
Tang si langsung terbang ke arah kediaman Keluarga Luo. Mungkin lebih baik segera bertemu dengan Luo'er dibandingkan menunda lagi. Lagi pula ini Ibu Kota Kekaisaran dimana Status Sosial yang dilihat.
Tidak membutuhkan waktu lama saat Kediaman Keluarga Luo terlihat, Tang si juga terbang namun menggunakan Ilusi agar keduanya tidak terlihat atau ditemukan. Ini Ibu Kota Kekaisaran dan tidak ada yang bisa terbang dengan bebas di atasnya.
Melihat Kediaman Keluarga Luo lagi Tang si tidak bisa menahan senyum nya, "Yah ini telah sedikit berubah." Gumam nya pelan.
Yang sekarang bisa dilihat bahwa Kediaman Keluarga Luo terlihat lebih baik dan juga ada beberapa perubahan yang cukup mewah.
Tang si tidak terlalu memikirkan itu dan segera melepaskan Kekuatan Spritual nya untuk menemukan Luo'er. Kemampuan Mental nya sudah meluas dan segera melihat semua yang terjadi di dalam Kediaman Keluarga Luo.
Segera mengerutkan dahi nya, "Apa yang terjadi? Apa Luo'er sedang tidak di kediaman." Tang si sudah melihat semua dengan Kemampuan Spritual nya namun tidak menemukan Luo'er.
"Guru apa ini adalah rumah Bibi Luo?." Ling Dong langsung bertanya setelah Gurunya hanya diam memandang kediaman di hadapan nya.
Tang si kemudian berkata pelan, "Dong'er sepertinya Bibi sedang tidak ada di kediaman nya." Jelas Tang si pada Muridnya.
"Ah.. Bibi Luo tidak ada?."
"Yah mungkin Bibi sedang keluar." Jawab Tang si.
"Mari isi perut dulu, sambil menunggu Bibi Luo kembali." Kata Tang si segera mengajak Murid nya mencari Rumah makan yang terdekat.
***
Istana Kekaisaran_
Disebuah kamar yang sangat luas, seorang wanita cantik yang hanya diam dan memandang ke kejauhan dari jendela kamar nya.
Wajah cantiknya yang manis terlihat sangat enggan dan tidak dalam suasana hati yang baik. Setelah kepergian seseorang yang sangat berarti untuk nya baru saat itulah dirinya mengerti apa itu cinta pertama.
Dari wajahnya yang cerah dan cantik setetes air mata perlahan mengalir melewati lekuk wajahnya yang halus. Hari-harinya terlewatkan dengan kesedihan dan kerinduan. Seperti bunga yang kehilangan cahaya matahari meski terlihat hidup namun sebenarnya itu tidak lagi indah seperti semula.
"Kenapa.. Kenapa.. kenapa Kamu pergi begitu lama?." Air mata yang seperti sudah terbiasa mengalir untuk sekian kalinya lagi.
Air mata yang penuh kerinduan akhirnya pecah membuat suasana hati semakin lemah.
"Xiao Si bodoh..
__ADS_1
Air mata nya terus membasahi wajahnya yang cantik.
Suara pintu yang perlahan terbuka pun masih belum disadari nya.
"Krrrrrrr.."
Seorang pria masuk dan memandang langsung satu arah pada jendela yang sekarang ada seorang wanita yang masih memandang keluar dengan sedih.
"Erlong apa kau masih memikirkan nya.." Sambil berkata langkah kakinya pelan melangkah, berjalan langsung mendekati jendela.
Memandang Putri nya yang telah berubah 100% setelah bertemu dengan seorang pria misterius yang entah sekarang ada dimana dirinya berada.
Putri nya yang dulu pendiam dan dingin sekarang telah banyak diam dan bersedih sepanjang hari. Bahkan tidak banyak bicara dengan Ayah dan Ibunya lagi hanya menyendiri.
"Setiap hari kau hanya mengurung diri. Ayah tidak tahu harus lakukan apalagi untuk mu nak.." Luo Yun berkata dengan sedih untuk putri nya.
Putri nya hanya diam tidak menjawab nya. Luo Yun sudah berulangkali terus membujuk putri nya untuk tidak lagi bersedih namun sepertinya usaha nya hanya sia sia.
Luo Yun kemudian menghampiri putri nya dan berdiri disampingnya dan juga memandang ke kejauhan.
"Nak Ayah tidak memaksa mu untuk melupakan nya, namun bisakah kau tidak terus bersedih seperti ini?"
Luo Erlong akhirnya memalingkan wajahnya pada ayahnya, "Ayah dia pasti akan kembali kan?." Setelah itu dirinya langsung memeluk ayahnya.
Luo Yun juga balas memeluk putri nya, "Yah pasti dirinya akan kembali." Jawab Luo Yun .
Setelah semuanya itu Luo Yun hanya mengatakan agar putri nya bersiap siap karena perayaan Ulang tahun Kaisar akan segera dimulai.
***
Setelah keduanya menyelesaikan makannya dengan segera mereka berdua kembali menunggu didepan Kediaman Keluarga Luo namun setelah menunggu cukup lama pun Luo'er belum juga kembali.
Tang si yang sudah mulai bosan segera berjalan menghampiri gerbang masuk Kediaman Keluarga Luo.
Sepuluh penjaga yang menjaga Gerbang Kediaman Keluarga Luo semuanya adalah Spirit Master Tiga Lingkaran Cincin 'Spirit Saint'.
Salah satu dari penjaga Keluarga Luo pun segera menyadari kedatangan Tang si. Dengan sopan segera bertanya, "Tuan apa ada yang Tuan cari disini?." Seorang penjaga segera menghampiri Tang si.
__ADS_1
Tang si yang tidak ingin menunggu lagi langsung bertanya, "Yah Apa Nona Luo Er pergi ke suatu tempat?."
Penjaga yang menjaga juga sedikit berhati hati untuk menjawab pria bertopeng dihadapan nya.
"Maaf Tuan.. Apa saya boleh tahu siap Tuan? Karena saya tidak bisa memberitahu kan dimana putri kepada sembarang orang.." Jelas Penjaga.
"Yah.."
Tang si kemudian membuka topengnya dan berkata, " Saya Tang si teman nya Nona Erlong." Memperlihatkan wajahnya agar penjaga tidak salah mengira mungkin dirinya orang jahat.
Namun siapa sangka setelah menunjukkan wajahnya penjaga itu memandang nya dan segera melebarkan matanya.
"Ini Tuan Tang.." Saat kata kata nya keluar penjaga yang lainnya langsung memandang teman mereka.
Tang si yang bingung melihat tingkah penjaga dihadapan nya yang kaget seperti baru bertemu saudara nya yang lama hilang.
"Tuan... Apa Tuan benar Tuan Tang si?." Segera bertanya lagi takut salah mendengar.
"Iya Saya Tang si.. Apa kamu mengenal saya?." Tanya Tang si balik merasa penjaga ini bertingkah aneh.
"Maaf Tuan Tang, saya akan segera kembali dan melaporkan.." Setelah itu penjaga itu sedikit membungkuk dan berbalik untuk segera melaporkan.
Tang si ingin menghentikan nya namun memilih untuk tidak menghentikan penjaga itu.
Beberapa saat kemudian seseorang wanita cantik langsung datang dengan segera setelah mendengar laporan penjaga gerbang.
Saat wanita itu melihat Tang si lagi dirinya tidak bisa tidak terkejut sekaligus kagum. Tang si banyak berubah penampilan nya tidak mengikuti usianya yg baru akan berusia 13 Tahun, penampilan nya sudah sangat dewasa dengan wajah tampan nya, belum lagi setelah dua tahun ini Kultivasi nya juga sedikit merubah tampilan nya.
Seperti nya penampilan nya menyesuaikan dengan usia di kehidupan sebelumnya yang sudah remaja.
"Ini...
Menutup mulutnya memandang Tang si.
Tang si juga masih mengingat wanita ini yang merupakan Ibu Luo Er.
Tang si segera melangkah dan langsung sedikit membungkuk, "Bibi Luo.."
__ADS_1
Ibu Luo Er juga masih memandang wajah Tang si yang bisa membuat setiap wanita yang melihat nya akan mengejarnya langsung.
"Bibi.." Suara Tang si memanggil dengan pelan.