Tak Bisa Bersama

Tak Bisa Bersama
2 jam


__ADS_3

Malam Minggu.


Satria menunggu di cafe tempat biasa Satria dan Acha ketemu, tepatnya di sebelah bengkelnya Azmi. Karna Acha udah ada janji dengan Satria.


“ Acha mana ya? kok belum Dateng." kata Satria sambil melihat jam.


Di rumah Acha.


Ternyata Acha lupa kalau punya janji dengan Satria, Acha malah pergi sama Farel.


“ Kalian mau kemana?" tanya Radit.


“ Farel minta temenin nyari buku bang." kata Acha.


“ Gue izin ajak Acha pergi beli buku yang bang." kata Farel.


“ Iya, tapi pulangnya jangan malem-malem." kata Radit.


“ Yaudah aku pergi dulu ya bang." kata Acha


“ iya hati-hati." jawab Radit.


Acha pun pergi bersama Farel. Setelah Acha pergi, Radit pun pergi menuju bengkelnya Azmi.


Saat sampai bengkel, Radit memutuskan untuk makan dulu di cafe sebelah bengkelnya Azmi. Radit malah bertemu dengan Satria.


“ Hey bro, kok Lo disini sendirian?" tanya Radit.


“ Iya gue lagi nungguin Acha dit, dia udah janji mau datang." kata Satria


“ Tapi Achanya tadi pergi sama Farel." kata Radit.


“ Oh Yaudah kalo gitu, pantesan ditungguin udah 2 jam nggak Dateng - Dateng." kata Satria.


“ Mungkin dia lupa kali sat." kata Radit.


“ Mungkin, atau nggak mungkin emang sengaja pergi sama Farel." kata Satria.


“ Yaudah mending di sini aja santai bareng gue, gue pesenin makanan ya, gue laper soalnya." kata Radit.


Akhirnya Satria dan Radit makan di cafe itu. Tapi saat Satria dan Radit sedang makan, ada Farel dan Acha yang mau makan di situ juga.


“ Kok kalian di sini?" tanya Radit.


“ Iya bang, tadi kita abis beli buku terus mau makan, tapi nggak ada tempat duduk yang kosong." kata Farel.


“ Yaudah bareng kita aja duduk sini, boleh kan sat?" tanya Radit.


“ Duduk aja, gue juga makannya udah selesai, Yaudah gue duluan ya dit." kata Satria kemudian pergi.


Satria pun pergi ke bengkelnya Azmi. Farel sedang pergi ke toilet.


“ Cha Abang mau nanya." kata Radit.


“ Nanya apa bang?" tanya Acha.


“ Kamu ngerasa ada janji sama orang nggak?" tanya Radit.


“ Janji sama siapa bang?" kata Acha sambil mengingat-ingat.


“ Asal kamu tau, tadi Abang mau cari makan dan ketemu Satria disini, dan ternyata dia nunggu kamu sampai 2 jam disini, kamu malah pergi sama Farel." kata Radit.


“ Ya ampun aku lupa bang, pantesan tadi Satria kaya marah gitu." kata Acha

__ADS_1


“ Ya siapa yang nggak marah, orang udah nunggu 2 jam, kalo Abang juga pasti bakalan marah, udah gitu ternyata kamu malah perginya sama farel." kata Radit.


“ Duh terus gimana ya?" kata Acha.


“ Mana Abang tau, Yaudah Abang mau ke bengkelnya Azmi dulu." kata Radit kemudian pergi meninggalkan Acha.


Acha pun mengecek HP nya.


“ Astaga ternyata Satria udah telfon gue berkali-kali, kenapa mode hening sih." kata Acha bingung.


Farel pun kembali dari toilet.


“ Loh pada kemana Cha?" tanya Farel.


“ Bang Radit ke bengkelnya bang Azmi." kata Acha.


“ Lo kenapa kok kaya bingung gitu?" tanya Farel.


“ Gue lupa kalo ada janji sama Satria." kata Acha.


“ emang janji kapan?"' tanya Farel.


“ Harusnya sih tadi, gue lupa katanya Satria udah nungguin gue dari tadi." Kata Acha.


“ mampuuuss, rasain tuh sat. Suruh siapa main-main sama gue." Batin Farel.


Pagi Hari di Kelas.


Satria datang bersama Andra dan Rizal. Ternyata di kelas sudah ada Acha dan Farel.


“ Pagi bro..." sapa Satria.


“ Minggir gue mau naruh tas." kata Satria karna Farel duduk ditempat duduknya Satria, tepatnya di sebelah Acha.


“ Oh ya Sat, nantikan ada rapat tentang classmeet Lo nggak lupa kan?" tanya Acha.


“ Sesibuk apapun gue, gue nggak pernah lupa sama apa yang seharusnya dilakuin." kata Satria.


“ Oh Yaudah gue cuma ngingetin aja." kata Acha.


“ Gue nggak ikut rapat." kata Satria.


“ Lhoh kenapa emangnya?" tanya Acha.


“ Gue sibuk ada urusan." kata Satria.


“ Tapikan Sat, kan classmeet nya udah mepet." kata Acha.


“ GUE BILANG GABISA YA NGGAK BISA!!!" Kata Satria membentak Acha.


Farel langsung mendorong Satria.


“ Apa-apaan sih Lo sat? nggak usah bentak-bentak Acha juga kali?" kata Farel.


“ Lo juga diem ini bukan urusan Lo?" kata Satria sambil nunjuk muka Farel.


“ Lo kenapa sih? lagi PMS? kalo emang iya nggak usah ngajak-ngajak kali bro, hahaha." kata Farel dengan nada menghina.


“ Kalo bukan di sekolah udah habis Lo ditangan gue, dasar anak sama bapaknya sama aja, sama- sama tukang rebut cewek orang." kata Satria kemudian pergi bersama Rizal dan Andra.


Pulang Sekolah.


Acha menghampiri Rizal.

__ADS_1


“ zal Lo tau nggak Satria mau pergi kemana?" tanya Acha.


“ Kalo tempatnya gue nggak tau Cha, tapi Satria bilangnya disuruh bokapnya ketemu sama nyokapnya." kata Rizal.


“ Jadi Satria mau ketemu nyokapnya, oh ya besok dua hari lagi nyokapnya Satria kan nikah sama bokapnya Farel." batin Acha.


“ Acha... kok Lo malah bengong sih." kata Rizal.


“ Eh iya, Yaudah makasih infonya ya, gue duluan ya." kata Acha.


Malam Hari Acha bersama Radit ke bengkelnya Azmi, karna mau nonton balapan yang tidak jauh dari tempat itu.


“ Oh ya Satria mana?" tanya Radit.


“ Katanya lagi otw ke sini." kata Faris.


“ Oh ya keadaan Riski gimana sekarang?" tanya Acha.


“ Katanya sih udah mendingan, tinggal tangannya yang luka aja." kata Faris.


Tiba-tiba Satria datang.


“ Dari mana aja Lo sat? udah kita tungguin dari tadi juga." kata Radit.


“ Iya sorry, tadi pas gue mau ke sini si Daffa mau ikut." kata Satria.


“ Oh gitu, namanya juga anak kecil sat." kata Radit.


“ Iya sih." kata Radit


Saat semuanya lagi ngobrol, tiba-tiba Daffa datang.


“ Om Satria....." panggil Daffa langsung memeluk Satria.


“ Kok kamu ke sini?" tanya Satria.


“ Iya om, kan aku mau ikut om nongkrong." kata Daffa.


“ Kamu Nih ada-ada aja." kata Satria.


” Tadi tuh kan pas kamu pergi kakak ngajak Daffa makan biar lupa kalo mau ikut kamu, eh malah ini ngajaknya ke cafe sebelah bengkelnya om Azmi gitu bilangnya, biar ketemu sama kamu sat." kata Mbak Amel.


“ Kamu nih ya, Yaudah jadi makan nggak?" tanya Satria kepada Daffa.


“ Jadi, tapi ajak Tante Acha juga ya." kata Daffa.


Satria yang masih ada masalah sama Acha pun hanya diam saja, bingung harus gimana.


“ Ayo Tante makan bareng aku sama mama sama om Satria." kata Daffa


“ Tante Acha kan lagi ngobrol sama om Radit." kata Satria.


“ Nggak mau pokoknya harus sama Tante Acha juga, kalo Tante Acha nggak ikut berarti aku nggak mau makan." kata Daffa.


“ nih bocah ada-ada aja sih kemauannya." Batin Satria.


“ Kenapa Satria malah diem, bukannya ngajakin Acha." Batin Mbak Amel.


“ Acha mbak boleh minta tolong buat kamu ikut sebentar boleh nggak, biar Daffa mau makan." kata Mbak Amel.


“ Iya boleh kok mbak." kata Acha.


“ Yeyyy Yaudah yuk Tan buruan." kata Daffa menarik tangan Acha

__ADS_1


__ADS_2