
Terbang beberapa jam kemudian Tang si melihat ada sebuah kota yang cukup besar dari kota yang sebelumnya dirinya lewati.
Seperti biasanya Tang si langsung turun di hutan yang cukup jauh dari kota agar tidak menarik perhatian. Dan juga kota ini sepertinya memiliki penjagaan yang cukup ketat.
Merapikan bajunya Tang si langsung menggunakan topeng nya, Ling Dong tidak bertanya dan hanya memandang Guru nya.
Tang si pun langsung menggendong Ling Dong dengan tubuh kecil nya akan memakan banyak waktu untuk sampai di kota untuk memasuki Kota.
Melihat ke gerbang kota terlihat jelas bahwa ada beberapa penjaga yang memeriksa orang yang akan memasuki Kota, Kultivasi mereka rendah hanya Dua Cincin dan Tiga Cincin Jiwa.
Tang si langsung memasuki antrian yang cukup panjang untuk memasuki Kota, semua bergerak cukup rapi tidak ada yang membuat kekacauan atau keributan kecil.
Dengan Kultivasi nya Tang si bisa memasuki Kota tanpa ketahuan, perlu diketahui juga dengan level nya sekarang bahkan jika pemerintah kota dengan pengawal datang untuk menganggu nya dirinya tidak akan takut.
"Guru kota ini sangat ramai di bandingkan dengan kota asal ku ini sangat ramai sekali. Guru disini pasti banyak makanan enak, aku sudah lapar guru..." Kata Ling Dong dengan semangat.
"Iya..Kau boleh makan apapun yang kau mau setelah kita masuk, kita juga akan beristirahat beberapa hari disini. Guru juga akan menjual beberapa barang untuk mendapatkan Koin Emas." Tang si sudah menghabiskan Koin Emas milik nya di kota sebelumnya.
Dan Koin Emas juga sangat dibutuhkan sekali. Tang si sebelumnya hanya menjual permata yang cukup mahal di Kota sebelumnya, juga permata yang dijual nya berasal dari Gua milik Raja kalajengking.
Tiba giliran mereka untuk memasuki Kota. Para penjaga menghentikan keduanya. "Kami akan memeriksa kalian dulu, dan Tuan bisa membuka Topengnya?"
"Apa ada yang salah?." Tang si menanyakan kembali.
"Kami harus melihat wajah nya agar tidak ada perampok atau apalah yang mencoba memasuki Kota." Penjelasan penjaga langsung pada Tang si sambil menunjuk ke beberapa poster dengan beberapa wajah yang cukup menyeramkan.
Melihat itu Tang si mengerti mungkin itu wajah dari beberapa orang jahat.
"Eemmmm... Baik lah." Selesai berkata Tang si membuka topengnya langsung dihadapan pria penjaga di depan nya.
"Apa kita sudah boleh masuk?." Tanya Tang si setelah menunjukkan wajahnya.
Penjaga itu masih diam memandang wajah Tang si, namun mendengar suara Tang si yang bertanya dirinya langsung mengangguk.
Tang si langsung melangkah pergi.
__ADS_1
"Kau lihat Pria yang tinggi dan mengendong anak kecil disana" Penjaga itu berkata sambil menunjuk ke arah Tang si dan Ling Dong pergi.
"Ada apa dengan mereka?." Tanya salah satu penjaga yang penasaran.
"Itu wajahnya sungguh tampan, pantas dirinya mengunakan topeng jika tidak mungkin akan banyak wanita yang mengikuti nya." Jelas penjaga itu.
"Yah sudah cepat lah lanjutkan pekerjaan mu, jangan membuat orang-orang itu menunggu."
"Baiklah...
***
"Guru..guru lihat itu sangat tinggi." Ling Dong berkata sambil menunjuk sebuah bangunan di tengah Kota yang terlihat sangat tinggi.
"Yah itu mungkin milik orang yang cukup kaya di kota ini." Tang si tersenyum dengan jawaban nya.
Ling Dong tidak menayangkan lagi dan hanya terkagum dengan hal baru yang dilihatnya di tengah Kota.
Tang si juga mencari penginapan terlebih dahulu untuk tempat istirahat sementara dirinya dengan murid nya itu. Di Kota yang sangat ramai ini Tang si dengan mudah menemukan penginapan yang cukup mewah dan berada di pusat kota.
Dengan Koin Emas yang cukup banyak dalam Cincin penyimpanan nya Tang si mengendong Ling Dong dan langsung memasuki penginapan.
Beberapa saat setelah Tang si masuk, beberapa wanita muda menghampiri nya langsung bertanya, "Selamat datang Tuan apa yang bisa saya bantu." Wanita yang cukup cantik berkata sambil memandang ke atas untuk memandang Tang si yang masih mengunakan topeng nya.
"Ah... Saya butuh satu kamar untuk beberapa hari ke depan." Tang si langsung berkata.
"Baik Tuan mari ikuti saya ke tempat pembayaran." Berjalan langsung ke seorang wanita lainnya yang sedang bengong.
"Yuxie Tuan ini ingin memesan satu kamar untuk beberapa hari." Suara wanita yang mengantar Tang si kepada wanita yang masih melamun.
Terkaget langsung berkata, "Apa yang bisa saya bantu Tuan?"
Pada akhirnya selesai menjelaskan Tang si langsung membayar untuk Dua hari, dan segera di antarkan ke kamar oleh pelayan wanita.
Tang si juga langsung memesan hidangan untuk segera dihidangkan karena dirinya dan Ling Dong sudah cukup lapar.
__ADS_1
Memandang Ling Dong yang masih melihat seisi ruangan dengan kagum Tang si langsung berkata, "Mandilah dulu sebelum Makanan nya datang."
"Baik Guru..." Jawab Ling Dong langsung berlari kamar mandi.
Keduanya sudah membersihkan diri dan tidak lama pintu di ketuk.
"Tok..tok.."
Tang si langsung dengan cepat membuka pintu. Para pelayan wanita yang cantik langsung masuk dengan berbagai macam hidangan.
Tang si tidak sadar kalau dirinya tidak menggunakan topeng nya. Saat para wanita ingin kembali mereka bersamaan tidak sengaja memandang wajah Tang si.
Baru sadar diri nya tidak menggunakan topeng dan langsung berkata, "Yah saya dan murid saya akan langsung menyantap makanan nya mohon pengertiannya..!!"
Para pelayan wanita sudah tidak bisa berkata lagi, di depan mereka ada sebuah Pria yang wajah nya bisa membuat hati wanita berdetak kencang saat memandang nya.
Masih memandang dirinya Tang si mengangkat tangan nya Bersamaan kekuatan yang halus langsung keluar perlahan mengangkat beberapa pelayan wanita yang memandang nya langsung terbang perlahan keluar dari kamar.
Tang si langsung menutup pintu dengan cepat.
"Guru sangat tampan itu membuat kakak yang tadi tersipu." Ling Dong berkata langsung memuji guru nya.
"Kau anak kecil!!, cepat makan lah itu akan keburuh dingin." Tang si langsung mendekati meja makan.
Tang si dan Murid nya kemudian tidak membahas lagi dan langsung makan dengan lahap.
***
Kamar_
"Nyonya ada salah satu Tuan Muda yang sangat Tampan bersama seorang anak kecil"
"Tuan ini ketampanan nya tidak tersaingi." Jelas salah satu wanita yang sebelumnya melihat wajah Tang si, bahkan sampai sekarang wajah Tang si masih terbayang dalam diri nya.
"Oh Tuan Muda yang tampan yah!!!"
__ADS_1
"Aku ingin melihat setampan apa wajah nya hingga kalian melaporkan ini..." Wanita cantik yang sangat anggun duduk dengan tenang dalam sebuah bak mandi yang penuh dengan bunga..