Tak Bisa Bersama

Tak Bisa Bersama
Akrab


__ADS_3

Setelah beberapa hari dirumah sakit, akhirnya pak Reno diperbolehkan pulang.


Setelah sampai dirumah, Daffa langsung mengejar kakeknya.


“ Kakeeekkkk... Daffa kangen banget sama kakek." kata Daffa langsung memeluk kakeknya.


“ Kakek juga kangen banget sama kamu Daffa." kata Pak Reno membalas pelukan Daffa.


“ Yaudah yuk masuk, ngobrolnya di dalem biar kakek bisa istirahat." kata Mbak Amel.


Satria membantu pak Reno berjalan dan mengantarkannya ke kamar.


“ Kamu besok harus berangkat ke sekolah Satria, kamu udah empat hari nggak masuk sekolah." kata Pak Reno.


“ Iya pa, besok aku sekolah, dan aku juga udah ajak bibi buat tinggal disini juga dan bisa nemenin papa pas aku sama mbak Amel nggak dirumah." kata Kata Satria.


Disekolah.


“ Cha pas hari Senin kemarin Lo sama Satria kok nggak berangkat?" tanya Lala.


“ Papanya Satria sakit, terus gue sama Satria bawa papa nya Satria ke rumah sakit." kata Acha.


“ Kok Lo juga ikutan?" tanya Lala.


“ Kan pas papanya Satria lagi sakit, gue sama Satria lagi main ke rumahnya papanya Satria." kata Acha.


“ Oh gitu, sekarang bokapnya Satria udah balik belum?" tanya Lala


“ Kata Satria sih dia bilangnya hari ini udah boleh pulang." jawab Acha.


“ Yaudah nanti gimana kalo kita jengukin papanya Satria?" tanya Lala.


“ Boleh." jawab Acha.


Pulang sekolah Lala dan Acha menuju rumahnya Satria untuk menjenguk papanya Satria.


“ Assalamualaikum..." kata Acha mengetuk pintu.


“ Wa'alakumsalam." pintu pun terbuka, dan ternyata Satria yang buka.


“ Hai sat." sapa Lala.


“ Hai, kok kalian berdua ke sini?" tanya Satria.


“ Iya sat, kita mau jengukin bokap Lo, oh ya ini ada kue buat bokap Lo." kata Lala.


“ makasih ya, jadi ngerepotin kalian, Yaudah yuk masuk dulu." kata Satria.


Didalam rumahnya Satria, Pak Reno sedang duduk bersama Daffa.


“ Oh ya pa, ini ada temen Satria mau jengukin papa." kata Satria.


“ Hai om... gimana kabarnya?" tanya Acha sambil mencium tangan bokapnya Satria


“ Om Alhamdulillah udah baikan Cha, kalo masih sakit mana mungkin om boleh pulang, oh ya ini siapa?" tanya Pak Reno.


“ Saya Lala om temennya Satria." kata Lala memperkenalkan diri.


“ Makasih ya buat kalian berdua udah mau jengukin om." kata Pak Reno.

__ADS_1


Dari dalam tiba-tiba ada suara....


“ Tante Acha...." panggil Daffa.


“ Hai Daffa... gimana kabar kamu?" tanya Acha.


“ Kabar aku baik kok Tan, oh ya kok Tante Acha jadi jarang main ke sini sih, kan Tante udah janji sama aku mau main bareng sama aku sama om Satria." Kata Daffa.


Tiba-tiba Mbak Amel datang dari dalam.


“ Kamu ini ya Daffa, kan Tante Acha juga sekolah, masak harus nemenin kamu terus sih." kata Mbak Amel.


“ Oh ya kalian ke sini kapan?" tanya Mbak Amel.


“ Barusan mbak." jawab Acha


“ Acha kok keliatannya udah akrab banget ya sama keluarganya Satria, apa Satria sering ngajak Acha ketemu sama keluarganya." Batin Lala yang merasa cemburu.


“ Yaudah mumpung Tante disini, temenin aku mainan yuk, aku punya mainan baru dibeliin mama Tan." kata Daffa menarik tangan Acha.


“ Daffa kamu ngapain sih?" tanya Mbak Amel.


“ Nggak papa mbak." kata Acha kemudian mengikuti Daffa.


Akhirnya Acha bermain bersama Daffa, Lala mengobrol bersama mbak Amel, pak Reno dan Satria.


“ Kalo gue nungguin Acha pasti lama, mending gue balik duluan aja." Batin Lala.


“ Oh ya mbak saya mau pamit pulang duluan ya, karna takut nya dicariin sama mama." kata Lala.


“ Iya la, makasih ya udah mau jengukin papa." kata Mbak Amel.


“ Iya sama-sama mbak, aku pamit pulang dulu ya om." kata Lala.


Kemudian Lala pulang dengan naik taksi, karena dia tadi datang naik motornya Acha.


Satria menghampiri Acha yang sedang di kamarnya Daffa.


“ seru banget ya mainannya, om Satria nggak di ajakin." kata Satria.


“ Kan lagi ada temennya om Satria." kata Daffa.


“ Tante Acha juga temannya om Satria." kata Satria.


“ Ya kan pokoknya Tante Lala juga temen aku, jadinya aku ajakin main bareng donk, lagipula Tante Acha juga waktu itu udah janji mau main sama kau " kata Daffa.


“ Kamu ini ada-ada aja Daf, oh ya Lo ke sini naik motor sendiri atau gimana?" tanya Satria.


“ Tadi sih ke sini naik motor sama Lala, oh ya lala nya dimana sat?" tanya Acha.


“ Lala nya barusan udah pulang duluan, katanya takut di cariin mamanya." kata Satria.


“ Kok Lala balik duluan si, tumben banget dia nggak bilang dulu sama aku." Batin Acha


“ Oh ya ini kan udah malem, Lo udah makan belum Cha?" tanya Satria.


“ Belum sih sat, belum lapar juga." kata Acha.


“ Gimana kalo kita makan bareng-bareng?" tanya Satria.

__ADS_1


“ Yuk makan bareng-bareng Tan, ada kakek juga pasti jadi seru." kata Daffa.


“ Yaudah yuk." kata Satria.


Daffa langsung lari menuju meja makan.


“ Padahal biasanya kalo di suruh makan tuh susah banget Cha, lah ini tumben semangat banget." kata Satria


“ Namanya juga anak-anak sat, pasti juga sesuai mood nya aja kalo mau apa-apa." kata Acha.


“ Btw makasih ya udah mau nemenin gue ke rumah papa, nemenin gue dirumah sakit waktu papa sakit, dan sekarang Lo juga jengukin papa gue sampe si Daffa ngajakin main juga." kata Satria.


“ Iya sama-sama sat." jawab Acha.


Setelah makan malam selesai, Acha memutuskan untuk pulang karena sudah malam.


“ Om aku pamit pulang dulu ya" kata Acha.


“ Iya hati-hati Cha, kamu naik motor atau gimana?" tanya Pak Reno.


“ Iya acha naik motor om." jawab Acha.


“ biar dianterin Satria aja Cha." kata Mbak Amel.


“ Kan aku bawa motor mbak." kata Acha.


“ Kan Satria bisa ikutin dari belakang gitu, lagian udah malam juga mbak jadi khawatir kalo kamu balik sendirian." kata Mbak Amel.


“ Iya bene, biar diikuti Satria aja." kata Pak Reno


“ Iya Cha, Yaudah yuk biar gue temenin." kata Satria.


Setelah beberapa saat kemudian, sampailah dirumah Acha.


“ Makasih ya udah nemenin balik." kata Acha.


“ Iya sama-sama," kata Satria


“ Yaudah sana balik." kata Acha.


“ Dih kok ngusir sih, udah di anterin juga." kata Satria.


“ Terus Lo mau ngapain kalo nggak balik? mau di sini dulu? tapi lebih baik Lo balik aja temenin bokap Lo." kata Acha.


“ Yaudah deh kalo gitu." kata Satria.


“ Kok kaya menyesal gitu?" tanya Acha.


“ Harusnya nggak usah naik motor, biar balik bareng sekalian bisa jalan-jalan dulu sama gue." kata Satria.


“ Kan gue juga dari balik sekolah belum mandi, ini juga masih pake seragam sekolah." kata Acha.


“ Ya ngga papa, belum mandi aja udah cantik gitu." Kata Satria.


“ Dasar mulut buaya, udah sana balik-balik." kata Acha membalikkan badan Satria.


“ Yaudah iya gue balik, oh ya besok berangkat bareng gue ya mbak wakil." kata Satria.


“ Tapi besok gue mau...." kata Acha belum selesai.

__ADS_1


“ Nggak ada penolakan, gue besok jemput Lo jam setengah tujuh, dadahh sampe ketemu besok pagi." kata Satria kemudian pergi.


“ Seenaknya aja tuh anak." kata Acha kesal.


__ADS_2