
Setelah menyelesaikan semuanya Tang si terbang kembali dengan cepat. Waktu cukup banyak yang terlewat kan untuk mengurus Serikat Pembunuh.
Tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai, Tang si bisa melihat bahwa murid nya masih menunggu nya. Tidak tahu apa murid nya tidur atau menunggu nya dengan duduk begitu saja.
Tang si segera turun dan langsung ke arah murid nya, "Dong'er maaf Guru membuat mu menunggu." Ucap Tang si setelah sampai di dekat Muridnya.
Ling Dong juga akhirnya mendengar suara Guru nya dari belakang dan langsung membalikkan badan nya, "Ah, Guru sangat lama." Ling Dong berkata dengan wajahnya yang sudah terlihat cukup lama menahan ngantuk nya.
Tang si melambai dan Dark dengan Black langsung kembali.
Melihat ke arah para pembunuh yang sebelumnya terikat. Semuanya masih memasang wajah begal masing-masing.
"Sebaiknya kalian juga segera menyusul saudara kalian yang lainnya." Kekuatan Jiwa yang kuat tapi lembut keluar perlahan dan membungkus para pembunuh.
"Semoga di kehidupan berikutnya kalian bisa menjadi yang lebih baik lagi." Secara perlahan semua pembunuh mulai menghilang tanpa menyisakan apapun.
Karena murid nya. Tang si langsung menghilang kan para pembunuh dengan cara halus, namun itu mengunakan Kekuatan Jiwa untuk menekan sampai hancur tidak tersisa.
Dihadapan Ling Dong para pembunuh Menghilang tidak tersisa seperti di teleportasi ke tempat lain. Namun yang sebenarnya itu dihancurkan oleh Tang si sampai tidak tersisa.
"Mari cari tempat istirahat sementara." Semuanya seperti tidak ada yang terjadi. Tang si juga hanya menunjukkan senyuman kepada muridnya.
"Guru aku sangat ngantuk!!."Kata Ling Dong dengan wajah yang terlihat cukup kelelahan.
"Yah setelah menemukan penginapan kau boleh istirahat sepuasnya." Jawab Tang si langsung.
Ling Dong tidak bertanya lagi dirinya juga mengerti Guru nya juga pasti lelah. Meskipun dirinya tidak tahu apa yang dilakukan Guru nya sebelumnya tapi itu pasti sesuatu yang melelahkan.
Berjalan ditengah kota meskipun sangat sepi Tang si berhasil menemukan sebuah penginapan kecil yang masih buka walaupun para pembunuh telah mengambil alih seluruh Kota.
Segera bergegas menuju penginapan.
"Tuan.. Apa ada yang bisa saya bantu?." Seorang wanita Tua menghampiri nya setelah Tang si muncul di penginapan nya.
"Yah Nyonya.. Apa ada kamar yang bisa saya bayar untuk istirahat sehari?." Tanya Tang si.
"Tuan hanya ada satu kamar."
"Baiklah satu untuk kami." Tang si segera menunjuk murid nya.
__ADS_1
"Yah silahkan ikuti saya Tuan." Setelah itu Tang si segera mengikuti nya.
Nyonya ini juga berhati-hati takut membuat Tang si tersinggung. Melihat Tang si yang tinggi dan menggunakan topeng pasti seorang Spirit Master.
Segera sebuah kamar yang tidak luas namun bisa untuk dua orang dengan dua ranjang satu badan untuk masing-masing.
"Baik Tuan ini kamarnya." Nyonya ingin pergi namun Tang si menghentikan nya.
"Nyonya ini bayaran untuk sehari." Tang si langsung menyerahkan satu koin Emas, "Apa ini cukup Nyonya?." Tanya Tang si.
Melihat itu Nyonya langsung menerima nya, "Ini sangat cukup Tuan." Setelah mengambil nya Nyonya pemilik penginapan segera meninggalkan Tang si.
Tang si juga menutup pintu dan segera masuk, "Dong'er..
Baru saja ingin mengatakan sesuatu untuk murid nya namun Ling Dong sudah tertidur pulas di ranjang.
Tang si berjalan kearah nya, "Istirahat lah kau pasti lelah menunggu Guru." Dari Cincin penyimpanan nya sebuah selimut segera keluar dan menutupi Murid nya.
"Huh.. Diluar sudah terang." Tang si juga segera duduk di ranjang miliknya dan mulai meditasi. Semalaman bertarung juga membuat nya kehilangan banyak kekuatan Jiwa namun untungnya musuh juga bisa segera selesai.
Tang si hanya bermeditasi untuk memulihkan Kekuatan Jiwa dan juga mentalnya.
System_
[ Level_ 79 Spirit Douluo ]
[ Roh Beladiri_ Kaisar Perak Racun, Kaisar Macan Kematian, Tiga Petir ]
[ Jiwa Beast_ Kalajengking Hitam 'Black Poison', Ular Putih Illusion 'White Ilusion', Gagak Iblis 'Dark', Rubah Es Absolute 'Blue Snow' ]
[ Armor_ Set Empat Kata 'Naga Iblis Kaisar Petir ]
[ Mecha_ Shadow Assassin 'Level Hitam' ]
Melihat status milik nya Tang si hanya menghela nafas, "Huff, apa status ini sedikit berlebihan untuk seorang Spirit Master?." Gumam nya sendiri.
Memiliki System Soul Land yang membuat nya merasa memiliki segalanya namun juga membuat nya tidak bisa merasakan sulit nya berkultivasi, walaupun dirinya kuat namun rasanya bahwa itu bukan kekuatan miliknya.
"Sudah lah mungkin ini kemampuan System sebaiknya aku menikmati nya saja." Berkata untuk menghibur diri sendiri.
__ADS_1
Tang si masih duduk bersila dengan tenang dan semua nya terlihat dalam kendali dan ketenangan, kekuatan Jiwa nya perlahan dipulihkan juga kelelahan sebelumnya juga perlahan menghilang.
Hampir seharian Tang si dengan murid nya hanya beristirahat Tang si masih berkultivasi sedangkan murid nya masih tertidur pulas di ranjang miliknya.
Sore harinya Akhirnya keduanya sudah bangun Ling Dong sudah bergegas untuk mandi. Setelah keduanya selesai membersihkan diri segera keluar mencari sarapan.
"Guru kapan aku bisa berlatih." Tanya Ling Dong sambil berjalan.
"Tunggu kau berusia Enam Tahun dan membangkitkan Roh Beladiri mu dulu untuk bisa berlatih. Ok." Jawab Tang si dengan lembut.
"Guru beberapa hari lagi, aku akan genap berusia Empat Tahun.." Ujar Ling Dong.
"Huh baguslah, kita bisa merayakan nya bersama Bibi Luo.."
"Guru apa Bibi Luo adalah pacarnya Guru?." Pertanyaan muridnya langsung membuat Tang si cukup kaget.
"Tidak tidak Bibi Luo hanya teman Guru." Tang si menjelaskan dengan singkat untuk muridnya.
Keduanya pun berjalan cukup lama dan menemukan bahwa Kota sudah mulai rame dan aktivitas sudah kembali lagi. Seperti nya setelah dirinya menghancurkan serikat Pembunuh Tuan kota segera mengembalikan suasana Kota dengan cepat.
"Dong'er mari kita kesana." Selesai berkata Tang si menarik muridnya dan bergegas ke sebuah kedai makanan yang dilihatnya.
Segera mendapatkan tempat yang kosong Tang si langsung memesan beberapa hidangan yang berbeda untuk keduanya.
Setelah itu hidangan segera diantarkan untuk keduanya, "Mari makan.." Ucap Tang si untuk muridnya. Keduanya mulai menyantap hidangan dengan lahap nya.
***
Ibu Kota Kekaisaran_
Ibu Kota sangat ramai dan banyak keluarga bangsawan yang datang itu juga membuat suasana kota semakin ramai. Kalangan Keluarga bangsawan dari Keluarga kerajaan juga datang.
Kekaisaran Roh adalah salah satu dari tiga kekaisaran milik manusia yang berada di benua Beast.
Istana Kerajaan_
"Yang Mulia Kaisar." Seorang Pria Sepuh dengan Set baju pertarungan berlutut dihadapan Kaisar.
"Bangun.. Tidak perlu sungkan Saudara Mu." Ucap Kaisar dengan wajah yang ceria. Bisa dilihat Kaisar dalam suasana hati yang baik.
__ADS_1
Jenderal Mu Chen salah satu Jenderal yang sangat penting untuk Kekaisaran Roh dan juga menjadi Jenderal Utama yang memimpin pasukan Kekaisaran untuk menghadapi Beast.
Memiliki kemampuan yang kuat dan kepemimpinan yang baik membuat nya menjadi Jenderal yang sangat dihormati bahkan Kaisar sudah menganggap nya sebagai saudara.