
"Kau!!!."
Tidak bisa menahan amarah lagi langsung menyerang Tetua yang disampingnya.
Tetua yang aslinya tidak tahu apa-apa dan masih bingung karena dituduh melakukan sesuatu yang tidak dilakukan nya juga mulai kesal, ditambah sekarang dirinya diserang juga.
"Kau pikir kau bisa menindas orang lain sesukah mu!!."
Selesai berkata keduanya langsung saling menyerang.
"Cukup..."
"Apa kalian tidak lihat kita di permainkan.." Tetua pertama berkata dengan marah.
Pada saat itu semua nya terdiam dan mulai waspada. Setelah mendengar ucapan Ketua para Tetua pun langsung sadar mana mungkin Tetua yang lainnya berani memukul sesama.
Semua ini hanya satu penjelasan Pria bertopeng yang sebelumnya menghilang berada di sekitar mereka sekarang.
"Semuanya tetap waspada disekitar kalian." Ketua mengingat kan kembali. Juga mencoba melepaskan kekuatan Jiwa untuk merasakan sekitarnya.
Tang si masih memandang mereka dengan senyuman manis nya, "Sebaiknya kita akhiri semua ini saja."
Kemudian Tang si langsung muncul dihadapan semua Tetua secara mengejutkan. Muncul dari udara tipis tanpa diketahui keberadaannya sebelumnya membuat semua Tetua langsung memandang dirinya.
"Cepat tangkap dia. Seperti nya waktu untuk kemampuan nya telah habis."Tetua kedua berkata dengan bangga.
Segera Empat Tetua langsung menyerang Tang si secara bersamaan. Dengan kemampuan dan pengalaman bertarung yang cukup para Tetua menyerang namun juga berhati-hati.
Pria misterius ini dapat menghilangkan dirinya pasti memiliki Kemampuan yang tinggi dan lagi pula dia datang sendiri tanpa takut.
"Gunakan Formasi Empat sudut." Kata salah satu Tetua.
Tang si masih berdiri memandang mereka yang menyerang dirinya.
Ke Empat Tetua bergerak dengan cepat dan segera membentuk segi Empat yang dimana setiap Tetua menempati Empat sudut dan membentuk sebuah kurungan.
Tang si masih sama memandang mereka dan tidak melakukan gerakan apapun untuk melawan.
"Terlalu sombong.. Atau kau ketakutan hingga hanya berdiri dengan diam seperti itu." Ejek salah satu Tetua.
Dari Kaki masing-masing Tetua Enam Lingkaran Cincin Roh pun bangkit dan Kekuatan Jiwa langsung mengalir ketengah dan membentuk energi penghalang.
Setelah penghalang dibentuk semua Tetua langsung tersenyum santai sedikit rileks. Akhirnya pria misterius ini tertangkap juga.
"Kita lihat apa kau bisa sombong lagi seperti sebelumnya." Ketua pertama berkata dengan santai.
"Ok apa ini sudah selesai." Ucap Tang si akhirnya berbicara lagi.
"Apa kau ada pertanyaan terakhir sebelum Mati!!!." Ketua menanggapi nya dengan sindiran.
__ADS_1
"Bukan itu yang ku maksud." Kata Tang si singkat.
Sebelum ada yang menjawab nya Tujuh Lingkaran Cincin Hitam bangkit dari kakinya. Bersamaan dengan itu juga tubuh nya langsung memasuki Mode Iblis Kematian.
Aura Kematian yang kuat langsung pecah dari tubuhnya Topeng nya pun juga langsung hancur menunjukkan wajahnya yang tampan dengan ekspresi senyuman Iblis.
"Sudah waktunya mengakhiri semua ini."
"Seorang Spirit Douluo." Seru semua Tetua bersamaan.
Baru sekarang mereka mengerti yang diucapkan bawahan yang tadi melaporkan. Mau itu Seratus Pembunuh tingkat Ungu pun tetap tidak akan bisa mengalahkan Level Spirit Douluo.
Setelah menembus Lingkaran Cincin Ketujuh seorang akan ada perubahan dalam Jiwa nya, karena Jiwa akan menyatuh dengan Roh Beladiri dan membuat perubahan Kualitas.
Namun bukan hanya terkejut dengan Tingkat Douluo tapi lebih terkejut lagi, pria itu terlihat sangat mudah namun sudah menjadi Spirit Douluo. Sudah terkejut bahkan lebih terkejut dengan warna Lingkaran Cincin Roh nya.
"Itu Tujuh Lingkaran Cincin Roh Hitam Puluhan Ribu Tahun Jiwa." Salah satu Tetua berkata dengan iri.
"Cepat bantu memperkuat penghalang nya." Selesai berkata Empat Tetua yang tersisa bersama dengan Ketua langsung segera menambah Kekuatan Jiwa untuk memperkuat penghalang.
Penghalang yang semula cukup kuat langsung bergetar dengan banyak nya Kekuatan Jiwa yang masuk.
"Walaupun kau kuat gabungan dari Delapan Spirit Sage Dan Satu Spirit Douluo cukup untuk menahan mu."
Tang si membalas itu dengan senyuman aneh.
"Blue.."
Dari dahinya Suhu Dingin langsung pecah Keluar dan muncul disamping dirinya dengan sedikit menunduk, "Tuan.."
"Kau Hancurkan pelindung itu." Tang si menunjuk disekitar nya.
"Baik Tuan.."
Para Tetua langsung terkejut dengan munculnya wanita yang sangat cantik.
"Siapa dia?." Seru Ketua pertama.
Masih bertanya-tanya suhu disekitar sudah turun dengan menghawatirkan.
"Ini.. Penguna Elemen Es.." Suhu masih terus turun, dalam aula Kota yang cukup luas es mulai terbentuk dan juga beberapa pembunuh yang Kultivasi nya rendah sudah mulai tidak bisa menahan dingin lagi.
Semua orang sudah melepas Kekuatan Jiwa untuk melindungi diri masing masing.
"BOOOMMM.."
Ledakkan dari dalam penghalang langsung bergetar dan mulai menunjukkan akan pecah.
"Ini akan segera pecah.." Para Tetua yang harus melindungi diri dari suhu dingin harus menjaga pelindung tetap stabil namun itu juga membuat konsentrasi pun terbagi.
__ADS_1
"BOOMMM.."
Sekali lagi ledakan dari dalam membuat penghalang sudah tidak bisa menahan serangan berikutnya dan akan segera hancur.
"Ini mana mungkin kekuatan seorang Spirit Douluo. Terlalu kuat.." Para Tetua merasa sudah tidak bisa lagi menahan serangan berikutnya.
Es langsung membentuk kerucut besar dan mulai berputar dengan kecepatan dan segera menabrak Penghalang dan.
"BOOMMM.."
Penghalang langsung hancur tidak tersisa, para Tetua juga langsung termundur beberapa meter dan langsung memuntahkan darah segar.
Tang si muncul dari bekas ledakan barusan dengan wajah dingin nya.
Lingkaran Cincin Hitam sebelumnya langsung kembali ke warna asli. Udara mencekam langsung terpancar dari Lingkaran Cincin Roh Merah Ratusan Ribu Tahun milik nya.
"Biar kalian para pembunuh lihat apa itu Kekuatan yang lebih kejam dari kalian."
"Tidak mungkin.. Itu Lingkaran legendaris lembayung Merah Ratusan Ribu Tahun Jiwa." Semua Tetua sudah gemetaran merasakan tekanan yang kuat dari Tang si.
"Mari akhiri ini. Sebelum nya aku tidak mengira gabungan Kekuatan kalian cukup kuat untuk menahan ku beberapa saat"
"Tapi cukup sampai di sini."
Lingkaran Cincin Ketujuh Langsung bersinar. Kemampuan pertama 'Kemarahan Es Absolut."
Suhu Dingin langsung merembes keluar dengan cepat. Para pembunuh tingkat hitam dan beberapa ungu dan Kuning perlahan mulai membeku.
"Cepat kita serang bersama." Seru Ketua dengan keras.
Para Tetua langsung menyerang Tang si dengan kemampuan jarak jauh terkuat mereka.
Semua kemampuan membunuh yang kuat langsung terarah pada Tang si.
"Sudah kubilang semua ini sia-sia jika serangan kalian tidak mengenaiku." Tang si berkata dan langsung menghilang dari pandangan semua Tetua.
"Semuanya Hati-hati."
"Sudah terlambat." Suara Tang si datang entah dari mana.
"BOOMMM.."
Salah satu Tetua terbang dan menabrak dinding dengan memuntahkan banyak darah, dan langsung kehilangan kesadaran nya.
Para Tetua langsung berkumpul ditengah dan menjaga sekeliling mereka.
Kekuatan Jiwa yang sangat kuat dengan keberadaan yang tidak diketahui membuat Tang si lebih terlihat seperti Seorang Assassin Pembunuh.
"BOOMMM.."
__ADS_1