
Pagi hari mereka semua makan bersama.
“ Lo bener-bener pinter banget kalo soal masak Cha." kata Lala.
“ Iya donk, siapa dulu adek gue gitu lho." kata Radit.
“ Oh ya dit, semalem apa bener Lo yang ambil selimut buat kita berdua?" tanya Satria.
“ Enggak tuh, gue kira malahan Lo yang ambil selimut." kata Radit.
“ Mati gue..." Batin Acha.
“ Acha... Lo gak bisa ngelak lagi, ngaku nggak Lo?" tanya Satria.
“ Ya bisa jadi bang Radit semalem tidur sambil jalan ambil selimut." kata Acha.
“ Ya nggak bakalan lah Cha Abang sampe gitu, lagian biasanya Abang juga kalo ketiduran kamu yang selimutin kan?" kata Radit.
“ Kalo emang gue kenapa? kasian aja liat kalian berdua, udah kaya ikan asin yang dijemur aja." kata Acha.
“ Ya nggak papa sih, tapi tadi Lo nggak mau ngaku kenapa?" tanya Satria.
“ Ya suka-suka gue donk." kata Acha.
“ Cha gue balik duluan ya, soalnya ada janji mau nganterin mama ke rumah temennya." kata Lala.
“ Iya la, hati-hati ya, salam buat mama kamu." kata Acha.
“ Iya Cha, bang Radit, Satria, gue duluan ya." kata Lala.
“ Iya hati-hati la." kata Satria dan Radit.
“ Hari ini kamu mau kemana Cha?" tanya Radit.
“ Nggak kemana-mana sih bang, emangnya kenapa?" tanya Acha.
“ Gimana kalo ikut Abang aja, keliling naik motor sama temen-temen Abang, jalan-jalan mumpung hari libur." kata Radit.
“ Yaudah deh Acha ikut Abang aja, dari pada nggak ngapa-ngapain dirumah." kata Acha.
“ Kasian banget sih si jomblo." kata Satria.
“ Eh emangnya Lo nggak jomblo juga? ngaca donk mas." kata Acha.
“ Enggak lah, kalo gue mah tinggal pilih aja mau ngajak siapa, nggak bakalan ada yang nolak gue." kata Satria.
“ Tapi kan Lo nggak ada hubungan sama mereka, Wek." kata Acha.
“ Biarin, yang penting nggak sendirian kaya Lo, hahaha." kata Satria.
“ Yaudah yuk, biar nggak ketinggalan sama yang lain." kata Radit.
Mereka berdua pergi bersama.
“ Aduh Cha, cewek Abang mau ikut." kata Radit.
“ Kak Rara?" tanya Acha.
“ Iya, oh atau kamu sama Satria aja." kata Radit.
__ADS_1
“ Sama gue aja, mumpung gue masih baik." kata Satria.
“ Yaudah deh." kata Acha manyun.
“ Awas Lo ya kalo ngebut kaya semalem lagi." kata Acha.
“ Suka-suka gue donk." kata Satria.
“ Lo ya." kata Acha.
Satria dan Acha ke tempat titik kumpul untuk sunmori, sedangkan Radit menjemput pacarnya yang bernama Rara. Satria dan Acha sampai ditempat titik kumpul.
“ Hai broo... mana Raditnya?" tanya Faris.
“ Lagi jemput ceweknya." kata Satria.
“ Siapa nih? cewek baru?" tanya Riski
“ Kaya nggak ada cowok lain aja mas." kata Acha menjawab pertanyaan Riski.
“ Nggak tau nih dia, ngikut-ngikut aja." kata Satria.
“ Apaan sih, orang Lo tadi yang nawarin kan, males banget gue jadinya." kata Acha.
Tiba-tiba ada seseorang yang memanggil Acha.
“ Acha..." panggil Bagas, ternyata ada Bagas dan teman-temannya.
“ Eh Bagas, gue mau ke sana, males sama Lo." kata Acha kepada Satria.
Acha menghampiri Bagas dan teman-teman sekolahnya yang ternyata ikut juga.
“ Gue kira Lo bakalan Dateng sama Abang Lo." kata Bagas.
“ Iya Cha, gue kira Lo sama bang Radit." kata Riska.
“ Tadinya sih sama bang Radit, tapi katanya cewek bang Radit mau ikut." kata Acha.
“ Terus Lo sama siapa?" tanya Fino.
“ Gue sama tuh cowok rese, si Satria." kata Acha.
“ Kok bisa bareng sama Satria?" tanya Bagas.
“ Iya dia semalem nginep dirumah gue." kata Acha.
“ Kalian tidur bareng?" tanya Riska.
“ Ya enggak lah ris, dia sama bang Radit." kata Acha.
“ Kirain cuma berdua." kata Shinta.
Dari kejauhan, Satria dan teman-temannya memperhatikan Acha.
“ Bro katanya Lo bisa naklukin semua cewek." kata Faris.
“ Soal cewek mah gampang." kata Satria.
“ Kalo gitu gue mau ajakin Lo taruhan, kalo Lo bisa naklukin Acha, gue bakalan kasih uang 50 juta buat Lo." kata Faris.
__ADS_1
“ Gue tambahin 20juta." kata Riski.
“ Cuma gitu doank?" tanya Satria.
“ Gue liat keliatannya Bagas juga suka sama Acha, kalo Lo bisa lebih dulu dapetin Acha berarti Lo menang dan dapet 50jyta dari gue tambah 20juta dari Riski, tapi kalo Lo kalah, Lo kasih gue 50juta, gimana? Lo berani?" kata Faris.
“ Oke gue terima tantangan Lo." kata Satria.
“ Menurut Lo Satria bisa menang nggak sama Bagas?" tanya Riski.
“ Kalo soal lawan Bagas sih nggak terlalu penting Ki, yang penting itu gimana caranya si Satria naklukin Acha yang keliatannya beda dari cewek lain." kata Faris.
“ Kira-kira Lo mampu nggak bro?" tanya Riski kepada Satria.
“ emang tuh cewek susah banget ditaklukkin, tapi tenang aja, gue jamin nggak lama lagi dia bakalan luluh sama gue." kata Satria.
“ Masak, hati-hati kalo Lo malah yang jatuh cinta sama dia." kata Faris.
“ gue emang udah tertarik sama tuh cewek, dari sifat dan tingkahnya aja bener-bener dari yang lain." kata Satria.
“ Oke semangat berjuang buat dapetin Acha, dan jangan sampe keduluan Bagas, gue liat Acha juga udah dekat sama Bagas." kata Riski.
“ Siap." kata Satria.
Sunmori pun berjalan, jalan raya dipenuhi dengan anak-anak motor. Di lampu merah semua berhenti.
Satria melepas jaketnya.
“ Lo ngapain sih sat?" tanya Acha.
“ Nih pake." kata Satria memberikan jaketnya kepada Acha.
“ Buat apa?" tanya Acha
“ Pake nanya, ya biar nggak panas, lagian Lo mau keliling pake motor nggak pake jaket." kata Satria.
“ Nih anak abis kejedot apaan kepalanya? kok tiba-tiba baik gini sama gue, gue harus hati-hati, pasti dia ada maksud tertentu." Batin Acha.
” Yaudah nih pake, kebanyakan mikir, keburu lampu hijau." akta Satria.
“ Terus Lo cuma pake kaos gitu?" tanya Acha.
“ Biarin, yang penting nih pake, ntar gue di marahin sama Abang Lo lagi kalo Lo sakit karna panas-panasan." kata Satria.
“ Yaudah gue pake mana?" kata Acha mengambil Jaket Satria.
“ Sat Lo serius mau buat sendiri visi misi yang buat kampanye besok?" tanya Acha.
“ Nanya itu lagi... iya biar gue yang buat nggak papa Cha. lagian cuma buat visi misi apa repotnya." kata Satria.
“ Lo sebenernya terpaksa nggak sih dipasangin sama gue." kata Acha.
“ Kenapa harus terpaksa? gue malah seneng jadi bisa bikin Lo kesel tiap hari." kata Satria
“ ih...Serius sat." kata Acha menepuk pundak Satria.
“ Ya gue udah serius, emang gue nggak terpaksa, dan gue malah seneng, jadi bikin Lo kesel tiap hari, bisa gue perintah-perintah deh." kata Satria.
“ Rese banget Lo ya sat." kata Acha.
__ADS_1