SYSTEM MARTIAL SOUL

SYSTEM MARTIAL SOUL
keluarga Yun lll


__ADS_3

tubuh Tang si bergetar hebat dan pada saat itupun semua tubuhnya ditutupi armor berwarna biru mudah, dan Kilauan di semua tubuh.


bukan hanya itu tapi di bahu sebelah kanan berbentuk armor naga, dan di bagian kiri macan hitam yang melambangkan roh beladiri Tang si.


dan warna armor sesuai dengan rumput perak biru di bagian kepala ada tanduk naga.


merasakan kekuatan luar biasa dari armor membuat Tang si lebih percaya diri, dan terdengar suara.


Ding


host perlu memberikan nama untuk satu set armor, "baik lah nama yah, gimana kalau kuberikan nama naga".


click


armor naga Tang si.


setelah memberikan nama armor langsung menyatu kedalam tubuh Tang si.


Tang si dalam sebuah kamar terus memunculkan dan mengembalikan armor nya, "hahaha aku merasakan kekuatan yang luar biasa"!!.


" baik lah mari sudah waktunya untuk mengunjungi kediaman keluarga Yun.


***


setelah itu Tang si pun menuju ke kediaman keluarga Yun, di jalan yang ramai Tang si membeli beberapa cemilan dan kemudian terus berjalan dengan senyum diwajahnya .


Tang si tidak memperdulikan jumlah yang cukup banyak dikeluarga Yun, yang dia tahu diri nya sudah cukup kuat untuk melawan sesepuh keluarga Yun yang berada di spirit Santo master.


walaupun masih berada di cincin ketiga, Tang si yakin bisa menang dengan mudah, yah dirinya memiliki satu set armor satu kata, dan bahkan tulang jiwa, dan beberapa waktu yang lalu kekuatan spiritual nya sudah mencapai langkah pertama" alam mental".


setelah memasuki 'alam mental' Tang si bisa merasakan jenis-jenis unsur elemen di udara.


Tang si pun hampir sampai di kediaman keluarga Yun, terlihat dari jauh kalau kediaman keluarga Yun di jaga oleh beberapa spirit master.


mereka hanya berada di ranah spirit master satu cincin, walaupun mereka menang jumlah, bagi Tang si hanya sekumpulan poin pengalaman.


Tang si berjalan terus ke arah gerbang keluar Yun, melihat Tang si yang berjalan ke arah mereka membuat para penjaga pun siaga.

__ADS_1


" hey bocah di sini keluarga Yun, tidak ada yang boleh menganggu atau bertamu". kata penjaga.


tang si hanya mendengus dingin" jika aku tetap ingin masuk?".


mendengar kata Tang si, para penjaga pun marah, "hey jangan salahkan kami karena tidak mendengarkan".kata penjaga.


kemudian salah satu penjaga melangkah maju dan berjalan ke arah Tang si, dari penglihatannya dimenebak kalau mungkin ini adalah bocah yang ingin mengganggu pekerjaan mereka.


pengawal pun maju dan mencoba meraih kerah baju Tang si, namun setelah meraih kerah baju Tang si, bahkan Tang si tidak bergerak.


penjaga itu pun mulai memaksa namun Tang si masih tidak bergerak sedikitpun, parah penjaga yang lain pun berkata" cepat tidak usah bermain dengan bocah itu" kata salah satu penjaga.


mereka mengira teman mereka bermain dengan bocah itu, namun setelah beberapa saat kemudian Tang si" apa para penjaga keluarga Yun semuanya lemah yah, apa kalian tidak makan seminggu?".kata Tang si.


para penjaga tidak mengira bocah ini akan memiliki kata yang begitu meremehkan mereka.


salah satu penjaga pun tak bisa menahan amarahnya, langsung menyerang Tang si," biarkan aku yang membunuh bocah ini ,berani sekali di depan kediaman keluarga Yun, dia menghina kita.


penjaga itu pun melaju ke arah Tang si ingin langsung menghajar wajah Tang si yang penuh provokasi.


Tang si pun sudah malas berurusan dengan para penjaga sampah ini, Tang si melambaikan tangan nya ke arah penjaga itu.


tidak menunggu reaksi penjaga lain, Tang si pun menyerang mereka semua, dalam waktu 5 detik 6 orang penjaga lenyap.


Tang si pun melanjutkan jalan menuju gerbang.


melihat gerbang yang besar Tang si pun menghancurkan gerbang dengan kaki kirinya, " bomm" gerbang pun hancur.


Tang si mengunakan kemampuan tulang jiwa kaki kirinya, ledakan bola api.


pintu gerbang pun hancur , Tang si pun masuk dan melihat kediaman keluarga Yun , lumayan luas dan rapi halaman rumah nya.


keluarga Yun pun berkumpul, para tetua pun bermunculan dari segala arah, para tetua ini ingin melihat siapa yang berani datang ke keluarga Yun.


semua orang dari keluarga Yun pun melihat bocah yang berdiri menghadap ke arah mereka.


para tetua pun maju dan bertanya" oh anak muda ada masalah apa hingga engkau mengacaukan keluarga Yun kami?".kata salah satu tetua.

__ADS_1


" mengacaukan? aku bukan mengacaukan keluarga Yun"...kata Tang si.


"lalu mengapa gerbang kami hancur?".kata tetua keluarga Yun.


" oh itu aku bukan mau mengacaukan keluarga Yun kalian, tapi aku ingin menghancurkan kalian semua".kata Tang si.


mendengar itu para tetua pun marah beberapa orang dari keluarga Yun pun tak bisa menahan amarahnya, langsung menyerang Tang si.


Tang si pun tidak ingin menghabiskan waktu di sini.


tiga cincin jiwa hitam pun bangkit dari kaki Tang si, para tetua yang melihat itu pun terkejut, namun mereka pun melepaskan roh beladiri masing-masing.


cincin ketiga Tang si pun bersinar dan pada saat itu kurangan perak biru pun mengurung keluarga Yun.


bukan hanya itu, cincin pertama pun bersinar rumput perak beracun, rumput perak biru pun melilit seluruh keluarga Yun, tak ada yang lolos.


Tang si tidak ingin melepaskan satupun orang keluarga Yun.


Tang si pun beralih ke roh beladiri dewa naga, cincin kedua pun bersinar badai api pun melahap keluarga Yun tak satupun dari mereka ada yang tersisa.


setelah semua orang mati, Tang si mencari sesepuh yang di cerita kan oleh salah satu orang keluarga Yun yang sebelumnya, namun belum muncul.


setelah beberapa menit kemudian tekanan yang besar datang dari arah utama kediaman keluarga Yun.


setelah beberapa saat kemudian seorang sesepuh muncul dengan wajah yang sangat marah.


"hey bocah bunuh diri mu sendiri sebelum diriku yang membunuh mu" kata sesepuh penuh dengan niat membunuh.


tang si hanya diam, sesepuh pun marah dan langsung menyerang Tang si dengan kekuatan penuh.


Tang si merasa mati rasa tubuh nya, Tang si tahu se orang spirit Santo kuat, namun dia tidak menduga sekuat ini.


Tang si mencoba menahan serangan sesepuh namun dirinya pun juga terlempar 20 meter sampai menabrak bangunan keluarga Yun.


Tang si melihat bahwa sesepuh tidak ingin memberikan waktu istirahat, langsung menyerang lagi, Tang si ingin menghindar namun serangan begitu cepat dan menerbangkan Tang si sekali lagi.


di bakar amarah sesepuh terus menyerang Tang si, untungnya tubuh Tang si kuat, kalau tidak mungkin sudah banyak cedera.

__ADS_1


Tang si pun segera berdiri walaupun masih agak linglung, baik lah mari kita serius.


Tang si pun mulai serius jika tidak dia yang akan kalah.....


__ADS_2