SYSTEM MARTIAL SOUL

SYSTEM MARTIAL SOUL
Kalian Tidak Pantas Hidup


__ADS_3

Tang si terus masuk lebih dalam, setiap menemukan para Spirit Master Roh Jahat dirinya langsung menghancurkan mereka tanpa sedikitpun berbelas kasih.


Semakin masuk Tang si juga mulai menemukan Spirit Master Roh Jahat yang cukup kuat, namun itu saja mereka tetap mati dihadapan Tang si.


"Kalian para sampah, menggunakan kekuatan untuk menindas yang lemah. Kalian tidak pantas hidup." Tang si berkata dengan geram.


***


Aula Ketua


Para tetua telah berkumpul, setelah mendengar ada seorang yang datang dan membunuh seluruh anggota mereka.


"Ketua ini tidak bisa dibiarkan lagi, kalau terus seperti ini kita akan kehilangan banyak anggota kita." Salah satu Tetua menyuarakan pendapatnya.


"Aku mengerti, ayok beberapa Tetua ikut bersamaku kita hadapi orang itu, aku bukan meremehkan kemampuan kita, namun dari yang kalian dengar dia datang sendiri dan tidak takut, pasti dirinya memiliki kepercayaan diri untuk mengalahkan kita seorang diri"


"Namun mari kita tunjukkan kalau kita bukan orang yang bisa dia ganggu." Ketua sudah berdiri bersamaan dengan beberapa Tetua.


"BOOMMMM..."


"Kalian tidak akan ada yang kubiarkan hidup hari ini." Saat semua sedang berkumpul dan mengatur rencana, sebuah suara datang bersamaan dengan sebuah ledakan.


Para Tetua dan semua yang ada di dalam pun segera bereaksi dan langsung bersiap bertarung.


Saat kemudian Tang si muncul dihadapan mereka semua, "Semua anggota kalian sudah aku bunuh, sekarang giliran kalian."


Melihat hanya anak muda tampan yang berbicara, para Tetua pun langsung menyimpulkan bahwa Tang si tidak sekuat yang mereka kira.


"Biarkan aku saja yang mengurus dia." Salah satu Tetua berkata langsung, Roh Beladiri nya pun langsung Aktif.


"Bocah terima kematian mu."


Enam Lingkaran Cincin Roh pun berputar dari Tetua yang ingin langsung menyerang Tang si.


Roh Beladiri nya adalah Pemakan bangkai, salah satu Roh Beladiri Jahat yang cukup kuat.


Para Tetua lainnya juga sudah bersemangat mereka sudah lama tidak melihat Tetua Mu bertarung.


Tetua Mu sudah menyerang, Lingkaran Cincin Roh ke tiga dan ke empat nya pun langsung bersinar. Kemampuan untuk merobek lawan dan mengincar jantung lawan.


Cakar gelap yang cukup besar sudah terarah pada Tang si, bukan hanya itu Tetua Mu langsung mendekat pada Tang si bersiap untuk melakukan serangan langsung pada Jantung Tang si.


Tang si juga memperhatikan Tetua Mu dan Tetua yang lainnya, "Sudah cukup waktu bermain nya."


Tang si langsung menghilang dari hadapan para Tetua, saat dirinya terlihat lagi Tetua Mu sudah tidak bergerak ditempat.


Langsung menggunakan kemampuan Ilusi dan langsung melilit tubuh lawan.

__ADS_1


Melakukan itu Tang si hanya membutuhkan Tiga detik untuk membuat lawan tidak lagi bebas.


"Sudah waktunya kau mati." Tangan Tang si terangkat bersamaan Roh Beladiri 'Kaisar Macan Kematian' aktif. Aura Kematian langsung keluar dari tubuh Tang si, Lingkaran Cincin Roh nya pun bangkit.


Enam Lingkaran Cincin Roh langsung memancarkan tekanan pada lawan, Lingkaran Cincin Roh lawan hanya biasa saja, di hadapan Lingkaran Cincin Roh Ratusan Ribu Tahun milik Tang si mereka hanya bisa tunduk.


Energi Kematian langsung keluar dan membentuk Tangan Iblis raksasa langsung meraih Tetua Mu.


"Krakkkk..."


Tetua Mu terangkat sedikit.


"BOOOMMMM.."


Itu hancur berantakan seluruh tubuh Tertua Mu. Tetua Mu yang merupakan Spirit Semu Master Enam Lingkaran Cincin Roh hancur dihadapan Para Tetua yang lainnya.


"******** berani nya kau membunuh Saudara Mu, tidak akan kubiarkan kau hidup." Tetua yang sudah lama bersama Tetua Mu langsung menyerang Tang si dengan kemarahan.


"Berisik...!!!."


"Matiii..


Belum menyelesaikan kata-katanya Tangan Iblis langsung Membentuk Cakar Raksasa dan langsung mengarah pada Tetua yang bergegas ke arah nya.


"Kalian tidak pantas hidup, membunuh dan memperlakukan kehidupan seseorang seperti mainan kalian tidak pantas menunjukkan rasa sakit kehilangan di hadapan ku"


Para Tetua lainnya sudah tidak bisa menahan amarahnya lagi.


"Mari serang bersama, hancur kan Bocah itu balaskan dendam seluruh anggota kita yang mati." Teriak salah satu Tetua.


Enam Tetua pun langsung menyerang bersama, Roh Beladiri masing masing pun langsung dikeluarkan.


Lima Spirit Semu Master dan Satu Spirit Douluo.


"Mati..."


Masing masing langsung ingin menggunakan kemampuan serangan terkuat nya, mereka ingin menghancurkan Tang si dengan serangan gabungan terkuat.


"Kalian tidak akan mengerti dihadapan ku serangan kalian hanya sia sia." Tang si memandang Para Tetua Spirit Master Roh Jahat yang menyerang dirinya.


Cahaya gelap langsung menutupi seluruh tubuhnya, dan langsung Set Armor Empat Kata miliknya menutupi seluruh tubuhnya.


Aura Tang si langsung naik dan Kekuatan Jiwa yang kuat langsung membuat Para Tetua tertekan.


"Domain 'Kaisar Perak Racun'." Selesai berkata seluruh disekitar nya langsung gelap dan Niat Membunuh yang kuat langsung pecah.


"Mati....!!!!"

__ADS_1


"Akan ku perlihatkan Kekuatan yang sebenarnya."


Dalam area 'Kaisar Perak Racun' para Tetua pun hanya bergerak terbatas dan racun juga sudah melemahkan tubuh mereka.


"Black.."


Cahaya gelap langsung keluar dari dahi Tang si, Raja Kalajengking dengan tubuh aslinya langsung mengeluarkan serangan racun mematikan miliknya.


"Jiwa nyata?.." Para Tetua yang melihat Black langsung mengerti, hari ini mereka akan berakhir.


Black langsung memuntahkan sebuah cairan yang sangat mematikan.


"Click."


Para Tetua bahkan tidak bisa melakukan apapun saat Seluruh tubuh mereka dilelehkan sampai tidak tersisa.


"Huff, kalian pantas mati dengan kejam." Tang si pun langsung memanggil White dengan Ling Dong.


Hanya memerlukan waktu setengah jam untuk menghancurkan para Spirit Master Roh Jahat.


Tang si sudah menemukan kehidupan lain namun tidak merasa kan niat membunuh, itu membuat nya tahu itu mungkin orang yang di bawah oleh Spirit Master Roh Jahat.


Beberapa menit kemudian.


"Huh, paman kenapa disini sangat sepi." Ling Dong bertanya karena sampai dirinya dan White masuk tidak seorang pun terlihat.


"Panggil aku kakak." Tang si merasa kesal.


"Baik lah mari kita cari Ibu mu."


Tang si langsung membawa Ling Dong langsung terus masuk kedalam, karena dirinya merasakan ada ruangan tersembunyi.


Tidak membutuhkan waktu lama Tang si pun sampai di Ruang bawah tanah juga menemukan cukup banyak wanita yang terlihat sangat putus asa.


Bisa dilihat mereka mengalami trauma dan juga diperlakukan dengan sangat buruk.


Melihat kondisi ini Membuat Tang si sangat menyesal tidak menyiksa para Spirit Master Roh Jahat itu.


Ling Dong pun menemukan seseorang yang dikenal nya.


"Bibi, apa bibi melihat ibuku." Ling Dong langsung bertanya.


Wanita yang cukup cantik namun sekarang sangat terlihat berantakan pun mengangkat wajahnya.


"Kau, kenapa bisa ada disini!!!, cepat pergi sebelum mereka datang." Wanita itu sudah mulai merasa takut.


Ini salah satu teman dekat ibunya yang juga hilang beberapa hari setelah ibunya, membuat Ling Dong langsung bertanya namun..

__ADS_1


__ADS_2