Tak Bisa Bersama

Tak Bisa Bersama
Viona


__ADS_3

Acha pergi bersama Angga. Mereka pergi ke mall untuk membeli bahan makanan dan berbelanja pakaian untuk Angga.


“ Oh ya om, aku kan belum pernah liat pacar om Angga, tinggi badannya berapa? badannya gendut atau kurus? aku jadi bingung om." kata Acha.


“ Badannya ga terlalu gendut sih Cha, sekamu gitu cuma lebih tinggi dia, mungkin sekitar 170an gitu." kata Angga.


“ oke deh kalo gitu." kata Acha.


Setelah selesai berbelanja Acha dan Angga kembali ke rumah.


“ Dari mana aja kalian ini?" tanya Oma.


“ Tadi aku abis belanja bahan makanan sama baju buat om Angga Oma, soalnya nanti malam kan pacar om Angga mau datang." kata Acha.


“ Terus nanti Oma bantu apa?" tanya Oma


“ Oma duduk manis aja, nanti biar yang siapin makanannya aku sama bibi, terus buat nyiapin tempatnya om Angga sama bang Radit." kata Acha.


“ Yasudah kalo gitu, nanti kalo butuh apa bilang aja ya sama Oma, siapa tau Oma bisa bantu." kata Oma.


“ Oke Oma." kata Acha.


Malam Hari.


Semua makanan sudah tertata rapi di atas meja makan yang sudah di dekorasi.


“ Semuanya udah siap om, tinggal tunggu pacar om datang aja." kata Acha.


“ makasih ya Cha... kamu emang dari dulu selalu bikin om seneng." kata Angga.


“ Iya sama-sama om." kata Acha.


“ Yaudah kalo gitu om mau jemput pacar om dulu ya." kata Angga.


“ Oke om, jangan lama-lama ya..." kata Acha.


“ Iya Cha..." jawab Angga.


Tak lama kemudian, Angga datang bersama pacarnya.


“ Selamat datang Tante cantik, ayo silahkan masuk." kata Acha


“ Terima kasih." jawab pacarnya Angga.


Di dalam rumah, tepatnya meja makan sudah ada Oma dan Radit yang menunggu.


“ Oh jadi ini calon menantuku, sini duduk sayang." kata Oma menyambut dengan ramah.


“ Makasih Tante." jawab pacarnya Angga.


“ Oh ya sebelumnya kenalin ini pacar aku ma, namanya Devina, dan kenalin ini mama ku mama Nina." kata Angga.


“ Dan nih dua bocil, yang cewe namanya Acha dan yang cowo Radit, mereka berdua ini keponakanku, ya walaupun selisih usia kita ngga jauh si." kata Angga.


“ Hallo Tante Devina, Tante bener-bener cantik banget ternyata." kata Acha.


“ Makasih Cha, kamu juga cantik. Oh ya kata Angga kamu ya yang pilihin baju buat Tante ya?" kata Devina.


“ Iya Tan." jawab Acha.


“ Tante suka banget loh Cha, modelnya simple tapi keliatan mahal." kata Devina.


“ Oh ya, silahkan sambil di makan Dev." kata Oma.

__ADS_1


“ Iya Tan, cobain masakan aku pasti enak banget." kata Acha.


“ Apaan? orang tadi yang masak bibi, kamu cuma bantuin aja kan?" kata Radit.


“ Tapi kan ide masakan bibi kan dari aku, wlee..." kata Acha menjulurkan lidah.


“ Udah-udah, kalian tuh berantem terus kerjaannya. Udah dimakan aja makanannya." kata Acha.


“ Ya abisnya bang Radit duluan yang mulai." kata Acha.


“ Acha... udah donk nanti lagi berantemnya." kata Angga.


“ Iya-iya oooommmm." kata Acha.


setelah makan malam mereka mengobrol di ruang keluarga.


“ Oh ya Cha, kalian berdua di sini sampai kapan?" tanya Devina.


“ Kayaknya sampai besok sih Tan." kata Acha.


“ Oh ya besok Tante ada acara pameran baju dari desainer-desainer, dan ada fashion show nya juga, kebetulan kakak berkesempatan menjadi model dari baju salah satu desainer. gimana kalo besok kamu Dateng? mau ngga temenin Tante?" tanya Devina.


“ Wah mau banget Tan, pasti acaranya seru banget." kata Acha.


“ aku ga di ajakin nih?" tanya Radit.


“ Kalo kamu mau ikut boleh kok dit." kata Devina.


“ serius Tan? lumayan nih bisa liat cewek-cewek cantik." kata Radit.


“ Iya serius." jawab Devina.


“ Apaan sih kamu bang, ntar gue aduin ke kak Bunga baru tau rasa Lo." kata Acha.


“ Ya kan cuma cuci mata Cha..." kata Radit.


“ paginya om ada meeting Cha, tapi kalo meeting nya udah selesai om langsung nyusul kalian." kata Angga.


“ Yaudah deh kalo gitu." kata Acha.


Mereka menghabiskan waktu bersama sambil ngobrol-ngobrol, nonton TV, dan foto-foto. Acha foto bersama Angga dan Devina. Kemudian dia posting di cerita Instagram dengan caption “ with couple bucin."


Satria langsung mengomentari cerita Acha.


“ Katanya dia cowok Lo Cha?"✉️ pesan Satria.


“ Kata siapa?"✉️ pesan Acha.


“ Kata Abang Lo." ✉️ pesan satria


“ Yah kepo Lo ya, pake nanya bang Radit segala."✉️pesan Acha.


“ engga, cuma pengen tau aja."✉️ pesan Satria.


“ Itu namanya kepo." ✉️ pesan Acha.


“ Yah cuma di read doang, ngakak gue sama kelakuan nya satria." kata Acha.


Pagi hari Acha dan Radit di antar Angga ke rumah Devina.


“ Nanti kamu selesai jam berapa meeting nya?" tanya Devina kepada Angga.


“ Belum tau Dev, tapi kayaknya ngga terlalu lama kok meeting nya. Nanti kalo aku udah selesai aku langsung nyusulin kalian aja, nanti sharelock aja." kata Angga.

__ADS_1


“ Yaudah deh kalo gitu kamu hati-hati ya." kata Devina.


“ Iya pasti, aku nitip mereka berdua ya. Kalo gitu aku pergi dulu " kata Angga.


“ Iya." Jawab Devina.


Mereka bertiga berangkat ke tempat pameran naik mobil Devina.


“ Hai Vio..." sapa Devina kepada juniornya yang juga model.


“ Hallo kak Devina, apa kabar?" tanya Viona.


“ Kabar aku baik, kamu sendiri gimana?" tanya Devina.


“ Baik kok kak, oh ya kenalin ini keponakan pacarku, ini Acha dan ini Radit." kata Devina.


“ Hallo aku Viona." kata Viona.


“ aku panggilnya kak atau apa?" tanya Acha.


“ Panggil nama aja, panggil Viona aja." kata Viona.


“ Kalian ini seumuran kok, Viona juga masih kelas 11 kok Cha." kata Devina.


“ Serius? wah keren banget udah jadi model ya." kata Acha.


“ Makasih." kata Viona.


Berbeda dengan Acha yang terlihat senang bertemu Viona, Radit malah seperti orang yang sedang kebingungan.


“ Hallo aku Viona." kata Viona mengulurkan tangan ke Radit.


“ Bang... ih Abang itu diajak kenalan juga malah bengong." kata Acha.


“ Eh iya, gue Radit." kata Radit membalas jabatan tangan Viona.


Tiba-tiba Hp Devina berbunyi. Setelah mengangkat telfon, Devina langsung buru-buru untuk persiapan fashion show.


“ Cha, Dit, kalian duduk di sini aja dulu ya sama Viona, Tante harus siap-siap buat acara nanti udah di tunggu soalnya." kata Devina.


“ Iya Tan." jawab Acha.


Devina pun pergi, Acha mengobrol bersama Viona.


“ Oh ya Cha rumah Lo dimana?" tanya Viona.


“ Rumah gue dulu Surabaya bareng sama Om Angga pacarnya Tante Devina, tapi sekarang aku udah pindah ke Jakarta Vi." jawab Acha.


“ Oh gitu, pasti ke sini sekalian liburan ya?" kata Viona.


“ Iya Vi, bosen juga di Jakarta." kata Acha.


“ Satu Minggu yang lalu gue juga ke Jakarta, ada jadwal foto produk kecantikan gitu." kata Viona.


“ Besok-besok lagi kalo ke Jakarta kabarin ya? nanti mampir ke rumah gue atau kalo mau juga Lo bisa nginep di rumah gue. soalnya gue cuma tinggal sama bang Radit aja." kata Acha.


“ Yaudah besok-besok lagi kalo ada kerjaan di Jakarta gue langsung kabarin deh, oh ya gue boleh minta nomor hp Lo gak?" kata Viona.


“ Boleh donk." kata Acha.


Hp Viona berbunyi, ternyata Viona harus pergi karena ada urusan.


“ Cha gue pergi duluan ya, soalnya ada urusan mendadak." kata Viona.

__ADS_1


“ Iya Vi, hati-hati ya." kata Acha.


“ Daahhh," kata Viona melambaikan tangan.


__ADS_2