
Patriak Keluarga Ye dan Tuan Kota berdiri setelah Tang si menarik kembali Aura Membunuh nya. Bisa dilihat wajah keduanya pucat dengan ketakutan yang amat besar.
Aura membunuh yang mereka berdua rasakan seperti ingin menelan tubuh dan juga Jiwa mereka. Untungnya mereka berdua juga seorang Spirit Douluo Tujuh Lingkaran Cincin Roh jika tidak, akan sama nasip mereka berdua dengan bawahan mereka yang terbaring tidak sadar di tanah.
"Iblis.... Iblis....
Suara Tuan Kota terputus putus ketakutan dengan wajah pucat memandang Patriak Keluarga Ye, "Kita sudah membangun kan Iblis.."
Kepala Keluarga Ye tidak menanggapi perkataan Tuan Kota dirinya hanya berkata dalam hati, "Kenapa aku sok jago dan datang kesini. Oh Istriku ku harap di kehidupan berikutnya kita bisa bersama lagi." Dirinya sudah pasrah dihadapan Iblis Kematian ini.
Jika Tang si tahu yang dipikirkan pria ini saat ini mungkin kekesalan nya akan bertambah.
"Sebaiknya kalian pergi dari sini... SEKARANG.." Suara Tang si tidak kuat namun saat sampai di telinga keduanya seperti mendapatkan pengampunan Dewa Kematian.
"Baik Tuan Iblis terimakasih sudah berbelas kasih, saya janji seluruh Keluarga saya akan tunduk kepada Tuan." Ye Bei berkata dengan penuh rasa tunduk.
"Cepat lah sebelum aku berubah pikiran!!!"
Keduanya langsung berbalik dan melarikan diri seperti Seorang narapidana yang melihat kebebasan setelah di kurung bertahun tahun. Bahkan para penjaga dan anggota mereka biarkan dan langsung pergi tanpa memandang lagi kebelakang.
"Huff...
"Kalian urus lah mereka." Tang si berbalik langsung kembali ke kamar, untungnya ada pelayan dan juga pemilik penginapan yang menonton semua yang terjadi.
Untungnya Tang si bisa mengontrol Aura Membunuh milik nya jika tidak semua orang dalam Tiga Ratusan meter akan kehilangan kesadaran atau tertekan dengan paksa.
Tang si kembali dan duduk di samping ranjang memandang Ling Dong dengan tenang seperti tidak terjadi apapun sebelum nya.
Saat malam tiba Ling Dong pun sadar.
"Guru...
Ling Dong langsung menangis setelah mengingat kembali apa yang terjadi pada nya.
"Sudahlah semua sudah berlalu. Mari cari makanan apa saja yang kau mau Guru akan belikan." Tang si tersenyum kepada Ling Dong.
"Baiklah Guru..."
Ling Dong tidak lagi menangis dan memakan apapun yang dirinya mau. Pemilik penginapan bahkan mengantarkan hidangan sendiri untuk Tang si dan Murid nya.
***
"Cepat-cepat kita harus mengantar kan beberapa harta untuk Tuan Iblis. Karena pengampunan nya aku masih bisa melihat kalian, dan untuk putriku Ye Ying pasti sudah menyinggung nya"
__ADS_1
"Segera siapkan semua kita akan antar ke penginapan Tuan Iblis." Ye Bei berkata dengan buru-buru.
"Tuan semua sudah di persiapkan dan sudah bisa kita antarkan sekarang." Salah satu pengawal Berkata kepada Ye Bei.
"Baiklah mari berangkat."
Tang si tidak tahu bahwa sekarang seluruh kota sangat takut pada dirinya, setelah berita tentang seluruh penjaga kota dan anggota Keluarga Ye kalah didepan Kekuatan Iblis.
***
"Kita akan istirahat beberapa saat sampai kau sudah baikan baru kita berkelana lagi, Ok.." Kata Tang si pada Muridnya.
Ling Dong hanya tersenyum pada Guru nya. Tang si juga mengajarkan nya untuk tidak menjadi laki laki yang terus bersedih membuat nya sudah mulai melupakan hal buruk yang terjadi padanya, juga di umurnya yang akan memasuki Empat Tahun Ling Dong sudah banyak belajar tentang hidup.
"Baiklah kau istirahat dulu, Guru juga mau istirahat." Selesai berkata Tang si berjalan ke ranjang miliknya.
Di penginapan ini satu kamar memiliki dua tempat tidur untuk digunakan jika ada lebih orang yang nginap dalam satu kamar.
Tang si naik ke ranjang miliknya dan langsung mulai melakukan meditasi. Tang si langsung masuk System.
System_
"Sebaiknya aku lihat Shop System mungkin ada yang berguna."
[ Cincin_Tulang Jiwa_Mecha_Senjata Jiwa ]
"Hmmm, seperti nya Shop System belum memiliki sesuatu yang baru. Tapi coba masuk dulu di Senjata Jiwa." Selesai berpikir Tang si langsung.
"Click.."
[ Host berhasil membeli Sayap Jiwa, memberikan kemampuan terbang dengan hanya sedikit mengunakan Kekuatan Jiwa ]
[ Kecepatan terbang bertambah 100%. ]
"Ini pasti lebih menyenangkan dibandingkan terbang menggunakan Dark." Tang si sangat puas dengan apa yang baru di beli nya.
"Baiklah ini saja dulu yang bisa ku beli sekarang." Gumam Tang si dan langsung keluar dari System dan segera baring di ranjang.
Baru ingin menutup mata..
"Tok..Tok.." Suara ketukan dari pintu membuat Tang si langsung bangun dari ranjang, tidak lupa mengunakan topeng nya dan segera berjalan menuju pintu.
"Click.."
__ADS_1
Pintu terbuka dan Tuan pemilik penginapan berdiri dengan canggung dan ada rasa takut yang terpancar dari wajahnya.
"Ada yang bisa saya bantu Tuan." Tanya Tang si dengan pelan tidak ingin membangun kan murid nya yang beristirahat.
"Tuan ada tamu di depan untuk mu." Jawab pemilik penginapan dengan cepat dan jelas.
"Tamu? apa aku mengenal nya. Apa kau tahu siapa orang itu?." Tang si merasa tidak mengenal siapa pun di kota ini yang bisa menjadi tamunya.
"Iya Tuan ini... Tuan Ye Bei Patriak Keluarga Ye." Jawab pemilik penginapan segera.
"Apa yang iya lakukan? Apa masih ingin menganggu ku?." Suara Tang si mulai sedikit naik.
"Ahh. Tidak Tuan ini...
"Tuan Ye Bei seperti nya tidak datang untuk menganggu Tuan mungkin hanya ingin memberikan sesuatu untuk permintaan maaf yang tulus." Pemilik penginapan berkata dengan pelan tidak ingin membuat Tang si semakin salah paham.
"Baiklah antar aku kesana."
Sebelum pergi cahaya hijau keluar dari dahi Tang si dan langsung masuk ke kamar. Itu Black, Tang si tidak ingin ada yang terjadi lagi pada muridnya dan memanggil Black untuk menjaga Ling Dong.
Tang si juga berjalan mengikuti Tuan pemilik penginapan.
***
Ye Bei menunggu dengan sabar tidak berani membuat sedikit kesalahan yang bisa membuat semua hancur.
Segera Tuan pemilik penginapan muncul di ikuti oleh Tang si.
Melihat itu Ye Bei langsung berdiri, "Tuan...
Ye Bei ingin mengatakan Tuan Iblis namun dirinya takut membuat Tang si marah sedangkan dirinya tidak mengetahui nama Tuan Iblis.
Tang si hanya diam dan segera duduk di kursi yang disediakan oleh pemilik penginapan.
"Baik ada perlu apa Tuan Ye ingin bertemu?." Tanya Tang si langsung.
"Tuan apa saya boleh tahu nama Tuan." Ye Bei berkata dengan hati-hati.
"Tang Sie.." Jawab Tang si jelas.
"Tuan Tang sebelumnya saya memohon maaf sekali lagi, dan kedatangan saya kali ini ada membawa sedikit hadia untuk Tuan Tang"
Selesai berkata beberapa anggota Keluarga Ye langsung masuk dengan hadiah yang sebelumnya sudah di siapkan.
__ADS_1
"Tuan Tang mungkin ini tidak seberapa namun saya berharap Tuan mau menerimanya." Ye Bei berkata sedikit memohon..