
"BOOOMMM..."
Ratu Iblis Es yang tidak di berikan kesempatan untuk membalas pun tidak bisa menahan amarahnya lagi.
"Argkkkk...
"Apa kau pikir dirimu sudah menang?, kau melupakan satu hal!!!"
Ratu Iblis Es tiba-tiba naik langsung terbang ke langit, walaupun penampilan nya sedikit rusak namun dirinya tidak terlihat terluka parah.
Menatap lurus ke arah Tang si, Ratu Iblis Es baru sadar setelah memandang wajah Tang si, wajah yang terlihat dingin dengan Aura Kematian yang kuat namun memiliki bulu mata yang bisa membuat para wanita tidak percaya diri.
Hidung mancung yang terpahat dengan indah di wajahnya yang Tampan, dan memiliki tinggi badan 203 meter yang menambah karisma nya.
"Ini..., sungguh tampan.." Gumam Ratu Iblis Es saat memandang wajah Tang si.
Tang si juga lupa dan telah membuka Armor Empat Kata diwajahnya yang membuat Ratu Iblis Es bisa melihat wajahnya.
"Apa sekarang kau bisa sedikit diam?." Pertanyaan Tang si langsung menyadarkan Ratu Iblis Es dari memandang nya.
"Kau langsung menyerang seperti kerasukan virus Ebola, apa ini cara mu menyambut tamu?." Gurauan Tang si.
Tang si juga tahu kebencian Ratu Iblis Es terhadap manusia namun siapa sangka akan langsung menyerang dengan kekuatan yang besar diawal seperti ini.
"Kau cukup berani datang sendiri ke sini, walaupun kau sedikit lebih kuat dari manusia yang lainnya, namun itu tidak akan membuat mu bisa pergi dari sini"
"Kau akan menerima kemarahan dan kebencian ku terhadap Manusia dengan mati disini." Suara Ratu Iblis Es langsung sedikit naik.
Tang si mendengar kan dan memandang Ratu Iblis Es dengan tenang. "Kau bisa mencoba nya, dan kau harus tahu ini. Kau hanya sebuah lingkaran Roh untuk ku."
Ratu Iblis Es tidak bisa menahan tawanya, "Hahaha, kau hanya manusia rendahan ingin melawan Ratu ini?"
"Maka coba lah ini...."
Dalam sekejap suhu udara yang sebelumnya sudah sangat rendah pun, kini langsung turun dengan cepat. Badai pun mulai terbentuk dari Es yang mengamuk.
Badai es juga mulai menghancurkan segalanya yang dilewatinya.
"Hahaha...
"Dimana semangat dan kepercayaan dirimu yang sebelumnya?, cobalah hadapi Badai es ini....!!"
Ratu Iblis Es yang sebelumnya menyerang dengan penuh amarah sekarang tertawa merendahkan Tang si.
__ADS_1
Badai es seperti tornado yang menghancurkan apapun yang dilaluinya dan langsung menuju Tang si.
Memandang Badai es yang sangat menakutkan Tang si hanya menghela nafas, "Huh sudah seserius ini kah."
"Akan akan ku tunjukkan pada mu apa itu kekalahan telak." Selesai berkata Tang si terbang semakin tinggi.
Tang si terus naik semakin tinggi..
Ratu Iblis Es hanya berwajah dingin dan memperhatikan Tang si yang semakin menjauh dari permukaan tanah.
"Ingin menghindari dengan menjauh dari Badai Absolute Es milik ku, kau terlalu meremehkan ku..."
Tang si tidak mengetahui bahwa dirinya sudah diremehkan oleh Ratu Iblis Es.
Saat dirinya sudah berada di ketinggian Ribuan kilometer di atas tanah baru saat itulah dirinya berhenti.
Memandang jauh ke bawah Tang si langsung tersenyum, "Aku akan mencoba kemampuan baru yang kudapat setelah memiliki Tujuh Lingkaran Cincin Roh."
"Krakkkk..."
Tubuhnya pun mulai membesar dan membengkak dengan cepat.
"Arrrrgggggkkk..."
Mata Merah darah langsung memancarkan teror, "AARRKKKK........"
Raugan yang sangat dahsyat langsung terdengar di seluruh Hutan Es Utara. Aura Dewa Naga langsung pecah keluar.
Tang si langsung menggunakan kemampuan perubahan Wujud Roh Dewa Naga, walaupun bukan Roh Beladiri nya lagi.
Tubuh nya setelah selesai pengabungan dengan Roh Dewa Naga membuat Tang si memiliki Tubuh Dewa Naga.
Tang si meskipun terlihat dari penampilan memang manusia, namun setelah pengabungan nya dengan Dewa Naga dirinya sudah menjadi Dewa Naga dengan tampilan manusia.
Naga Yang sangat mengerikan terlihat menutupi langit dan memberikan Tekanan yang kuat pada semua yang melihat nya.
Di kejauhan dua pria dan satu wanita memandang ke langit dengan kagum, "Itu Naga?..
Jika Ling Dong tidak mengetahui kalau itu adalah Guru nya, namun untuk Dark dan White yang adalah Jiwa Tang si mereka bisa merasakan Yang mengerikan itu dan juga tahu kalau itu adalah Tuan mereka.
"Tuan telah berubah seutuhnya menjadi Naga...., Dark apa kau lihat itu, Tuan kita adalah satu satunya manusia dengan Tubuh Naga." Kata White sedikit meremehkan Dark.
"Tuan memang sangat kuat..."Jawab Dark sangat cuek.
__ADS_1
Ling Dong masih sangat kecil untuk mengetahui Naga dan hanya memandang dengan penasaran.
***
Ratu Iblis Es sudah sangat pucat sebelumnya namun sekarang wajah nya malah bertambah semakin pucat, sebagai Beast Suci dirinya bisa merasakan tekanan dari Beast Dewa.
Walaupun belum menjadi Dewa namun Tang si memiliki kemampuan berubah menjadi Dewa Naga yang bagi semua mahkluk Buas adalah Dewa tertinggi mereka.
Ratu Iblis Es bukan hanya pucat dirinya yang sebelumnya hanya memikirkan kebencian nya, sekarang gemetar ketakutan.
"Ini tidak mungkin....
"Bagaimana bisa Aura dari Dewa didunia rendah?." bertanya dengan bingung dalam hati nya.
"Siapa dia sebenarnya?." Ratu Iblis Es sudah ketakutan.
Badai Es nya ditekan sampai menghilang begitu saja, suhu yang sebelumnya turun juga pun mulai naik secara perlahan.
***
"Huh, apa akan sebesar ini?, aku merasa semua yang ada di bawah terasa kecil sekali."
Tang si pun langsung menyesuaikan diri setelah itu dirinya pun mulai turun perlahan. Turun terus sampai sudah dirinya dapat melihat Ratu Iblis Es cukup jelas.
Memperhatikan Ratu Iblis Es dengan tatapan merendahkan Tang si langsung berkata, "Kau mungkin yang terkuat di Hutan Es Utara tapi dunia ini luas kau bukan lah yang terkuat mengerti?"
"Dan satu hal lagi, aku tidak menyukai wanita yang kelemahan nya karena cinta, kau boleh bersedih saat kau kehilangan apa yang kau sayangi namun jangan menjadikan kehilangan mu menjadi kebodohan mu"
"Jika kau yang mati dalam pertempuran melawan Manusia waktu itu, Apa kau pikir dirinya akan bersedih seperti mu?, mungkin saja setelah itu dirinya akan mencoba melupakan mu dan mencari cinta yang lain"
"Kau hanya membuang waktu mu hanya memikirkan dirinya yang sudah tidak akan pernah bisa kembali, jika dia bisa mengatakan sesuatu pada mu, dirinya pasti ingin kau bahagia dan mencari cinta yang baru."
Tang si mengatakan semua kepada Ratu Iblis Es apa yang menurut nya benar.
Ratu Iblis Es pun sudah menundukkan wajahnya dan air mata sudah tidak terbendung lagi, Menangis lagi untuk kesekian kalinya.
"Aku tahu mungkin aku sudah salah, tapi aku tidak pernah menyesal mencintai nya, dan sudah ku putuskan akan mulai menerima kenyataan tapi....
Air mata semakin membasahi nya, sebelumnya air matanya akan langsung membeku namun saat ini air mata nya dikeluarkan habis habisan, anehnya itu tidak membeku.
Ratu Iblis Es yang semula memancarkan bahaya dan kebencian sekarang mulai terlihat lebih baik setelah mulai disadarkan..
Tang si pun berkata lagi, "Jadi pikirkan lah sebaiknya, jika kau ingin tetap keras kepala dan melawan ku atau menyerah dan memulai kehidupan baru dengan mengikuti ku atau melawan ku hingga akhir"
__ADS_1
"Pilihanmu ada jawaban mu...."