Tak Bisa Bersama

Tak Bisa Bersama
Penuh Drama


__ADS_3

Setelah Bu fara pergi, Mbak Amel langsung menghampiri Satria dilamarnya.


“ Satria.." panggil mbak Amel.


“ Masuk aja mbak." Jawab Satria.


Mbak Amel pun masuk ke kamar Satria, Satria terlihat masih memakai seragam sekolah dan merebahkan tubuhnya di kasur.


“ Kok kamu belum mandi Sat?" tanya Mbak Amel.


“ Nanti aja mbak, Aku bener-bener lagi capek banget, ada kegiatan OSIS, dicuekin Acha, tugas sekolah juga banyak, ini ditambah pulang malah disambut dengan mama dan perusak hubungan mama sama papa, terus juga aku masih bingung mbak, gimana kalo papa denger seminggu lagi mama mau nikah, aku jadi nggak tega mbak Sama papa." kata Satria.


“ Oh gitu, Yaudah sana mandi dulu, bersih-bersih biar lebih seger, nanti kita ngobrol lagi." kata Mbak Amel.


Mbak Amel ke kamar Daffa untuk melihat Daffa yang sedang tidur.


Setelah Satria selesai mandi, dia ke kamar Daffa juga.


“ Udah mandi Sat?" tanya Mbak amel.


“ Udah mbak." jawab Satria kemudian tiduran di sebelah Daffa tidur.


“ Nah gitu donk, kan jadinya keliatan ganteng, nggak kayak tadi mukanya cemberut gitu." kata Mbak Amel.


“ Oh ya mbak besok bisa ikut aku ke apartemen papa nggak?" tanya Satria.


“ Aduh kalo besok mbak nggak bisa sat, karna ada orang yang mau feeting baju di butiknya mbak." kata Mbak Amel.


“ Oh Yaudah kalo gitu, biar Satria yang ketemu papa." kata Satria.


“ Oh ya, tadi katanya banyak masalah, cerita donk sama mbak, siapa tau mbak bisa bantu." kata Mbak Amel.


“ Tadi kalo kegiatan OSIS sih udah beres yang mau buat baksos mbak." kata Satria.


“ Bagus donk ada baksos gitu, jadi bisa bantu orang-orang yang kurang mampu, terus tadi katanya juga lagi dicuekin Acha ya?" tanya Mbak Amel.


“ Ya gitu deh mbak." kata Satria.


“ Emang kenapa? kok bisa dicuekin Acha?" tanya Mbak Amel.


“ Kalo aku cerita ke mbak Amel juga mungkin mbak Amel marah juga." kata Satria.

__ADS_1


“ Kok bisa? emang kamu ngapain? Coba cerita nggak papa, dari pada nggak cerita mbak malah akan lebih marah sama kamu." kata Mbak Amel.


“ Gimana ya ceritanya..." kata Satria.


“ Cerita aja nggak papa." kata Mbak Amel.


“ Kan jadi kamarnya tuh ada Anak baru disekolah Satria, dia namanya Farel." kata Satria.


“ Terus? kamu cemburu karna dia Deket sama Acha?" tanya Mbak Amel.


“ cemburu dikit sih mbak, tapi masalahnya bukan itu." kata Satria.


“ Pake segala cemburu dikit, tinggal bilang iya cemburu mbak. Gitu aja kok susah." kata Mbak Amel.


“ Mbak serius donk, aku nggak mau cerita nih." kata Satria.


“ Iya-iya lanjut-lanjut." kata Mbak amel.


“ Farel itu kan anaknya om Devan, dia kan orang Medan kenapa dia pindah kesini, terus Satria nanya ke Acha, kata Acha katanya karna om Devan mau nikah sama mama, setelah Satria denger itu Satria bener-bener nggak nyangka aja, kok mama Sampe tega gitu sama papa, dan masalah itu berputar-putar di kepala Satria mbak, aku bener-bener mikirin itu sampai pusing sendiri." kata Satria.


“ Terus kok Acha bisa marah sama kamu karna apa?" tanya Mbak Amel.


“ oh sekarang mbak tau kenapa Acha marah, jangan bilang kamu minum-minuman keras ya? jawab mbak Satria? kamu mabuk?" tanya Mbak Amel.


“ I-i-iya mbak, habisnya aku bingung mbak, aku capek aja sama semua ini, terlalu banyak drama yang harus aku lewati gitu mbak." kata Satria.


“ Ya tapi nggak gitu juga donk Satria, mbak setuju juga sih sama Acha, kan kalo emang kamu masih banyak pikiran, kamu bisa ceritain sama mbak atau Acha atau temen kamu, bukan malah minum-minum kaya gitu, inget kamu itu masih sekolah, kamu itu seorang pelajar, seorang ketua OSIS di sekolahan, kalo ada yang tau kamu suka minum-minum gitu gimana, lagian itu juga bisa merusak organ tubuh kamu." kata Mbak Amel.


“ Iya Satria tau mbak, Satria salah, terus kalo udah gini gimana mbak? Acha jadi marah sama kamu." kata Satria.


“ Ya mana mbak tau, itu kan awal mulanya kamu yang bikin Acha marah, dan kamu juga harus bisa selesaikan donk, mbak nggak mau ikut-ikutan, salah sendiri pake minum-minum gitu, kalo papa tau gimana coba? atau jangan-jangan selama ini kamu udah sering gitu selama tinggal sendiri." kata Mbak Amel.


“ Ya itu dulu mbak, tapi sekarang aku udah jarang kok, kalo lagi ada masalah aja." kata Satria.


“ Pokoknya mbak nggak mau tau, jangan ulangin gitu lagi, cerita sama mbak kalo ada masalah, kalo pas ada razia terus kamu ketahuan minum-minum gitu gimana? kamu lupa suami mbak mas Anggara itu polisi? kalo ada temen mas Anggara yang tau gimana? masak abangnya polisi adiknya suka minum-minum gitu." kata mbak Amel.


“ Iya aku tau aku salah mbak, maafin aku ya mbak." kata Satria.


“ Tapi kamu harus janji, jangan ulangin lagi ya, kamu tau sendiri kan apa akibatnya, kamu bisa dicuekin Acha, nanti kalo papa tau juga kamu mau gimana? dan mbak tolong sayangi diri kamu sendiri Satria, jangan ulangin lagi ya." kata Mbak Amel.


“ iya mbak aku janji." Jawab Satria.

__ADS_1


...~~~...


Pagi Hari di sekolah.


“ Nih jadwal kegiatan OSIS untuk Baksos besok." kata Acha menyerahkan ke Satria, dan Satria pun menerimanya tanpa sepatah katapun.


“ Nih anak kenapa ya, dari tadi baru datang, sampai duduk pun cuma diem aja, tapi biarin lah lagian kan dia juga bisa selesaikan masalahnya dengan minum kaya kemaren." Batin Acha.


Hari ini ada tugas kelompok yang harus dikerjakan dengan teman sebangku. Satria pun mengerjakan tugasnya dengan Acha.


“ Ini jawabannya gini bukan Cha?" tanya Satria.


Saat mereka berdua sedang berdiskusi, tiba-tiba ada farel yang mengajak Acha ke kantin, karna emang ini udah jam istirahat.


“ Cha yuk ke kantin, Lo pasti lapar kan?" Ajak Farel.


Pas-pasan Acha sedang lapar, akhirnya dia pun ikut farel ke kantin.


“ diselesaikan nanti aja Sat, gue mau ke kantin." kata Acha, kemudian Acha pergi.


“ Mau Lo apa sih Cha? gue udah minta maaf tapi masih aja Lo cuekin gue terus." Batin Satria.


Setelah pulang sekolah Satria masih mengerjakan tugas kelompok nya, karna memang setelah ini ada ekskul basket.


“ Jawabannya gini aja." kata Acha.


“ Yaudah tinggal ketik aja." kata Satria.


“ coba liat dulu gini bener nggak, kalo Lo nggak setuju biar gue ganti aja." kata Acha.


“ Terserah ." jawab Satria.


“ Dih, Lo maunya apa sih sat? dari tadi ngga ada kerja samanya sama sekali." kata Acha.


“ Apa? Gue? nggak ada kerja samanya sama sekali? harusnya Lo yang sadar diri Cha, Lo dari tadi malah ngurusin yang nggak jelas, malah pergi ke kantin sama farel, padahal Lo sendirian yang ngajakin ngerjain tugas pas istirahat." kata Satria.


“ Tapi tadi gue udah bilang kan, kerjainnya nanti aja." kata Acha.


“ Terserah Lo Cha, mau kerjain nanti, lusa, seminggu lagi, atau bahkan nunggu kita kelas 12 juga terserah Lo. Nih gue udah nulis, selesaiin Lo sendiri sana." kata Satria.


“ Nggak mama, ngga Acha, nggak. yang lain, semua nya sama aja, penuh dengan drama yang bikin semuanya tambah nggak jelas." Batin Satria.

__ADS_1


__ADS_2