
Saat di perjalanan menuju sekolah, Acha melihat farel yang berhenti di pinggir jalan.
“ Lo ngapain rel? motor Lo baik-baik aja kan?" tanya Acha.
“ Motor gue mogok Cha, nggak tau kenapa." kata Farel.
“ Didepan ada bengkel, biar gue step aja sampe depan." kata Acha.
“ Yaudah boleh Cha." kata Farel.
Farel dan Acha menuju bengkel yang tidak jauh dari tempat motor Farel mogok.
“ Gimana rel?" tanya Acha.
“ Katanya harus nunggu dulu Cha, dan keliatannya motor yang masih nunggu juga banyak." kata Farel.
“ Yaudah Lo bareng sama gue aja, dari pada nunggu lama Lo bisa terlambat." kata Acha.
“ Emang boleh?" tanya Farel.
“ Kalo nggak boleh ngapain gue nawarin." kata Acha kesel.
“ Oh Yaudah kalo gitu biar gue yang depan aja." kata Farel
Akhirnya mereka berdua berangkat bareng ke sekolahan. Di parkiran sekolahan Acha dan Farel ketemu Satria yang juga baru sampe.
“ Kok bareng sama farel Cha?" tanya Satria.
Tiba-tiba Geng Vinz datang.
“ Hai Acha... ah so sweet banget deh kalian berdua, berangkat bareng gitu." kata Tasya.
“ Tapi bukannya kemarin Lo sama Satria Cha?" tanya Azizah.
“ Mungkin udah di jadwal kali, kemarin sama Satria, hari ini sama farel, besok sama yang lain lagi mungkin." kata Selly.
Satria yang tidak mau mendengar ocehan geng vinz dan juga suasana hatinya yang lagi tidak enak karena Acha berangkat bareng farel pun memilih masuk ke kelas duluan.
“ Ngomong apaan sih kalian, ga jelas banget." Kata Acha.
“ Yaudah yuk ke kelas aja Cha." Ajak Farel.
Saat di kelas Acha melihat Satria yang keliatannya marah sama dia, karna mungkin Satria salah paham dengan Acha karena Acha berangkat bareng Farel, sedangkan kemarin Acha menolak saat diajak berangkat bareng.
“ Sat gue mau jelasin yang Lo tanyain tadi." kata Acha yang duduk di sebelah Satria.
“ Ngga usah Cha, lagian kan itu hak Lo mau berangkat sama siapa." Kata Acha.
“ Tapi kan awalnya gue tuh..." kata Acha belum sempat selesai, tiba-tiba Ada guru yang masuk
Pelajaran pun dimulai, saat pelajaran Acha dan Satria hanya diam, tak ada satupun dari mereka yang mengeluarkan suara.
Saat Istirahat
Lala dari tadi memperhatikan Satria dan Acha yang saling diam. Dia pun jadi ingat ide yang diberikan Tasya untuk selalu mendukung Acha dan Farel.
“ Hai Cha.... hai sat..." Sapa Lala.
__ADS_1
“ Hai La." kata Satria.
“ Oh ya Cha gue boleh duduk disini nggak?" tanya Lala karna dia mau duduk di sebelahnya Satria.
“ Iya boleh la." kata Acha.
“ Sat ini aku bawain bekel buat kamu." kata Lala.
“ Wah pas banget gue lagi laper la, Yaudah gimana kalo kita makan bareng aja?" kata Satria.
“ Boleh sat." kata Lala.
Acha yang melihat Satria dan Lala sedang bersama pun, dia lebih memilih ke kantin.
“ Cha Lo mau kemana?" tanya Farel.
“ Gue mau ke kantin Rel." jawab Acha.
“ Gue boleh ikutan nggak Cha?" tanya Farel.
“ Iya boleh rel, Yaudah yuk gue laper banget." kata Acha.
“ Apaan sih si farel, nggak anaknya, nggak bapaknya sama aja, tukang rebut cewek orang." batin Satria.
“ Mereka cocok banget ya sat." kata Lala.
“ Nggak lah, cowok kaya dia nggak pantes buat Acha." kata Satria.
“ Gue harus bikin Farel dan Acha makin dekat, biar nggak ada waktu buat satria sama Acha bareng lagi." Batin Lala.
Saat pulang sekolah.
“ balik sama siapa Cha?" tanya Lala.
“ Sama Farel la, Lo bareng sam Satria?" tanya Acha.
“ Iya Cha." kata Lala.
“ Yaudah gue duluan ya La." kata Acha.
Saat di perjalanan, Satria melihat Acha dan Farel yang berhenti di bengkel.
“ Jadi Acha berangkat bareng sama farel, karna motor farel lagi di bengkel." Batin Satria.
Dari kejauhan Geng Vinz memperhatikan Farel dan Acha dari dalam mobil.
“ Bisa juga Lala bikin Satria sama Acha ngga Deket lagi." kata Tasya.
“ Namanya juga udah bucin." kata Azizah.
“ Kita tinggal tunggu aja, kapan mereka bakalan berantem." kata Tasya.
“ Oke banget rencana Lo Sya." kata Selly.
Setelah selesai mengambil motor Farel, Mereka pun pulang bersama. Farel mengantarkan Acha walaupun mereka naik motor sendiri-sendiri.
Setelah beberapa saat, mereka sampai di rumahnya Acha.
__ADS_1
“ Makasih ya Cha udah kasih tumpangan buat gue." kata Farel.
“ Iya sama-sama rel." jawab Acha.
“ Gimana kalo buat ucapan terima kasih gue, malming kita keluar, ntar biar gue traktir Lo makan " kata Farel
“ Gimana ya..." kata Acha.
“ Ayolah Cha, itung-itung buat bentuk ucapan gue ke Lo." kata Farel.
“ Yaudah deh boleh." jawab Acha yang lupa dan mengiyakan ajakan Farel, padahal dia udah ada janji sama Satria.
“ Yaudah gue balik duluan ya Cha." kata Farel.
“ Iya hati-hati rel." kata Acha
Farel pun pergi, Acha masuk rumah.
“ siapa tuh Cha? perasaan banyak banget cowok yang deketin adek gue ini." kata Radit.
“ Apaan sih Lo bang, dia tuh farel cuma temen aku." kata Acha.
“ Oh jadi itu yang namanya Farel, kok pake segala di anterin, kan kamu bawa motor sendiri?" tanya Radit.
“ Tadi tuh motornya farel mogok, terus jadinya aku berangkat bareng sama dia, dan baliknya juga nungguin motor dia selesai, dan kata dia buat ucapin terima kasih jadinya dia anterin aku dan udah malem juga kan." kata Acha.
“ Kalo farel juga suka sama adek gue, pasti bakalan ada permusuhan di antara Satria sama Farel, emang Acha nih ada-ada aja, kok bisa-bisanya dideketin sama dua cowok udah gitu kakak adik." Batin Radit.
“ Yaudah aku masuk dulu ya bang." kata Acha
Saat dikamar tiba-tiba ada Vidio call dari Satria.
“ Kesambet apaan nih anak, tumben banget video call." kata Acha.
Akhirnya Acha mengangkat video call itu. Ternyata setelah diangkat, ternyata Daffa yang yang melakukan video call.
“ Hai Tante...." kata Daffa.
“ Hai Daffa, kok kamu pake hp nya om Satria?" tanya Acha.
“ Iya Tan, mumpung om satrianya lagi mandi." kata Daffa.
“ Oh ya ada apa kok video call Tante?" tanya Acha.
“ Aku kangen banget sama Tante Acha, Tante main ke sini donk nanti main bareng lagi sama aku, kalo nggak biar aku ke rumah Tante." kata Daffa.
“ Iya daf, nanti Tante bakalan main ke rumah kamu, tapi tadi kan Tante sekolah jadinya nggak bisa main sama kamu." kata Acha.
Daffa yang melakukan Video Call tepat membelakangi kamar mandi pun membuat Acha melihat Satria yang baru keluar dari kamar mandi dan hanya memakai Handuk.
Acha langsung menutup matanya. Satria yang sadar kalo Daffa lagi video call Acha pun langsung merebut hp nya dari Daffa.
“ Daffa kamu nih ngapain sih? kan om Satria habis mandi, udah gitu om Satria juga belum pake baju." kata Satria.
“ Tapi kan aku mau ngobrol sama Tante Acha." kata Daffa.
“ ya tapi kan kamu bisa duduk dimana gitu, biar nggak keliatan kalo om habis mandi, kan om Satria jadi Malu daf." kata Satria.
__ADS_1
Satria pun langsung mematikan video call nya