dan Armor Kata yang bahkan di Keluarga Kekaisaran hanya dimiliki oleh Kaisar, namun Tang si memiliki Set Armor Lengkap. Apa identitas Tang si yang sebenarnya, Luo Yun berpikir mungkin Keluarga Kuno yang bersembunyi dibalik kegelapan hanya itu yang terpikirkan.


"Baiklah, cepat periksa seluruh daerah disekitar Arena pertarungan." Luo Yun berkata sedikit lemah.


"Baik...!." Bawahan Keluarga Luo pun langsung bergegas pergi.

__ADS_1


Luo Yun akhirnya menghela nafas dirinya sudah lelah namun sebagai Patriak dirinya harus menyelesaikan semua masalah ini.


pada saat dirinya ingin sedikit bersantai, salah satu bawahan masuk dan langsung berlutut.


Melihat itu Luo Yun langsung berdiri, untuk sekarang setiap laporan sangat penting, "Katakan lah." Tanya Luo Yun singkat.


"Lapor, Patriak Keluarga Chen telah meninggal dan telah ditemukan." Bawahan melapor dengan tegas.


Mendengar itu Luo Yun langsung berkata, " Apa? Chen Long meninggal?." Luo Yun langsung terduduk.


Dirinya merasa seperti telah kehilangan, walaupun dirinya dan Patriak Keluarga Chen tidak terlalu baik, namun dirinya sudah berteman sejak lama.


Mereka berdua adalah sahabat dan juga rival bertarung, Setelah mereka berdua menjadi Patriak dari Keluarga mereka masing-masing mereka hanya memikirkan perkembangan Keluarga.


Sampai saat ini, dirinya mendengar bahwa Chen Long telah meninggal, itu membuat nya sedikit terkejut namun dirinya segera tenang dan bertanya, " Dimana dirinya ditemukan?."


Pengawal langsung berkata, "Tubuh Patriak Chen ditemukan di dalam penginapan yang mereka tinggali dalam keadaan bersih seperti lawan mengantarkan nya kembali setelah mengalahkan nya."


Luo Yun pun berkata, "Baiklah kembali lah dulu." Pengawal langsung mundur dan pergi.


***


Luo Er masih terbaring di atas ranjang dengan tenang, Luo Yun membuat nya tertidur karena saat dirinya sadar hanya ingin pergi mencari Tang si yang sekarang tidak ada yang tahu keberadaan nya.


Dalam ruangan yang tenang seseorang berdiri di samping ranjang memandang wajah wanita yang sedang lelap dalam tidurnya.


Tang si masih memandang Luo Er sedikit bersalah, Tang si pun duduk di samping ranjang sambil menulis, " Maaf aku tidak tahu akan membuat Keluarga Luo mendapat kan masalah, juga aku tidak tahu ini baik atau tidak, namun mungkin dengan aku pergi Keluarga Luo akan lebih baik. Saat kau membaca ini aku sudah tidak lagi di Kota ini, bertemu dengan mu adalah sesuatu hal yang sangat baik, namun yang aku sesalkan aku harus pergi sekarang."


Selesai menulis Tang si meletakkan kertas diatas tubuh Luo Er.


Sebelum dirinya pergi, Tang si mengangkat tangan nya dan Cincin penyimpanan milik nya bersinar, dan dalam sekejap banyak permata memenuhi lantai kamar.


"Mungkin hanya ini yang bisa kuberikan, aku tidak tahu apa ini cukup untuk kerugian Keluarga Luo, maaf kan aku, aku pergi jaga dirimu baik-baik ya." Tang si mengusap wajah Luo Er.

__ADS_1


"Selamat tinggal." Tang si pun langsung melompat keluar dan langsung pergi.


Setelah cukup jauh Tang si merasa sedikit kehilangan walaupun dirinya tidak tahu apa yang terjadi namun rasa ini muncul dalam hatinya.


"Hah jaga dirimu, mungkin suatu saat kita akan bertemu lagi."Tang si mencoba menghibur dirinya sendiri.


Pada akhirnya Tang si mempercepat langkahnya dan semakin menjauh dari Kediaman Keluarga Luo.


Tang si pun langsung menuju ke arah barat, Disana terdapat sebuah Hutan yang sangat luas dan juga sangat banyak Beast Kuat.


Bisa dibilang itu daratan dari hutan milik Beast, terdapat Beast Kuat seperti Raja Kalajengking milik Tang si.


Tang si juga ingin berlatih di sana dan juga mencari Jiwa Beast yang kuat untuk menjadi Lingkaran Cincin Roh miliknya.


Walaupun Beast didunia ini tidak menghasilkan Lingkaran Cincin Roh namun dengan System Soul Land milik nya itu akan menghasilkan Lingkaran Cincin Roh sesuai dengan Kekuatan Jiwa Buas itu.


Tang si juga merasa lebih baik dirinya berlatih di hutan, lebih cepat untuk menjadi kuat, banyak Beast disana yang bisa menjadi Poin pengalaman nya juga, Cincin Jiwa nya.


Tang si akhirnya keluar dari Ibu Kota Kekaisaran walaupun ada banyak penjaga namun Kultivasi mereka rendah tidak bisa mengetahui Tang si sudah keluar.


Tang si langsung menuju kehutan disebelah barat.


"Aku akan berlatih, mungkin akan membutuhkan waktu yang lama, hah sebaiknya bergegas langit sudah mulai gelap." Tang si memandang langit dengan harapan.


Terus memasuki hutan Tang si menghindari Beast yang lemah yang tidak bisa mengetahui dirinya, Tang si terus masuk kedalam hutan.


***


".._.._.._.._Saat kau membaca ini aku sudah tidak lagi di kota ini,_.._aku pergi jaga dirimu baik-baik ya." Air mata terus mengalir membasahi wajahnya yang cantik.


"Kau bodoh..!!, bertemu dengan mu aku menjadi tahu rasanya jatuh cinta." Air mata semakin deras dirinya tidak bisa menahan lagi semua rasa dihatinya.


"Kembali lah, aku selalu menunggu mu walaupun harus menunggu seumur hidup ku." Akhirnya dirinya mengeluarkan seluruh resah dalam hatinya, bahkan dengan Ribuan permata di sekitarnya dirinya tidak peduli...

__ADS_1


'Cinta yang sesungguhnya akan membuat seseorang melupakan kecantikan sebuah permata dan harta, hanya dengan mencintai seseorang dengan perasaan barulah menjadi benar cinta, bukan mencintai seseorang hanya dengan rasa kagum dan rasa nyaman, juga cinta yang dari perasaan lebih membahagiakan dari pada mencintai seseorang yang melihat mu dari tampilan mu'


__ADS_2