Tak Bisa Bersama

Tak Bisa Bersama
Jajan


__ADS_3

Saat diperjalanan mereka berdua sibuk ngobrol.


“ Oh ya abis ini Lo mau balik ke bengkel lagi?" tanya Acha.


“ Terserah Lo." kata Satria.


“ Gue nanya Lo Satria... kenapa Lo balik nanya?" kata Acha.


“ Kalo gue sih pengen nonton balapan, tapi gue lebih pengen berdua sama Lo." kata Satria tersenyum sambil menengok ke belakang.


“ serius ah sat, lagian ngapain nengok-nengok ke belakang, fokus aja ngendarain motornya." kata Acha.


“ Gue udah serius Cha, gimana buat gantinya kemaren malem, kita jalan-jalan aja malam ini." kata Satria.


“ Jalan Kemana?" tanya Acha.


“ Kemana aja terserah Lo." kata Satria.


“ Gimana kalo ke pasar malem aja." kata Acha.


“ Oke boleh, oh ya besok berangkat bareng gue yuk, mau nggak?" tanya Satria.


“ Kalo gue berangkat bareng Satria, pasti Lala bakalan marah." Batin Acha.


“ Kok malah diem Cha, gimana mau nggak?" tanya Satria.


“ Gue besok mau bawa motor sendiri, kalo mau sih naik motor sendiri-sendiri aja, kalo mau ya, tapi kalo ngga juga gapapa." kata Acha.


“ Yaudah kalo Lo mau naik motor sendiri, ntar ketemu aja di sekolah." kata Satria.


Tak lama kemudian, Mereka kemudian sampai di pasar malam.


“ Lo ngajakin ke sini emangnya mau ngapain?" tanya Satria.


“ Jajan." jawab Acha seperti anak kecil.


“ Lo nih kaya Daffa aja, jajan terus." kata Satria.


“ Emang kenapa? salah kalo gue suka jajan? lagian gue juga nanti bayar sendiri kok, tenang aja." kata Acha.


“ Ya nggak sih." kata Satria.


“ Yaudah nggak usah bawel." kata Acha.


Acha dan Satria berjalan mengelilingi pasar malam untuk mencari jajan yang diinginkan Acha.


“ sebenernya mau beli apa sih Cha?" tanya Satria.


“ Gula kapas." kata Acha.


“ Astaga, Lo nih udah gede juga masih aja beli kayak gituan." kata Satria kesal.


“ Biarin, orang gue pengen makan itu." kata Acha.


“ Yaudah terserah deh." kata Satria.


“ Lo sendiri mau beli apa?" tanya Acha.


“ Bingung gue mau beli apa." kata Satria.


“ Yaudah di beli semua aja penjual yang ada di sini." kata Acha.

__ADS_1


“ Ngga papa sih, tapi Lo nanti harus habisin semuanya, biar gue yang bayar." kata Satria.


“ Oke kalo gitu, beliin semuanya ya." kata Acha menantang Satria.


“ Ni anak serius mau beli semuanya, emang bisa dia ngabisinnya." Batin Satria.


“ Kok malah bengong sih, jadi ngga nih mau beliin jajan buat gue." kata Acha.


“ Yaudah sana beli, ntar biar gue yang bayar." kata Satria.


“ Yaudah makasih." kata Acha kemudian dia langsung membeli semua jenis jajanan yang ada disana.


Setelah semuanya sudah terbeli, Acha dan Satria pun memutuskan untuk pulang. Mereka membawa jajan yang telah di beli Acha sampai kesusahan membawanya.


“ Janji harus di habisin lho Cha." kata Satria.


“ Iya tenang aja sat." kata Acha.


“ Oh ya sat, nanti lewat jalan raya ya." kata Acha.


“ Kenapa? kan nanti pasti macet, lewat jalan biasanya aja lah Cha." kata Satria.


“ udah sih ikutin aja omongan gue." kata Acha.


“ Yaudah deh iya-iya." kata Satria.


Akhirnya Satria pulang lewat jalan raya. Saat diperjalanan, Acha menyuruh Satria berhenti. Acha turun menghampiri anak kecil di pinggir jalan yang sedang ngamen.


“ mau ngapain sih Cha?" tanya Satria.


“ Udah tunggu sini aja jangan banyak nanya." kata Acha menghampiri anak itu.


“ Hai dek, ini kakak ada jajan buat kamu, dimakan ya dan jangan lupa bagi-bagi sama temen yang lain ya." kata Acha.


“ Amiiinn, Yaudah kakak pergi dulu ya." kata Acha.


“ Iya hati-hati kak." kata Anak jalanan.


Dari kejauhan Satria memperhatikan Acha.


“ Baik juga ternyata anak ini, gue kira dia bakalan ngabisin makanan sebanyak itu sendiri." Batin Satria.


“ Yaudah yuk balik, gue udah capek mau tidur." kata Acha.


“ Yaudah naik buruan." kata Satria.


Diperjalanan pulang.


“ Gue kira makanan sebanyak tadi bakalan di abisin Lo sendiri Cha." kata Satria.


” Ya nggak lah, lagian kan gue tadi udah bilang, kalo gue ke pasar malem cuma mau jajan gula kapas." kata Acha.


“ Lo nih ya ada-ada aja." kata Satria.


” Oh ya btw makasih ya udah mau bayarin jajanan tadi ya." kata Acha.


“ Iya sama-sama, harusnya tadi bilang kalo mau di kasihin ke anak jalanan, kan jadi bisa beli banyakan, biar pada kebagian." kata Satria


“ Iya, besok lagi gue bilang, kalo kita punya uang tuh harus berbagi sama yang kurang mampu sat." kata Acha.


“ Iya chaa..." kata Satria.

__ADS_1


“ Emang Lo beda dari yang lain Cha." Batin Satria


Pagi hari di sekolah.


Pagi-pagi sekali Acha berangkat ke sekolah. Tapi dia malah melihat Lala didalam kelas yang sedang minum beberapa obat.


Acha melihat dari balik jendela.


“ itu Lala kok minum obat banyak banget gitu sih, dia sakit apa?" kata Acha kemudian dia langsung masuk.


“ Hai la.... " kata Acha menyapa Lala dan Lala langsung memasukkan obat-obatan itu ke dalam tas.


“ Hai Cha..." jawab Lala.


“ La tadi gue liat Lo minum obat banyak banget, Lo sakit apa?" tanya Acha.


“ Itu tadi cuma vitamin kok Cha." kata Lala.


“ Lo nggak bohong kan la? Lo tau kan gue nggak suka di bohongin." kata Acha.


“ Iya Cha, Lo tenang aja, Lo nggak perlu khawatir kok Cha gue baik-baik aja " kata Lala.


Saat mereka lagi ngobrol, tiba-tiba Satria, Rizal, dan Andra masuk kelas.


“ Hai Cha, hai la..." sapa Satria.


“ Hai Sat nih gue bawa makanan buat lo." kata Lala.


“ Makasih ya la, oh ya btw kalian lagi ngobrolin apaan sih kok kaya seru banget." kata Satria.


“ Nggak ngobrolin apa-apa kok sat. Oh ya di cobain buruan makanannya." kata Lala.


“ Kok gue ngerasa ada Yang disembunyikan Lala dari gue, gue harus selidiki." Batin Lala.


Saat sedang jam pelajaran Acha ingin meminjam pensil Lala. Tapi saat Acha nengok ke belakang, Acha melihat Lala yang sudah mimisan.


“ astaga la... itu Lo mimisan, yuk biar gue anter ke UKS." kata Acha.


“ Kenapa Acha?" tanya Guru.


“ Ini pak, Lala mimisan." kata Acha.


“ Yaudah kamu antar Lala dulu ke UKS sana." kata Guru.


Acha pun mengantar Lala untuk ke UKS.


Di UKS.


“ Lo nih sebenarnya kenapa sih la, tadi gue liat Lo minum obat, nah ini sekarang Lo mimisan, sebenernya apa sih yang Lo sembunyikan dari gue." kata Acha.


“ Gue nggak papa kok Cha, kemarin tuh gue demam, terus pas gue periksa, kata dokter gue cuma kecapean. Mungkin gue mimisan juga karna kecapean." kata Lala.


“ Yaudah kalo gitu Lo istirahat aja dulu di sini ya biar gue temenin." kata Acha.


“ nggak usah Cha biar gue istirahat disini sendiri aja. mending Lo balik ke kelas sana biar nggak ketinggalan pelajaran." kata Lala.


“ Nggak pokoknya gue mau nemenin Lo disini, kalo soal pelajaran nanti bisa pinjem catatan yang lain." kata Acha.


“ Makasih ya Cha, gue udah terus ngerepotin Lo." Kata Lala


“ Lo mah biasa ngerepotin gue, dan bahkan gue udah biasa, lagian tenang aja kali la, kata sama siapa aja, pokoknya gue bakal ada di samping Lo terus oke." kata Acha.

__ADS_1


“ Iya Cha Lo bener-bener sahabat terbaik gue." kata Lala.


“ Lo juga sahabat terbaik gue la...." kata Acha.


__ADS_2