SYSTEM MARTIAL SOUL

SYSTEM MARTIAL SOUL
Mecha


__ADS_3

Tang si sudah lama tidak melihat Shop System membuat dirinya baru tahu bahwa System Shop telah menjual Mecha dan Senjata Jiwa.


Sebelumnya karena Level nya System Shop belum mengeluarkan Mecha dan Senjata Jiwa, namun setelah menembus Spirit Douluo baru barang baru muncul di Shop System.


Juga dalam Shop System semua barang yang dijual sudah di desain khusus untuk Host nya, dan tidak bisa dijual ke orang lain.


***


System Shop_


[ Mecha Putih ] [ Mecha Kuning ] [ Mecha Ungu ] [ Mecha Hitam ] [ Mecha Merah ]


Tang si menjadi bingung untuk membeli, karena semakin kuat Mecha, poin pengalaman yang perlu juga sangat banyak.


"Kalau yang Ungu Level cukup bagus tapi, semakin kuat akan lebih baik." Tang si berkata sambil membuat keputusan.


"Tapi Masalah nya Poin pengalaman ku tidak mencukupi untuk Mecha Merah Level, sedang kan yang Hitam Level mencukupi namun habis hanya untuk Mecha Hitam"


"Ah, sudahlah hanya poin pengalaman, bisa didapatkan lagi." Selesai berkata Tang si langsung memilih.


"Click.."


"Ting...."


Malam yang sangat gelap Sebuah benda cukup besar muncul di udara tipis langsung memancarkan Fluktuasi Energi Jiwa.


Memandang itu Tang si tidak bisa tidak kagum, "Ini, Mecha milik ku"


"System memang yang terbaik, tidak memerlukan banyak usaha untuk mendapatkan Mecha bahkan yang berada pada Level Hitam." Tang si bersukacita untuk System.


Turun perlahan dan mendarat di depan Tang si Mecha terlihat sangat keren jika dilihat langsung dan gagah.


"Hahaha ini kh Mecha yang sebenarnya, mari mencoba nya dulu."


Tang si langsung berjalan kehadapan Mecha namun, "Ini bagaimana aku bisa masuk kedalam nya?."


Ding_


[ Host hanya perlu menggunakan kendali pikiran untuk membuka dan mengontrol Mecha. ]


Pemberitahuan System membuat Tang si langsung melakukan nya.


"Click.."


Pintu Mecha langsung terbuka dan tanpa menunggu Tang si langsung melompat masuk kedalam Mecha.


"Click.."


Pintu Mecha kemudian tertutup secara otomatis, " Wow ini sungguh keren." Kata Tang si dengan bersukacita.


Ding_


[ Host dapat memilih Mode untuk menjalankan Mecha ]

__ADS_1


[ Mode Menyerang, Mode Latihan, Mode Santai. ]


[ Mode Menyerang_ digunakan untuk bertempur ]


[ Mode Latihan_ digunakan untuk berlatih dan meningkatkan kemampuan Host ]


[ Mode Santai_ digunakan untuk istirahat dalam pertempuran dan mengisi kembali Energi dari Mecha ]


"Cukup simpel untuk mengunakan dan mengendalikan Mecha." Gumam Tang si.


Mengunakan Mecha sangat sulit, membutuhkan banyak usaha, pertarungan, dan pengalaman untuk dapat menjalankan Mecha.


Namun Untuk Tang si adalah pengecualian, karena System dirinya hanya perlu menggunakan Mode Latihan untuk langsung dapat mengunakan Mecha.


Dan dalam Mode Latihan Kemampuan akan terus bertambah semakin banyak latihan akan meningkatkan kemampuan Host.


"Sebaiknya sudah dulu, lagi pula ini masih gelap dan Ling Dong juga masih tidur."


"Click.."


Pintu Mecha terbuka seketika dan Tang si pun keluar dengan santainya.


"Sungguh menakjubkan lain kali mari kita Latihan." Selesai berkata Tang si menyentuh Mecha nya dan Mecha langsung menghilang.


Itu langsung disimpan di dalam Cincin penyimpanan milik nya.


"Huff..., Sebaiknya kembali dulu."


***


"Ah, Dimana Guru?."


Masih memiliki pertanyaan namun Aroma yang cukup menggiurkan langsung tertangkap hidungnya.


"Harumnya..., Ini pasti masakan Guru." Ling Dong bangun dari ranjang nya dan langsung berlari keluar.


Sebelumnya Tang si sudah bangun lebih dulu, dirinya tidak ingin mengganggu murid nya yang masih nyenyak di kasurnya.


Dan dari pada membangun kan Ling Dong, Dirinya langsung keluar untuk menyiapkan sarapan. Berbeda dengan dirinya yang sebelumnya tidak memiliki siapa pun, sekarang dirinya memiliki seorang murid dan sebagai Guru dirinya harus merawat murid nya.


Melihat Ling Dong yang sudah bangun Tang si tersenyum, " Cepat lah mandi dulu sana, Guru sudah menyiapkan airnya.


Tang si menunjuk ke samping dan ada sebuah penampungan air.


"Guru apa aku mandi disitu." Ling Dong berkata dan menunjuk ke arah penampungan air.


"Iya mandilah cepat keburuh dingin ni sarapan nya."


"Guru.., tidak ada penutupnya, Guru bisa melihat ku mandi pastinya." Ling Dong berkata dengan malu.


"Sudah lah cepat, kau masih kecil sudah tahu malu juga yah, cepat mandi Guru tidak akan melihat mu." Tang si pun berbalik.


Ling Dong tidak lagi ingin membuat nya marah dan secepatnya langsung pergi mandi.

__ADS_1


"Huh aku terlihat seperti seorang ayah bukan Guru." Tang si berkata pelan.


Setelah mandi dan menganti pakeannya Ling Dong berlari cepat dan duduk di depan Tang si.


"Guru sudah menunggu ku cukup lama yah." Ling Dong berkata dengan nada meminta maaf.


"Makan lah dulu." Tang si langsung mulai makan bersama murid nya.


Ling Dong tidak tahu bahwa disekitarnya hangat, pada hal mereka sudah berada di hutan Utara yang terkenal dingin. Tang si mengunakan Kekuatan Jiwa nya untuk membuat Ling Dong tetap merasa hangat walaupun cuaca nya dingin.


Setelah selesai sarapan Tang si langsung merapikan barang barang dan di bantu oleh Murid nya. Menyimpan semuanya kembali ke dalam Cincin penyimpanan nya Tang si ingin segera melanjutkan perjalanan nya.


"Baiklah mari lanjutan kan perjalanan kita." Tang si berkata dengan cukup semangat.


Dark pun langsung keluar dari dahi Tang si dan mengepakkan sayapnya dengan semangat, berada di laut Spritual milik Tang si membuat nya juga semakin kuat.


Dark setelah bergabung dan menjadi Jiwa Tang si dan memberikan dua Lingkaran Cincin Roh untuk Roh Beladiri 'Kaisar Macan Kematian' milik Tang si.


"Ayo berangkat.."


Tang si juga murid nya pun langsung terbang bersama Dark .


"Guru sangat menakjubkan, aku suatu saat akan menjadi sekuat Guru." mengagumi Gurunya Ling Dong terus memuji Tang si.


"Yah setelah Roh Beladiri mu bangkit Guru akan melatihmu, jadi kau harus siap."


"Baik Guru." Berkata dengan semangat.


Setelah itu Dark terbang terus memasuki Hutan Utara, semakin dalam udara semakin dingin juga salju pun sudah semakin terlihat.


"Guru aku merasa sedikit dingin." Ling Dong juga mulai merasakan dinginnya cuaca walaupun Tang si sudah melindungi nya.


Tang si pun langsung menggunakan lebih Kekuatan Jiwa nya untuk melindungi Murid nya.


"Tuan seperti nya sudah dekat, aku bisa merasakan keberadaan Ratu Iblis Es." Dark berkata langsung.


"Yah aku sudah merasakan kekuatan yang besar, Ini akan cukup bahaya untuk Murid ku, kau dan White jaga lah Murid ku." Berbicara lewat pikiran Tang si menyerahkan muridnya untuk tidak masuk lebih dalam.


"White..."


Cahaya putih langsung keluar dari dahi Tang si, "White kau dan Dark jaga lah Murid ku."


"Dan jika ada Beast yang ingin menyerang, habisi langsung saja." Jelas Tang si.


"Baik Tuan." Dark dan White berkata bersamaan.


Tang si menjelaskan kepada Ling Dong untuk menunggu nya disini dan akan di temani oleh Dark dan White.


White juga mengunakan Kemampuannya untuk membuat Ling Dong tetap hangat.


Saat Tang si akan pergi, "Guru berhati-hati lah." Ling Dong langsung teriak kepada Guru nya.


Mendengar nya Tang si hanya tersenyum dan terus terbang masuk kedalam Hutan..

__ADS_1


__ADS_2