SYSTEM MARTIAL SOUL

SYSTEM MARTIAL SOUL
Evolusi Kaisar Perak Biru


__ADS_3

Roh beladiri Tang si Kaisar Perak Biru terus mengisap inti racun Danau milik Raja kalajengking hitam.


"Tidakkkkkkk. Cepat hentikan.." Teriak Raja Kalajengking.


"Manusia hentikan, kau boleh pergi namun berhenti mengisap inti racun itu. Inti racun ini saya sudah menjaganya ratusan ribu tahun tolong jangan dihisap ".


Raja Kalajengking sangat menyesal membuang anak rakus itu ke danau racunnya. Dirinya sebenarnya ingin membuat Tang si menjadi pupuk buat inti racun didanau.


Namun dirinya tidak mengira manusia ini bukan hanya tidak mati, malah menghisap inti racun milik nya.


Inti racun Danau sangat berharga untuknya, Raja Kalajengking ingin mengunakan inti racun untuk menghadapi kesangsaraan petir.


Namun sekarang ada manusia yang menghisap inti racun Danau milik nya. "Manusia maafkan aku ku mohon berhenti" Suara Raja Kalajengking memohon dan juga panik.


Tang si tidak mendengarkan kata kata Raja Kalajengking, Tang si masih menyerap inti racun dengan rakusnya.


Inti racun sangat banyak, bahkan danau racun ini hampir mengisi semua Gua. Kaisar Perak Biru Tang si masih dengan rakusnya menyerap nutrisi racun.


Tang si bahkan sampai melupakan Luo Er yang tadi masih bermeditasi.


***


Luo Er bangun dari meditasi nya, melihat ke sekeliling nya namun tidak menemukan keberadaan Tang si. Luo Er akhirnya bangun dari tempat duduknya.


Berjalan kearah batu yang digunakan Tang si semalam untuk duduk, Luo Er menemukan bh buah segar di atas batu.


Mengambil satu untuk dimakan, Luo Er menemukan kertas. Membuka kertas tersebut" Nona Luo saya sedang mengurus sesuatu jika Nona sudah selesai meditasi Nona bisa menunggu jika tidak Nona bisa lakukan apa saja". Kata Tang si dalam surat.


" Dia pergi untuk melakukan sesuatu namun tidak memberi tahu dimana tempatnya, sungguh laki-laki yang tidak bertanggung jawab." Luo Er kesal dengan Tang si.


" Baiklah menunggu dirinya kembali, sebaiknya aku memasak beberapa hidangan, mungkin dirinya kembali akan berterima kasih."


Luo Er pun langsung pergi mencari sesuatu yang bisa di masak..


***


Tubuh Tang si yang semula penuh cahaya biru halus, kini bercampur dengan warna hijau kehitaman.


Racun di danau sudah mulai berkurang , Raja Kalajengking pun sudah mulai pasrah dirinya yang semula mengintimidasi sekarang tak bisa apa-apa.

__ADS_1


Raja Kalajengking juga merasa jika manusia ini menghisap habis seluruh danau racunnya, mungkin dirinya tidak lagi bisa mengalahkan Manusia ini.


Dirinya ingin menyerang juga namun ada cahaya yang melindungi Tang si.


Dalam Tubuh Tang si inti racun sudah mulai terbentuk. Biasanya para Spirit Master akan membentuk inti jiwa saat berada di Cincin ke tujuh Spirit King.


Tang si pun merasakan pusaran di dalam tubuh nya.


Ding


Host inti jiwa pertama akan terbentuk, Kaisar Perak Biru akan berevolusi menjadi Kaisar Perak Racun. Darah Host akan bercampur dengan racun dan darah Dewa naga, tubuh Host akan berevolusi seperti Roh beladiri.


Setelah dua hari dua malam akhirnya penyerapan seluruh racun danau Raja Kalajengking berakhir.


Kaisar Perak Biru yang semula biru muda, sekarang berwarna hijau muda. Pola Kaisar Perak Racun di tubuh Tang si sama namun sangat beracun.


Bahkan tubuh Tang si yang semula seperti kecerahan langit, sekarang aura mencekam keluar dari tubuh nya.


Membuat Tang si terlihat penuh teror, di kejauhan Raja Kalajengking juga bisa melihat perubahan pada Tang si, walaupun penuh senyuman namun Tang si memancarkan aura membunuh.


Ditambah sekarang Tang si sudah menyerap semua inti racun, Raja Kalajengking ingin membunuh Tang si namun dirinya tidak bisa.


" Terimakasih karena racun milik mu, sekarang tubuh ku kebal terhadap berbagai racun dan berkat inipun diriku akhirnya sudah memiliki inti racun."


Tang si tidak ingin membunuh Raja Kalajengking walaupun dirinya sekarang bisa.


Akhirnya Tang si melangkah ingin pergi, "Gimana ya sudah dua hari, apa Luo Er baik-baik saja."


" Tunggu Manusia!, sekarang saya tidak memiliki inti racun saya hanya bisa menunggu waktu sebelum menghadapi kesangsaraan".


" Lebih baik bunuh saja aku." Raja Kalajengking merasa lebih baik mati dibunuh Manusia dari pada siksaan Kesangsaraan.


Tang si berbalik ke arah Raja Kalajengking, " Aku tidak tertarik untuk membunuh mu" Jawab Tang si singkat.


"Namun apa kau mau mengikuti ku" Tanya Tang si.


Mendengar itu Raja Kalajengking akhirnya bicara lagi" Apa gunanya mengikuti mu, aku adalah Raja Kalajengking hitam mengikuti mu dimana harga diri Raja ini."


Tang si tersenyum" Aku tanya sekali lagi, apa kau ingin mengikuti ku. Jika tidak jangan membuang-buang waktu ku lagi."

__ADS_1


Tang si pun berbalik dan pergi. "Baik lah saya ikut, namun dengan penampilan ini banyak Manusia akan takut?."


"Tidak perlu memikirkan itu , berikan saja setetes darah mu, saya akan melakukan kontrak jiwa." Kata Tang si.


Raja Kalajengking memikirkan itu pun," Ahkk Aku pun akan mati jika menghadapi kesangsaraan tanpa inti racun, sebaiknya mengikuti Manusia ini saja. Mungkin ini juga hal terakhir sebelum kesangsaraan."


Akhirnya Raja Kalajengking memberikan setetes darah nya kepada Tang si. Setelah mendapatkan darah Raja Kalajengking Tang si pun duduk bersila.


" System kontrak ." Suara Tang si dan Click...


Cahaya menerangi Gua dan cahaya menutupi Raja Kalajengking, Raja Kalajengking pun berubah menjadi Jiwa dan terbang ke tubuh Tang si.


Setelah beberapa saat cahaya redup Raja Kalajengking sudah menghilang.


Ding


Berhasil mendapatkan jiwa Raja Kalajengking, kontrak selesai..


Tang si membuka mata, melihat sekeliling Raja Kalajengking sudah tiada. Tubuh Tang si pun bersinar dan Empat Cincin jiwa bangkit, Tiga merah dan satu hitam dengan pola hijau beracun.


Melihat Cincin Jiwa aneh milik nya Tang si merasa bangga. " Keluar" Dari dahi Tang si cahaya hijau gelap keluar dan jatuh ke tanah.


Seorang manusia bertubuh kekar dan wajah yang menyeramkan menatap Tang si. "Hormat tuan." Pria itu memberikan hormat kepada Tang si.


Melihat rupa Raja Kalajengking setelah menjadi Jiwa nya, sekarang terlihat seperti Manusia yang sangat menyeramkan namun sangat kuat.


"Baiklah. Setelah kau menjadi Jiwa ku, sampai kapanpun kita akan selalu bersama. Dan satu lagi Nama mu sekarang adalah ' Black Poison '."


"Terimakasih tuan" .


Setelah semua selesai, Tang si membersihkan seluruh Gua menyimpan semua permata dan benda yang ada di dalam Gua kedalam penyimpanan milik nya.


Tang si pun berjalan kembali" Semoga Nona Luo Er masih menunggu."


Tang si akhirnya sampai di mulut Gua, Tang si lihat diluar ternyata sudah malam.


Luo Er yang duduk di atas batu merasakan ada yang datang lalu bersiaga. Melihat bahwa yang datang adalah Tang si, Luo Er langsung menuju ke arah Tang si.


" Kupikir kau sudah mati." Luo Er tanpa sadar memeluk Tang si...

__ADS_1


__ADS_2