
Satria pergi bersama Acha untuk beli kue balok. Acha menunjukkan jalan menuju ke penjual kue balok langganannya sama Radit.
“ Kemana lagi?" tanya Satria.
“ Belok kiri, abis itu lurus aja terus." kata Acha.
“ Cha Lo nih sama Bagas pacaran ya?" tanya Satria.
“ Kepo banget sih Lo, lagian kalo iya dan kalo enggak emang itu urusan Lo?" tanya Acha.
“ Jelas urusan gue donk, berarti Bagas saingan gue." kata Satria.
“ Maksudnya?" tanya Acha.
“ nggak lupain aja." kata Satria.
Sampai di penjual kue balok. Saat menunggu kue baloknya matang, Acha bertemu dengan mantannya.
“ Acha" kata Kevin.
“ Kevin." kata Acha.
“ Kok Lo disini?" tanya Kevin.
“ Iya, gue lagi beli kue balok." kata Acha.
“ Ini siapa? cowok baru Lo?" tanya Kevin.
“ Iya ini cowok gue." kata Acha membuat Satria kaget.
“ Oh kirain Lo masih sendiri." kata Kevin.
“ nggak donk, lagian banyak kali yang mau sama gue, Lo aja yang aneh malah milih cewek lain." kata Acha.
“ Ya gue juga nyesel Cha, harusnya gue beruntung banget ya bisa dapetin Lo, dan sekarang cewek gue yang kemarin malah ninggalin gue." kata Kevin.
“ Sukurin Lo, lagian suruh siapa selingkuhin gue." Batin Acha.
Satria yang tau kalo Acha hanya pura-pura didepan mantannya pun, jadi memanfaatkan situasi.
“ Oh ya sayang kamu mau beli minum nggak." kata Satria merangkul Acha, mau tidak mau Acha mau dirangkul Satria agar Kevin tidak curiga.
__ADS_1
“ Eee....Yaudah boleh deh." kata Acha kemudian Satria pergi membelikan minuman untuk Acha di warung Deket penjual kue balok.
“ Awas aja Lo ya sat, malah manfaatin suasana aja." Batin Acha.
Saat Satria pergi, Kevin mendekati Acha. Dia memegang tangan Acha.
“ Cha Lo bener-bener udah lupain gue Cha, apa Lo udah bener-bener nggak sayang lagi sama gue." kata Kevin.
“ Gue kan udah bilang sama Lo Vin, kalo gue udah suka sama cowok, nggak bakalan gue hianatin dia, begitu pula kalo gue udah dipermainin sama cowok, gue juga udah nggak peduli lagi Vin, apalagi cowok modelan kaya Lo yang nggak tau diuntung." kata Acha.
“ Gue nyesel Cha udah hianatin Lo, gue sadar kalo Lo emang yang terbaik buat gue." kata Kevin.
“ Dan Lo mimpi buruk yang udah pernah gue rasain, dan untungnya gue cepet bangun, biar nggak selalu terjerat dengan permainan Lo yang murahan itu." kata Acha.
“ Gue ngerti Cha Lo udah kecewa atas perlakuan gue ke Lo, tapi gue yakin Lo masih ada perasaan sama gue, apa Lo lupa betapa bahagianya kita saat melewati waktu-waktu bersama, plis Cha maafin gue, gue masih sayang sama Lo." kata Kevin memegang erat tangan Acha.
” Lepasin tangan gue." kata Acha tapai Kevin tetap memegangi tangan Acha.
Satria yang melihatnya pun langsung bergegas menepis tangan Kevin agar melepaskan tangan Acha.
“ Lo apa-apaan sih, Lo tuh harusnya tau diri, Lo itu cuma mantannya Acha, kalo emang Lo sayang sama Acha kenapa Lo malah hianatin dia, dan asal Lo tau ya, dia itu sekarang cewek gue, jangan berani Lo sentuh dia lagi, kalo Lo tetep ganggu dia, Lo bakalan berhadapan sama gue, dan jangan harap hidup Lo akan aman." kata Satria serius seperti memang cemburu dengan Kevin.
“ Yaudah pergi yuk Cha, nggak usah ladenin orang kaya dia." kata Satria.
“ Sat." panggil Acha saat diperjalanan pulang ke rumah Acha.
“ Kenapa?" tanya Acha.
“ Thanks udah bantuin gue tadi." kata Acha.
“ Lagian bisa-bisanya Lo pernah pacaran sama orang kaya dia." kata Satria.
“ Loh bukannya dia itu sama kaya Lo, sama-sama buaya darat." kata Acha.
“ Walaupun gue gitu, tapi gue nggak pernah maksa cewek buat balikan sama gue, apalagi udah pernah selingkuhin dia, malu kali, lagian apa dia nggak mikir gitu setelah apa yang udah dia lakuin ke Lo, dan Lo juga seleranya ternyata cowok modelan gitu." kata Satria.
“ Ya gue juga nggak habis fikir kenapa gue dulu mau sama dia." kata Acha.
“ Karna Lo tuh nggak bisa milih, mana yang playboy kelas atas atau playboy pemula." kata Satria.
“ Emang Kevin termasuk playboy apaan?" tanya Acha.
__ADS_1
“ Dia tuh masih pemula, jadi mainnya masih ngasal, masak selingkuh dibelakang Lo, kaya gue donk, selingkuh nggak tanggung-tanggung langsung didepan cewek gue." kata Satria.
“ Itu namanya lebih parah go*l*k." kata Acha.
“ Tapi berarti gue nggak bohongin cewek gue kan, gue selingkuh terang-terangan, tapi kenapa mereka masih aja suka sama gue." kata Satria.
“ Tapi Lo nggak pernah berfikiran buat cari cewek yang buat serius gitu, bukan cuma dijadiin mainan aja." kata Acha.
“ Nggak ada Fikiran gitu sih Cha, kecuali kalo ceweknya Lo, mungkin gue bisa setia." kata Satria.
“ Nggak usah ngasal, lagian mana ada playboy yang setia." kata Acha.
“ Eh jangan salah, justru kalo cowok playboy sekalinya jatuh cinta sama cewek, dia pasti bakalan setia, karna selama ini mereka hanya main-main aja kalo sama cewek." kata Satria.
“ Masak...oh ya tadi Lo marahnya kaya menjiwai loh Sat, atau jangan-jangan Lo beneran cemburu liat Kevin pegang-pegang tangan gue." kata Acha.
“ Apaan... gue cuma bantuin Lo aja kan, dan oh ya tadi gue bantuin Lo itu nggak gratis Lo Cha." kata Satria.
“ Apaan orang gue nggak minta bantuan Lo juga kok, nggak mau pokonya gue nggak mau." kata Acha.
“ Gue belum nyuruh apa-apa udah nggak mau aja, tipe-tipe istri durhaka nih." kata Satria.
” Ya kan Lo bukan suami gue, jadi terasah donk gue mau lakuin apa aja." kata Acha.
“ Makannya ini latian jadi istri gue." kata Satria.
“ Udah ah Lo nih ada-ada aja dari tadi." kata Acha.
“ Akhirnya gue bisa tau gimana Acha yang sebenarnya, Acha yang bawel, Acha yang ceplas-ceplos, Acha yang nggak suka marah-marah kalo lagi ngobrol sama gue. Gini aja gue udah seneng banget, mungkin ini karma buat gue, karna selama ini gue mainin cewek, giliran gue suka beneran sama cewek malah dicuekin." Batin Satria.
“ Oh ya Lo udah bikin bahan buat kampanye belum?" tanya Satria.
“ belum, kan Lo bilang yang mau bikin Lo." kata Acha.
“ Ya kan gue cuma nanya, ntar biar gue yang buatin, tapi Lo juga harus buatin tugas gue yang tadi Lo juga sama Lala kerjain, anggap aja ini bayaran karna gue udah bantuin Lo tadi." kata Satria.
“ Dasar males banget sih Lo." kata Acha.
“ Biarin, yang penting gue ada usaha buat bikin Lo mau buatin tugas gue." kata Satria.
“ Yaudah iya-iya, inget tapi visi misinya jangan yang aneh-aneh." kata Acha.
__ADS_1
“ siap bos." kata Satria.